Jalan menuju Citorek Kidul longsor akibat curah hujan yang sangat tinggi, pada Kamis (07/01/2021).
Jalan menuju Citorek Kidul longsor akibat curah hujan yang sangat tinggi, pada Kamis (07/01/2021).

LEBAK, beritajuang.com– Akses menuju tiga kampung di Desa Citorek Kidul longsor akibat intensitas hujan yang tinggi. Akses tersebut merupakan salah satu jalan yang selalu dilewati oleh tiga kampung diantaranya Kampung Ciusul, Kampung Babakan Ciomas, dan Kampung Bojong Manggu.

Pantauan awak media, akses jalan menuju Desa Citorek Kidul hanya menyisakan 50 cm dan sisanya longsor, sehingga untuk roda empat sudah tidak bisa melewati jalan tersebut, pada Kamis (07/01/2021).

Nanang Iskandar, warga setempat menjelaskan bahwa saat ini masyarakat di tiga Kampung tersebut terancam terisolasi.

Ia sangat merasakan dampak dari longsornya jalan yang menghubungkan tiga kampung tersebut.

“Pertama dampak yang dirasakan adalah dari sisi ekonomi, akses jalan yang longsor menghambat laju pertumbuhan ekonomi seperti jasa angkutan baik angkutan orang maupun angkutan barang. Kedua dari sisi emergensi juga sangat menghambat karena jalur ini satu-satunya jalur evakuasi untuk membawa masyarakat yang sakit maupun melahirkan. Ketiga, dari sisi edukasi, jalan ini adalah jalur hilir mudik para siswa SD, SMP dan SMA sehingga orang tua merasa khawatir apabila anak-anaknya melintas ke area longsor itu,” ujarnya.

Jalan menuju Citorek Kidul longsor akibat curah hujan yang sangat tinggi, pada Kamis (07/01/2021).
Jalan menuju Citorek Kidul longsor akibat curah hujan yang sangat tinggi, pada Kamis (07/01/2021).

Nanang juga berharap kepada pemerintah Kabupaten Lebak untuk segera membangun akses jalan yang longsor.

“Harapan kami sebagai masyarakat, mohon kiranya kepada pemangku kebijakan untuk segera membangun kembali akses jalan yang longsor, sehingga segala aktivitas masyarakat baik dari dalam maupun luar kampung di tiga desa tersebut bisa berjalan normal lagi,” harapnya.

Imanudin selaku Ketua Keluarga Mahasiswa Lebak Komisariat Setia Budhi Rangkasbitung yang juga putra daerah Citorek mengingatkan kepada pengguna jalan di tiga wilayah di kampung tersebut untuk selalu berhati-hati saat melintasi jalur jalan menuju Desa Citorek Kidul.

“Tentunya kami selaku mahasiswa yang tegabung di organisasi Kumala meminta dan mendesak agar Dinas PUPR Kabupaten Lebak segera turun dan lagsung menangani jalan yang terputus,” ungkapnya.

“Kita ketahui bersama bahwa jalan tersebut merupakan poros desa yang kewenangannya ada di Pemerintah Kabupaten Lebak,” tutupnya. (DD)