Gerakan Peduli Sobang menyampaikan aspirasi masyarakat Sobang untuk meminta jalan poros Kabupaten Lebak segera dibangun oleh Dinas PUPR Kabupaten Lebak pada Senin (17/02/2020)
Gerakan Peduli Sobang menyampaikan aspirasi masyarakat Sobang untuk meminta jalan poros Kabupaten Lebak segera dibangun oleh Dinas PUPR Kabupaten Lebak pada Senin (17/02/2020)

LEBAK, beritajuang.com – Gerakan Peduli Sobang (GPS) beraudiensi dengan pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Agenda mempertanyakan mengenai rencana pembangunan jalan Kabupaten ruas Sobang – Cimerak Kecamatan Sobang, Pada Senin (17/02/2020).

GPS di wakili Haris Bule, Ono Sutarta, Faturahman dan Rodiansyah.

Haris Bule selaku ketua GPS menjelaskan bahwa audiensi ke Dinas PUPR Kabupaten Lebak karena jalan tersebut sangat vital dan merupakan akses satu-satunya yang bisa dilalui oleh masyarakat di tiga kecamatan (Kecamatan Lebak Gedong bagian barat, Kecamatan Sobang dan Kecamatan Cibeber wilayah Citorek).

“Kehadiran kami pada audiensi ini untuk menanyakan sejauh mana Pemerintah Kabupaten Lebak akan membangun akses jalan di Kecamatan Sobang yang merupakan ruas jalan Kabupaten. Jalan tersebut saat ini merupakan jalan satu-satunya yang dapat dilalui jika mau menuju ibu kota Kabupaten Lebak pasca putusnya jembatan Muara Kecamatan Lebak Gedong”, tegas Haris Bule Ketua GPS.

Haris Bule juga menambahkan bahwa GPS atas nama masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Pemda Lebak, DPRD Lebak dan Pemprov Banten.

Gerakan Peduli Sobang saat beraudiensi dengan Dinas PUPR Kabupaten Lebak pada Senin (17/02/2020)
Gerakan Peduli Sobang saat beraudiensi dengan Dinas PUPR Kabupaten Lebak pada Senin (17/02/2020)

Maman Suparman selaku Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lebak setelah ditemui menegaskan bahwa jalan tersebut sudah dianggarkan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 ini.

“Sebesar Rp 7.9 miliar yang bersumber dari bantuan keuangan Provinsi Banten untuk pengalokasian pembangunan jalan di Kecamatan Sobang yang merupakan jalan ruas Kabupaten Lebak. Masyarakat di mohon bersabar karena jalan ini sudah pasti di bangun karena putusan dalam Paripurna DPRD Kabupaten Lebak”, ungkap Maman Suparman.

Junaedi Ibnu Jarta, selaku pimpinan DPRD Kabupaten Lebak membenarkan bahwa jalan tersebut akan di bangun.

“Saya mengawal di DPRD sampe Paripurna, dan sudah masuk APBD tahun 2020 ini”, terang Junaedi Ibnu Jarta yang merupakan politisi dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. (DSR)

SMSI