LEBAK, beritajuang.com – Menyikapi permasalahan buruh PT. Lebak Distribusindo Raya (LDR) yang mengalami kebuntuan dan masih belum ada titik temu, Pihak DPRD Lebak akan memanggil Perusahaan dan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Lebak. Hal itu diungkapkan oleh Junaedi Ibnu Jarta, pada Jum’at sore, (19/02/2021).

Junaedi Ibnu Jarta, Plt Ketua DPRD Lebak menyayangkan sikap perusahaan yang tidak mengakomodir tuntutan para buruh disaat situasi sedang Covid -19.

Baca Juga : Puluhan Karyawan PT LDR Mogok Kerja, Tuntutan Karyawan Tidak Diindahkan

“Seharusnya Pimpinan PT. LDR mengambil kebijakan yang soft ditengah – tengah kondisi perekonomian dan situasi sedang pandemi. Kebijakan yang tidak memicu kontroversi bagi para buruh,” tuturnya.

Baca Juga : Dinaskertrans Kabupaten Lebak Menyayangkan Kebijakan PT. LDR, Mogok Kerja Harus Ada Solusi

Junaedi Ibnu Jarta menyampaikan bahwa dalam waktu dekat kami akan memanggil pimpinan Perusahaan PT LDR dan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Lebak.

“Kita akan rapat dengar pendapat dengan pimpinan perusahaan, agar kebijakan yang diambil dapat berpihak kepada kaum buruh PT. LDR,” pungkasnya. (MIR)