Dialog Publik Dan Pelantikan Dewan Pengurus Komisariat GMNI Se - La Tansa Mashiro, Dengan Mengusung Tema
Dialog Publik Dan Pelantikan Dewan Pengurus Komisariat GMNI Se - La Tansa Mashiro, Dengan Mengusung Tema "Mewujudkan Trisakti Di Bumi Multatuli

LEBAK, beritajuang.com – Pelantikan Dewan Pengurus Komisariat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Se – Tansa Mashiro ( Manajemen – Akuntansi ) Periode 2020 – 2021, Cabang Lebak, yang dirangkai dengan Dialog Publik, yang di selenggarakan pada hari Minggu, 21 Februari 2021 di Aula utama SMK Muhammadiyah 1 Rangkasbitung, dengan mengangkat tema “Mewujudkan Trisakti Di Bumi Multatuli”

Dalam pembukaan pelantikan tersebut di hadiri oleh Ketua DPC GMNI Lebak, Bung Endang, S.M., Ketua Persatuan Alumni GMNI, Bung Enday Hidayat, S.E., dan juga Tokoh Banten sekaligus Komisioner KPU Provinsi Banten yaitu H. Agus Stisna, S.I.P., M.Si.

Diskusi Publik "Mewujudkan Trisakti Di Bumi Multatuli"
Diskusi Publik “Mewujudkan Trisakti Di Bumi Multatuli”

Prosesi serah terima jabatan dari Ketua Demisoner Manajemen La Tansa Mashiro Bung Tami Abkar kepada Ketua Terpilih yaitu Bung Sahrul Romadan, Dan dari ketua Demisioner Akuntansi La Tansa Mashiro Sarinah Devi Kepada Ketua Terpilih Bung ahmad Junaedi ( Bung Didi ).

Memberikan tampuk kepengurusan kepada pengurus yang baru, tanggung jawab serta segala kekayaan organisasi. Dilanjutkan oleh Pelantikan dan pembacaan SK Dewan Pengurus Komisariat GMNI Se – La Tansa Mashiro 2020/2021 oleh DPC GMNI LEBAK Bung Endang. Acara berjalan dengan hikmat dan keyakinan penuh akan tanggung Pengurus yang dilantik dengan pengucapan janji “Ikrar Prasetya Korps Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia”.

Baca Juga : Persatuan Alumni GMNI Lebak Gelar WEBINAR

Meski dalam situasi pandemi Covid – 19 ini, kita tetap mematuhi protokol kesehatan, menyediakan hand sanitizer, memakai masker dan menjaga jarah, juga selalu menerapkan 3 M : Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga jarak.

Prosesi Pembacaan Ikrar Prasetya Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia
Prosesi Pembacaan Ikrar Prasetya Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia

Dalam sambutannya, ketua komisariat manajemen (Bung Sahrul), maksud dari tujuan mengangkat tema tersebut dalam mencapai Trisakti di bumi Multatuli.

“Trisakti merupakan tiga kekuatan yang berperan sebagai prinsip dan pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, di dalam Trisakti terkandung tiga paradigma yang menyentuh aspek-aspek penting bagi kemandirian dan kemajuan suatu bangsa, yaitu aspek politik, ekonomi, dan budaya. Tiga paradigma tersebut adalah berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaaan,” Ucapnya.

Baca Juga : Wakil Bupati Kabupaten Lebak Mengisi Materi Dalam Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) DPC GMNI LEBAK

” Melalui ketiga konsep ini sangat jelas, bahwa kemudian kawan kawan GmnI La Tansa Mashiro menerapkan konsep Trisakti ingin menumbuhkan semangat dan rasa kepercayaan diri yang tinggi kepada kader di di bumi multatuli ini, karena prinsipnya, bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dengan segala potensi sumber daya dan kearifan bangsa yang dimiliki,” Tambahnya.

Endang selaku Ketua DPC GMNI Lebak dalam sambutannya mengatakan.

“Pada kondisi pandemi seperti sekarang ini, persatuan yang kokoh antar sesama kader GmnI dalam ruang lingkup Kampus, adalah sebuah kewajiban yang harus diamalkan. Salah satu upaya untuk mewujudkan persatuan tersebut adalah dengan cara mengamalkan budaya gotong royong di dalam organisasi, hal ini akan bermuara kepada tergugahnya rasa nasionalisme, persatuan serta kesatuan dalam mewujudkan harmonisasi di organisasi,” Ujarnya.

Lalu Endang menambahkan “Mengingat akhir-akhir ini semangat persatuan di Indonesia kerap terusik dengan berbagai isu perpecahan, maka sebagai pewaris dan pengawal Pancasila, menjadi tugas kita bersama, terutama para mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa, dan trisakti ini adalah cara untuk mewujudkan suatu negara yang maju dan merdeka,” Ucap Endang.

Ketua Persatuan Alumni GMNI Lebak, Enday hidayat mengingatkan kepada pengurus dan kader DPK GMNI Se – La Tansa Mashiro.

Baca Juga : GMNI Lebak Lakukan Aksi Sosial Untuk Pencegahan Virus Corona

“Perlu saya ingatkan, bahwa berbicara menyulam memang sangat mudah diucapkan, tetapi menyulam itu butuh kesabaran, ketabahan, pengetahuan, kecerdasan, waktu dan ketelitian untuk menyelesaikan sulaman tersebut, karena itu GMNI harus memberikan banyak kesaksian sejarah, mahasiswa yang terus bergerak demi memberikan perubahan-perubahan kepada bangsa Indonesia, gerakan mahasiswa yang berbasis Marhaenisme juga merupakan organisasi yang kritis dan selalau memberikan masukan yang membangun kepada pemerintah,” Ucapnya.

Dengan tema “Mewujudkan Trisakti Di Bumi Multatuli,” menurut H. Agus Sutisna selaku Komisioner KPU Provinsi Banten dalam mengisi dialog tersebut.

“Trisakti ini sangat relevan untuk terus dipahami dan diwujudnyatakan oleh generasi milenial terkhusus Kader – Kader GmnI Kabupaten Lebak dalam menghadapi tantangan masa depan. Konsepsi ekonomi Soekarno merupakan sistem ekonomi yang terintegrasi dengan konsepsi pembangunan berdikari. Dengan Trisakti, rakyat negeri ini diharapkan mampu berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan”, Ujar H. Agus sutisna secara gamblang memberikan materi.(Red)