JB Sorot Kerusakan Jalan Nasional dan Provinsi di Lebak
JB Sorot Kerusakan Jalan Nasional dan Provinsi di Lebak

LEBAK, beritajuang.com – Kerusakan parah ruas jalan nasional dan provinsi di jantung Kota Rangkasbitung,Kabupaten Lebak, tidak anya dikeluhkan oleh pengendara dan warga setempat,namun juga mendapat sorotan dari pengusaha nasional yang juga tokoh masyarakat Banten Mulyadi Jayabaya.

Menurut Mulyadi Jayabaya yang akrab disapa JB ini,kerusakan ruas jalan nasional sepanjang jalan by pass Soekarno – Hatta Rangasbitung, dan jalan milik Provinsi di bundaran Mandala,karena pekerjaan jalan dilaksanakan secara asal asalan dan tidak sesuai bestek,sehingga tak heran baru diperbaiki ruas jalan yang menjadi pintu masuk Kabupaten Lebak dari arah Pandeglang dan Jakarta tersebut kembali mengalami kerusakan.

“Kalau pekerjaannya benar dan pengawasan ketat dari PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) tidak mungkin baru sebulan diperbaiki jalan tersebut hancur kembali,” ujar JB,Senin (22/2/2021)

Ia meminta Gubernur Banten Wahidin Halim tidak hanya menerima laporan sepihak dari Dinas PUPR Banten, terkait kondisi jalan Provinsi yang ada di Lebak,namun sesekali harus terjun ke lapangan,agar tahu kondisi riil jalan Provinsi yang ada di kabupaten/kota.’Gubenur jangan hanya bekerja di balik meja atau dari rumah dinas,sesekali Gubernur harus lihat kondisi langsung ke lapangan,” cetus JB.

Tidak hanya itu, JB juga menyarankan kepada Kementerian PUPR,yakni BPJN (Balai Pembangunan Jalan Nasional) Wilayah VI untuk mengawasi proses lelang proyek di BP2JK (Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi) wilayah Banten yang selama ini sarat dengan KKN.”Sumbsr masalahanya dari awal proses lelang di BP2JK, dan ditambah PPK (Pejaba Pembuat Komitmen) yang mau diatur oleh kontraktor,sehingga tak heran kekuatan jalan yang dibangun tidak maksimal,” ungkapnya.

Berdasarkan pantauan beritajuang.com, ruas jalan nasonal dan provinsi dari mulai bundaran Manadala hinga sepanjan jalan by pass Soekarno Hatta, Rangkasbitung yang baru diperbaiki dengam sistem patching atau penutupan lubang jalan,kini kembai rudak parah dan banyak aspal yang kembali mengelupas,sehingga jalan kembali berlubang seperti semula, sehingga perbaikan yang dilakukan terkesan sia sia dan penghamburan anggaran.

Sementarra,Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3 PJN Banten I Sunarto yang dikonfirmasi Media mengatakan, pihaknya kini terus melakukan perbaian jalan by pass Soekrano Hatta dengan anggaran multi year.Sedangkan untuk perbaikan tahun 2021 sekarang ini masih dalam proses lelang di BP2JK.

Pihaknya juga membantah, menerima sub kontrak peekerjaan dari kontraktor pemenang lelang untuk perbaikan ruas jalan yang mengaami kerusakan tersebut.”Kok saya ?. Lelang masih dalam proses dan itu dipelihara dengan perkerjaan multi year,” tukasnya.(Red)