ITW Desak Aparat Hukum Usut Kualitas Jalan di Banten
ITW Desak Aparat Hukum Usut Kualitas Jalan di Banten

 

LEBAK, beritajuang.com – Kerusakan sejumlah ruaas jalan nasional dan Provinsi Banten di sejumlah wilayah kabupaten/ kota,seperti ruas jalan Mandala,By pass Soekrano Hatta di Kabupaten Lebak dan jalan menuju akses terminal bus Pakupatan, Kota Serang, juga mendapat sorotan dari ketua presedium Indonesia Traffic Watch (ITW) Edison Siahaan mengatakan, kerusakan ruas jalan nasional dan provinsi Banten yang baru saja dilakukan perbaikan yang menyebabkan kecelakan lalu lintas, korban seharusnya dapat menuntut pidana maupun perdata kepada pemerintah.

“Pemerintah tidak boleh menunda perbaikan jalan yang rusak dengan alasan anggaran belum turun atau alasan lainnya, karena bisa menggunakan dana preservasi yang sudah diatur dalam UU Nomor 22 tahun 2009,” terang Edison Siahaan,Senin (22/1/2021).

Menurutnya, selain bertanggung jawab terhadap korban kecelakan akibat jalan rusak, pemerintah yang bertanggung jawab dibidang sarana prasarana jalan juga wajib membuat tanda atau isyarat disekitar jalan yang rusak maupun yang sedang dalam perbaikan. “Pemerintah pusat hingga daerah harus memahami bahwa lalu lintas itu merupakan urat nadi kehidupan. Maka, pemerintah wajib mewujudkan keamanan,keselamatan,ketertiban,kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas),” tuturnya.

Edison meminta kepada aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan dan evaluasi untuk mengetahui apa penyebab kerusakan jalan itu.”Apakah karena kendaraan yang kelebihan tonase atau karena pengerjaannya tidak sesuai dengan bestek. Siapapun yang terindikasi menjadi penyebab terjadinya kerusakan harus diseret ke meja hijau untuk duminta pertanggungjawabannya,” tegasnya. (Red)