BOGOR, beritajuang.com – Rainold Bin Rainir adalah Warga penduduk Kampung Cikeas, Bojongkoneng, adalah pemilik asli obyek bidang Tanah seluas 7969M. Sebagian dijual oper alih garap kepada saudara Sunyoto, Syahlan, Hery Purnomo, Wiwit Hariyanto. Dengan bukti Nomor SPPT PBB NOP.3203.121.008.027.030.0.ATAS NAMA.HERY POERNOMO Peta.No.(301)

SPPT PBB NOP.3203.121.008.027.0304.0.ATAS NAMA.WIWIT HARIYANTO. Peta.No.(304)

SPPPT PBB.NOP 32 03 121,008,027,0302.0 ATAS NAMA SYAHLAN. Peta.No. (302)

SPPT PBB NOP.3203.121.008.027.0183.0.ATAS RAINOLD. Peta.No (183)

SPPT PBB NOP.3203.121.008.027.0303.0.ATAS NAMA SUNYOTO. Peta.No (303).

Saling Klaim mengenai Permasalahan Kepemilikan Tanah
Saling Klaim mengenai Permasalahan Kepemilikan Tanah

Hasil penelusuran tim beritajuang.com pada Hari Rabu, tanggal 23 Februari 2021, kepada Wahab cs yang diwakili oleh bapak S.

S mengklaim bahwa kepemilikan lahan tersebut punya Pa Wahab dengan bukti salinan surat resmi putusan perkara perdata yang dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri Cibinong, tanggal 14 Februari 2017, dengan nomor perkara : 115/Pdt.G/2016/PN.Cbi.

Salinan surat putusan perkara perdata yang dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri Tinggi Bandung, tertanggal 5 Oktober 2017, dengan nomor perkara : 368/Pdt/2017/PT.Bdg.

Baca Juga:  Kapolres Bogor Resmikan Polsek Tenjo Menjadi Polsek ke 32 di Polres Bogor

Salinan surat putusan perkara perdata dai Mahkamah Agung Republik Indonesia, tertanggal 28 Juni 2018 dengan nomor perkara : 1150 K/Pdt/2018.

Surat Operalih Tanah Garapan antara Ir. ABDUL WAHAB ASJARI dengan Ny. SRI WIWIK PRIHATIN, tanggal 07 agustus 2017, Terlampir

Surat pembayaran SPPT, NOP. 32.03-121.008-027.0011.0, atas nama Ny. SRI WIWIK PRIHATIN, tahun 2018, 2019 dan 2020 Terlampir.

Baca Juga :Komisi I DPRD Kabupaten Lebak Beserta Fraksi PDI-Perjuangan Pasang Badan Bela Hak Tanah Warga Diklaim Sepihak Oleh PTPN VIII.

Menurut penjelasan Pak Sunyoto, “Penggugat ABDUL WAHAB ASJARI menggunakan Girik milik orang lain beda wilayah obyek, beda bidang, beda batas, sebagai alat bukti persidangan Pdt.115/2016,” Ujarnya.

Sunyoto juga menambahkan keterangan tersebut.

”Dan atas dasar alat bukti apa yang dimiliki Abdul Wahab Asjari memiliki tanah seluas 76,800 M.
Padahal tidak ada alat bukti yang menguatkannya, dan kalo memang benar Abdul Wahab Asjari penggugat yang memiliki tanah seluas 76,800 berarti harus ada bukti yang kuat. Setelah dilakukan pengukuran ulang oleh BPN, hanya ada 73,342 M, Dan berkurang 3,258 M. Lalu kenapa harus mengambil dan mengaku hak tanah milik RAINOLD yang obyek bidang tanahnya jauh, dan luasnya 7969 M. SPPT.PBB. NOP 3203.121.008.027.0183.0.No.Peta bidang.(183) sesuai dengan NOP, No peta, dengan lokasi dan blok peta bidang juga beda”

Baca Juga : Diduga Wahab CS menyerobot Lahan Rainold Dan Sunyoto Seluas 7969 Meter

“Sedangkan Abdul Wahab Asjari, memberikan dasar surat haknya SPPT PBB.NOP 32 03 121,008,027,0011.0 yang digunakan juga sebagai alat bukti persidangan, dengan luas bumi 52,300, dimana objeknya juga tidak jelas dan juga semuanya tidak jelas,” Ujarnya.

Baca Juga:  Aksi Pungli Meresahkan Pengemudi Mobil Pickup

Dalam hal ini, Sunyoto juga memiliki bukti dengan surat kepemilikan, surat oper alih garap, surat perjanjian oper alih garap, kwitansi pembayaran, surat pernyataan sisa hasil mutasi dari pemilik awal yang di pecah menjadi 5, surat riwayat garap, surat pernyataan penguasaan fisik bidang, surat permohonan mutasi objek pajak, surat keterangan penggunaan lahan, permohonan konfirmasi data, konfirmasi surat BAPPENDA, terbit SPPT PBB NOP dari kelima nama, Peta SISMIOP BAPPENDA dari nomor akhir, SPPT PBB NOP sama dengan nomor Peta.

Surat oper alih garap dari Endang suharna kepada Rainold Tahun 2016, surat pernyataan tidak sengketa, surat keterangan penggunaan lahan, surat mandat, peta situasi gambar denah objek bidang tanah, Peta plotting BPN.(Red)