Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat melakukan penanaman pohon bambu beserta Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama pada Kamis (27/02/2020).
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat melakukan penanaman pohon bambu beserta Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama pada Kamis (27/02/2020).

SURABAYA, beritajuang.com – Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama melakukan kunjungan kerja ke Pemkot Surabaya. Dalam kunjungannya pihaknya memuji perkembangan Kota Surabaya, (27/02/2020).

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan juga Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono, Nyoman diajak ke Taman Harmoni yang berlokasi di bekas TPA Keputih Sukolilo.

Tidak hanya melihat langsung keindahan Taman Harmoni, mereka juga melakukan penanaman bibit pohon bambu. Usai melakukan penanaman, rombongan kemudian mengunjungi rumah kompos di Bratang. Di sana Risma mejelaskan kepada Nyoman bahwa sampah-sampah dari perantingan, diolah kembali untuk menjadi kompos tanaman dan juga diolah menjadi listrik yang mampu menerangi Taman Flora di dekat rumah kompos.

“Saya sangat apreciated sekali melihat surabaya ini sekarang di bawah Bu Risma. ini luar biasa. Kami perlu belajar apalagi khusus tanaman,” kata Nyoman kepada wartawan di rumah kompos Bratang, Kamis (27/2).

Menurut Nyoman, apa yang dilakukan oleh Risma sesuai dengan instruksi dari DPP PDI Perjuangan yang memerintahkan untuk melakukan penghijauan di seluruh wilayah Indonesia.

“Nah saya lihat di surabaya ini, Ibu Risma sedang gencar-gencaranya membuat taman. Jadi tempat sampah 50 hektar itu, saya lihat itu hampir hijau. Kami sebenarnya ikut belajar di mana tempat-tempat yang daerah wisata di Bali itu tempat sampah itu bisa menjadi hijau,” ungkap Nyoman.

Pria yang juga politisi PDI Perjuangan itu mengakui kedatangannya ke Surabaya atas instruksi Megawati Soekarnoputri.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini beserta Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama pada Kamis (27/02/2020).
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini beserta Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama pada Kamis (27/02/2020).

“Kedatangan kami ke sini juga atas perintah Bu Mega, harus bantu Bu Risma apa yang tidak ada di Surabaya, seperti bambu,” lanjut Nyoman.

Nyoman memaparkan jika Bali telah mendapatkan penghargaan Kalpataru berkat menghijaukan hutan. Di sana ada lahan seluas 400 hektare yang kini menjadi hijau karena ditanami oleh berbagai jenis tanaman bambu.

“Kami punya spesies bambu di Bali ada 18 macam, hampir semuanya sudah kami stek. Kami bawa ke sini, kami harapkan suatu saat di kebun Surabaya ini yang dimotori Bu Risma, ada hutan bambu di tengah kota,” ujar Nyoman.

“Jadi ada nafasnya lah indonesia timur ini, paru-parunya di Surabaya ini,” lanjutnya.

Mantan Bupati Tabanan itu juga mengakui sudah pernah datang ke Surabaya dan membawa tanaman bambu. Dan kini kembali lagi ke Surabaya, sama, membawa tanaman bambu lagi sebanyak 400 buah.

“Karena itu saya datang ke sini dan ikut nanam tadi. Dan ke depan kalau kurang kami akan bawakan lagi. Apa yang tidak ada di Surabaya kami coba bawa dari Bali, apa yang tidak ada di Bali, kami akan minta ke Surabaya,” tandas Nyoman. (Red)

SMSI