BOGOR, beritajuang.com – Villa Cucating di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, yang diketahui belum mengantongi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), Aliansi Bogor Menggugat (ABM) akan mengajukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRD Kabupaten Bogor. Ini disampaikam Ketua ABM, Panji Sakti Nugraha, Sabtu, (13/03/2021).

Ditegaskan Panji, dengan diadakannya RDP, semua pihak bisa di panggil, terutama dari pihak Villa Cucating, Kepala Desa, pihak Kecamatan, Satpol PP, dan tentunya Dinas Perizinan.

Panji berharap, setelah diadakannya RDP ini bisa menjalin silaturahmi lebih erat lagi.

Baca Juga : Ditanya Soal Villa Cutating Bojongkoneng Tak Kantongi IMB, Kasatpol PP dan Ketua DPRD Bogor Bungkam

“Kita ingin setelah RDP, ada titik temu penyelesaian persoalan ini, Jadi kedepannya pemerintah bisa bersinergi dalam apapun untuk menyelesaikannya,” kata Panji.

Sebelumnya, pihak Trantib (Seksi Ketentraman dan Ketertiban) Kecamatan Babakan Madang, kepada media beritajuang.com, mengaku sudah ke Lokasi Villa Cucating, tapi tidak bertemu dengan pemiliknya, pada Kamis 11 Maret 2021.

Baca Juga:  Sekda Kota Bekasi Apresiasi Perjuangan Tenaga Kesehatan

Villa Cucating di Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, diduga selama ini belum mengantongi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Ini juga terungkap dari keterangan Kepala Desa setempat saat dikonfirmasi via voice note whatsapp media beritajuang.com, (SMSI Group) Rabu, (03/03/2021).

Baca Juga : Ditanya Soal Villa Cutating Bojongkoneng Tak Kantongi IMB, Kasatpol PP dan Ketua DPRD Bogor Bungkam

“Selama menjabat sebagai Kepala Desa, belum pernah ada pengajuan terkait ijin lokasi dan ijin mendirikan bangunan (IMB) villa tersebut (Cucating-red),” kata Rusdi Kades Bojong Koneng melalui voice note whatsapp saat dikonfirmasi beritajuang.com.

Saat awak media mencoba mengkonfirmasi sudah berijin atau tidaknya bangunan villa Cucating ke pihak kecamatan, Kasubagumpeg Kecamatan Babakan Madang, Wahyu, mengatakan, dasar terbitnya IMB salah satunya adalah bukti kepemilikan lahan.

“Hal yang mendasari keluarnya IMB adalah sertifikat adapun keterkaitan lahan garapan itu tidak bisa diajukan untuk medapatkan IMB,” kata Kasubagumpeg Kecamatan Babakan Madang, Wahyu.

Baca Juga : Villa Cutating Tak Berizin, Anggota DPRD Bogor Geram

Atas adanya informasi adanya villa yang diduga belum kantongi IMB tersebut, pihaknya berjanji akan menyampaikan ke atasannya yaitu sekretaris kecamatan dan camat untuk nantinya dilaporkan ke Bupati dan Satpol PP sebagai penegak perda.

Baca Juga:  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo : Pengelolaan Anggaran Dimasa Kedaruratan Harus Dilakukan Dengan Pruden dan Transparan

Pihak pengelola vila Cucating saat dikonfirmasi beritajuang.com, Rabu malam, (03/03/2021) melalui telepon selularnya, dengan nada tinggi mempersilahkan wartawan juga menanyakan ada tidaknya IMB villa yang lain, bahkan dia juga meminta wartawan menanyakan IMB sarana peribadatan warga.

“Coba tuh tanyain IMB Mesjid, IMB Musholla,” kata orang yang disebut sebagai pengelola villa Cucating melalui sambungan telepon seluler Nomor +6281×××××××× (JJ/Red)