LEBAK, beritajuang.com – Lapas kelas III Rangkasbitung terus melakukan pembinaan kemandirian, Tanaman Cabe akar merupakan hasil program asimilasi pertanian yang dilaksanakan Seksi pembinaan Lapas Rangkasbitung, Minggu, (14/03/2021).

Kepala Lapas Rangkasbitung, Budi Ruswanto, didampingi Kasubsi Pembinaan, Eka Yogaswara meninjau budidaya tanaman cabe keriting tersebut bertempat disarana Asimilasi dan Edukasi Lapas kelas III Rangkasbitung di Sumur buang, kecamatan Cibadak.

Kalapas, Budi Ruswanto menjelaskan budidaya tanaman cabe keriting merah ini di tanam sebanyak 2400 benih, cabe akar yang luas tanah untuk budidaya cabe keriting ini sebesar 1500 meter.

Kalapas Rangkasbitung Harapkan Panen Cabai Jadi Kado Hari Bhakti Pemasyarakatan Tahun 2021
Kalapas Rangkasbitung Harapkan Panen Cabai Jadi Kado Hari Bhakti Pemasyarakatan Tahun 2021

“Cabe ini bulan depan akan siap dipanen, nanti kita jadwalkan dalam bulan depan, hasil dari penjualan cabe nantinya akan disetorkan untuk pencapaian target PNBP Lapas kelas III Rangkasbitung Tahun 2021,” Jelas Budi.

Budi menambahkan kepada masyarakat yang ingin membeli, untuk menghubungi Seksi Pembinaan atau Humas Lapas Rangkasbitung.

Baca Juga:  STISIP Setia Budhi Rangkasbitung, Lebak Institut, DPD HA IPB Banten, BIGS Millenial: Bersinergi Kembangkan Potensi Pariwisata

Senada dengan Kalapas, Kasubsi pembinaan, Eka Yogaswara menjelaskan.

Baca Juga :Prof. Saiful Mujani: Mathla’ul Anwar harus tetap Inklusif

“insya allah bulan depan budidaya cabe keriting ini akan siap dipanen, dan hasil penjualannya nanti akan di setorkan untuk pencapaian target PNBP Lapas kelas III Rangkasbitung Tahun 2021,” jelasnya.

“Kegiatan budidaya cabe keriting ini sejalan dengan program Pembinaan Kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yakni memberikan bekal kepada WBP agar sekembalinya mereka ke masyarakat dapat menjadi anggota masyarakat yang baik dan bertanggung jawab,” Tambah Eka Yogaswara.(DRIE)