PANDEGLANG, beritajuang.com – Dalam rangka mendukung program pemerintah, dalam memurunkan angka stunting, Mayora bersama Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia (TNP2K) melaksanakan Pelatihan Enumerator Baseline survey, Program Kemitraan Pemerintah, Dunia Usaha dan Masyarakat. Bertempat di Auditorium Hotel’s Rizky Pandeglang, Rabu, (17/03/2021).

Menurut Intan Rionita Latief selaku Project Head program cegah stunting Mayora, menuturkan bahwa kegiatan ini akan berlangsung dua hari, 16-17 Maret 2021, dengan tujuan dapat menjadi bagian dalam upaya melakukan edukasi yang berkesinambungan terhadap masyarakat perihal pencegahan stunting.

“Kegiatan pencegahan stunting ini di ikuti oleh 3 kabupaten/kota di provinsi banten, tujuan dilaksanakannya pelatihan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu, serta perangkat desa yang mengurus Pencatatan dan Pelaporan, di setiap kegiatan Posyandu,” tutur intan.

Baca Juga : Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Ganjar Pranowo Melakukan Pengecekan

Stunting merupakan proyeksi prioritas pemerintah, maka diperlukan perhatian lebih dari intansi, lembaga pemerintah serta masyarakat, terhadap bagaimana stunting ini menjadi persoalan serius karena berdampak terhadap jangka panjang ke depan.

Baca Juga:  Pemkab Lebak Gelar FGD Penetapan Warisan Geologi

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Mayora dalam berperan aktif terhadap program pemerintah karena sebagaimana kita ketahui bahwa, sebetulnya persoalan stunting ini bukanlah persoalan yang baru, melainkan persoalan yang ada sejak lama, sehingga dibutuhkan komitmen dan usaha ekstra secara bersama-sama untuk melakukan pencegahan sejak dini,” ucap intan.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Ratu Lina, mengatakan diperlukan kerja sama lintas sektoral dengan dukungan berbagai OPD, Pelaku usaha dan Masyarakat untuk mencapai target penurunan Stunting, dan penyelenggaraan intervensi yang terpadu sebagai kunci keberhasilan perbaikan gizi, tumbuh kembang anak dan pencegahan stunting.

Baca Juga : Ops Tibmasker, 50 Warga Tambora Jakarta Barat Kedapatan tidak menggunakan masker

“Kegiatan pencegahan stunting sangat bagus untuk diimplentasikan. Apalagi dilaksanakan secara terpadu atau terintegrasi antara Pemda Provinsi Banten dan juga Pemerintahan Kabupaten, dunia usaha dan masyarakat untuk menyasar kelompok prioritas dalam upaya mencegah dan menangani balita stunting, Baik intervensi spesifik maupun sensitif,” tandas Ratu Lina.

Baca Juga:  Ahmad Basarah Mendesak Kemendikbud Agar Merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 Tahun 2021 Tentang Standar Nasional Pendidikan

Sebagaimana kita ketahui bahwa Stunting ini merupakan persoalan serius dan menjadi tanggung jawab bersama. Oleh karena itulah kegiatan pencegahan Stunting yang hari ini dapat di fasilitasi PT. Mayora merupakan bentuk komitmen dan upaya PT. Mayora mendukung penekanan dan penurunan angka Stunting di Indonesia.(DJ/Red)