Ron Mullers selaku pemilik kafe Amigos hari ini mengadakan jumpa pers dengan menghadirkan ahli kesehatan dari Dinas Kesehatan untuk memeriksa tempat usahanya tersebut, pada Selasa (03/03/2020).
Ron Mullers selaku pemilik kafe Amigos hari ini mengadakan jumpa pers dengan menghadirkan ahli kesehatan dari Dinas Kesehatan untuk memeriksa tempat usahanya tersebut, pada Selasa (03/03/2020).

JAKARTA, beritajuang.com– Menanggapi berita yang sedang hangat beredar di masyarakat bahwa virus COVID-19 sudah menjangkit 2 warga Indonesia sebab telah berinteraksi dengan WNA Jepang, Ron Mullers selaku pemilik kafe Amigos mengadakan jumpa pers dengan menghadirkan ahli kesehatan dari Dinas Kesehatan untuk memeriksa tempat usahanya tersebut, pada Selasa (03/03/2020).

“Setelah banyak berita yang beredar bahwa ada pengunjung kafenya yang dari Jepang tersebut, saya secara inisiatif segera bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Jakarta ingin meyakinkan bahwa Amigos aman dan kondusif dari virus Corona. Sebab sejak beritanya beredar tanggal 14 Februari hingga saat ini, saya dan seluruh karyawan saya disini sehat-sehat saja”, ujar Ron Mullers.

“Kalau virus tersebut cepat menular, secara logika kami semua pasti akan tertular juga, tapi sudah hampir 3 minggu dari tanggal 14 Februari hingga sekarang kami baik-baik saja”, tambah Ron meyakinkan.

Selain menghadirkan tenaga ahli dari Dinas Kesehatan pihaknya juga menghadirkan tokoh masyarakat dan Sekretaris camat Mampang.

“Saya hadir disini sebagai wakil dari pemerintah, untuk memberi rasa nyaman kepada masyarakat. Terkait berita-berita ini mengganggu kenyamanan baik dari kita pihak pemerintah, masyarakat dan pelaku usaha”, ujarnya

Sulistyo, hadir mewakili camat yang tidak bisa hadir. Warga Kemang banyak yang tidak percaya bahwa lingkungannya terdampak virus ini.

“Supaya lingkungan kita kondusif. Tidak mungkin kita menutup-nutupi informasi yang ada, tapi juga kita tidak bisa membiarkan berita-berita yang tidak benar. Hanya untuk informasi lebih jelas mengenai ini silahkan ke Balaikota karena krisis centernya ada disana, kewenangannya ada di tingkat propinsi”, imbuhnya.

Dinas Kesehatan Jakarta Selatan memeriksa seluruh karyawan yang bekerja di Amigo, termasuk beberapa pengunjung yang saat itu mendatangi Amigos, pada Selasa (03/03/2020).
Dinas Kesehatan Jakarta Selatan memeriksa seluruh karyawan yang bekerja di kafe Amigos, termasuk beberapa pengunjung yang saat itu mendatangi Amigos, pada Selasa (03/03/2020).

Sementara dari Dinas Kesehatan Jakarta Selatan yang diwakili oleh Dr. Yudi menjelaskan bahwa dia dengan tim nya sudah memeriksa seluruh karyawan yang bekerja di kafe Amigos, termasuk beberapa pengunjung yang saat itu mendatangi Amigos.

“Telah saya (bersama tim kesehatan) lakukan pemeriksaan terhadap para karyawan dan sekita sepuluh pengunjung Amigos yang hadir dengan beberapa tahap. Antara lain dengan memberikan pertanyaan berkaitan dengan kondisi kesehatan melalui form pengisian yang disediakan, lalu pengamatan secara fisik, hingga tes dahak”, jelasnya.

Untuk tahap pemeriksaan yang terakhir dengan memeriksa dahak harus melalui laboratorium dan memerlukan waktu kurang lebih satu minggu.

“Tapi untuk tahap yang terakhir ini perlu diperiksa dengan peralatan laboratorium jadi belum bisa kami umumkan, perlu waktu untuk mendapatkan hasilnya, satu minggu ke depan”, tambahnya saat ditanya awak media.

Di akhir konfrensi pers Agus selaku Manajer Operasional kafe Amigos meyakinkan bahwa tempat usahanya kondusif dan mengajak para pengunjung kafe untuk tetap datang, namun selama menunggu hasil laboratorium Amigos ditutup sementara.

“Selain itu juga kami akan bemitra dengan pihak swasta untuk memeriksa semua alat-alat seperti AC dan lain-lain. Akan ada juga bantuan berkaitan dengan sanitasi dari pihak swasta juga. Dapat dipastikan bahwa kalau untuk besok tutup karena masih dalam proses pemeriksaan agar semuanya clear”, jelas Agus. (BW)

SMSI