LEBAK, beritajuang.com – Dengan memanfaatkan sebagian lahan kosong disekitar area Sarana Asimilasi dan Edukasi, Lapas Rangkasbitung sejak beberapa hari yang lalu giat memberdayakan Warga Binaan, untuk bergotong – royong membenahi dalam meningkatkan sarana dan prasarana, salah satunya membuat taman di Sarana Asimilasi dan Edukasi, jumat, (19/03/2021).

Pembuatan taman ini tepat disamping masjid, yang sebelumnya memang belum digarap. Namun berkat adanya upaya dan kerjasama dalam memberdayakan Warga Binaan, menjadikan tempat itu lebih tertata dan rapi. Selain itu jika sudah selesai di benah akan lebih terlihat indah dan enak dipandang mata.

Lapas Rangkasbitung Menyulap Sebagian Lahan Kosong di Sarana Asimilasi dan Edukasi Menjadi Taman
Lapas Rangkasbitung Menyulap Sebagian Lahan Kosong di Sarana Asimilasi dan Edukasi Menjadi Taman

Kalapas Rangkasbitung, Budi Ruswanto mengatakan “kegiatan kerja luar yang ada di Sarana Asimilasi dan Edukasi Lapas akan terus berlanjut, baik itu pembenahan sarana-prasarana dan juga bimbingan kerja bagi Warga Binaan dalam Pembinaan Kemandirian.”

“Melalui pekerjaan ini juga Warga Binaan dapat meningkatkan keterampilannya dan belajar bekerjasama, yang sebelumnya belum pernah mereka dapatkan diluar,” katanya.

Baca Juga:  Kapolri dan Panglima Berharap Vaksinasi Drive Thru di Medan Jadi Role Model Wilayah Lain

Budi Ruswanto juga menambahkan jika pembuatan taman ini selesai, nantinya akan ditanam beberapa jenis bunga. Sehingga membuat lebih indah, hijau dan asri. “Nanti taman ini akan kami isi dengan beberapa jenis bunga, selain agar lebih indah juga dapat memberikan nuansa hijau,” tutup Budi.

Baca Juga : Bincang Santai, Kalapas Rangkasbitung Ajak Pegawai Berdiskusi

Kasubsi pembinaan, Eka Yogaswara memberikan apresiasi kepada pegawai yang melakukan pembinaan di Sarana Asimilasi dan Edukasi ini, terus tingkatkan kinerja dan diharapkan mampu menjadi suri tauladan yang baik” terangnya.

“kegiatan tersebut diharapkan akan menjadi sarana dan menumbuh kembangkan kembali semangat – semangat perubahan untuk melakukan inovasi di Sarana Asimilasi dan Edukasi agar lebih produktif lagi” jelas Eka. (DRIE)