BOGOR, beritajuang.com – Bupati Bogor, Ade Yasin beberkan berbagai inovasi daerah Kabupaten Bogor, serta mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Perangkat Daerah (PD) dan masyarakat Kabupaten Bogor untuk ciptakan dan kembangkan inovasi. Itu disampaikan Bupati Bogor saat menjadi narasumber dalam kegiatan Diklat Manajemen Strategi Pengembangan Inovasi Daerah Berbasis Sektor Unggulan Wilayah Angkatan III Tahun 2021, BPSDM Kemendagri secara virtual, di Ruang Kerja Bupati Bogor, Selasa, (23/3/2021).

“Saya dorong di semua tingkatan baik di sekolah, berbagai bidang pekerjaan termasuk Pemerintah Daerah, Universitas dan masyarakat untuk mengembangkan inovasi daerah, agar kita bisa mempertahankan prestasi Kabupaten Bogor sebagai Kabupaten Terinovatif di Indonesia,” ungkap Bupati Bogor.

Ade Yasin mengatakan, untuk menciptakan ASN yang handal, produktif dan inovatif dilakukan melalui program beasiswa pendidikan pasca sarjana, khusus jurusan bidang inovasi regional bagi ASN muda Kabupaten Bogor, berkerjasama dengan UNPAD Bandung.

Ade Yasin: Pertahankan Kabupaten Bogor Sebagai Kabupaten Terinovatif Di Indonesia
Ade Yasin: Pertahankan Kabupaten Bogor Sebagai Kabupaten Terinovatif Di Indonesia

“Kabupaten Bogor ini cukup besar, terbanyak penduduknya dan wilayahnya juga luas. Kita tentunya butuh tenaga ASN yang handal, produktif dan inovatif. Ada 20 ASN muda maksimal 40 tahun, yang akan kita sekolahkan tahun ini,” ungkapnya.

Baca Juga:  532 Usulan Diusulkan Pada Musrenbang Kecamatan Bekasi Selatan

Lanjut Bupati Bogor, sinergi atau strategi inovasi dalam perencanaan pembangunan di Kabupaten Bogor melalui sinergi pentahelik yang melibatkan lima komponen yakni : media sebagai sarana sosialisasi dan penyebarluasan inovasi, business melalui CSR Inovasi dan Start Up, akademisi universitas dan lembaga penelitian sebagai pusat riset, kemudian government sebagai fasilitator inovasi dan dukungan kebijakan serta regulasi inovasi, serta masyarakat dengan menjaring komunitas untuk pengembangan SDM kreatif dalam mengembangkan inovasi masyarakat.

“Untuk pembinaan inovasi kita lakukan melalui regulasi inovasi seperti, SK Bupati tentang Inovasi, Perda Nomor 4 tahun 2019, Perbup tentang Road Map Sistem Inovasi Daerah, SK Bupati tentang Dewan Riset Daerah dan Surat Edaran Bupati tentang Inovasi Daerah, Kerjasama Inovasi dan Budaya Inovasi. Kita juga kerjasama dengan Market Place Nasional & Internasional Alibaba.com, Made In Indonesia. Ekspor Produk UMKM (Coconut Sugar dan Oranic Coconut Aminos) ke Amerika dan Kanada. Kerjasama dengan PPII LIPI kaitan Percontohan Teknologi Kota Pintar LIPI, kerjasama dengan Teman Sehat Aplikasi Deteksi Covid-19, dan forum CSR kolaborasi dengan 500 CSR perusahaan,” papar Ade.

Baca Juga : Ketua DPC PDIP Kabupaten Bogor Hadiri Muscab Dapil VI di Billlabong

Ade Yasin menambahkan, berbagai inovasi diciptakan untuk meningkatkan Budaya Inovasi di Kabupaten Bogor, melalui pengembangan tujuh inovasi yakni, SINUCANTIK Sistem Inovasi Unggulan Panca Karsa Untuk Pulihkan Ekonomi Kab Bogor (Berbentuk Aplikasi Digital), TIKTOKBO ( Testimoni Inovator Keren Tingkatkan Omset Keluarga di Kabupaten Bogor), OSIN TI BOGOR Obrolan Santai dengan Inovator dari Kabupaten Bogor (melalui siaran radio), SINOVAJELITA Sistem Informasi, Inovasi dan Jaringan Penelitian (berbentuk website), PRINCESS Program Inovasi Cerdas, Ekonomi Sehat Sejahtera (melalui zoom meeting). RUBRIK KIPAS Klinik Inovasi Panca Karsa (melalui surat kabar), dan KINCLONG Klinik Inovasi Cerdas Mobil Keliling (goes to school/institution.

Baca Juga:  RPA Banten Siap Kawal Kekerasan pada Perempuan dan Anak

“Kami juga ciptakan inovasi di masa pandemi melalui program SAMISADE, untuk menyejahterakan masyarakat. Graha Pancakarsa bagi pelayanan warga miskin, serta asuransi tani yang sawahnya berada di zona merah rawan bencana, maka kita berikan asuransi tani ketika terjadi bencana mereka bisa klaim. Tahun ini ada sekitar 5 ribu hektar sawah di zona merah rawan bencana yang kita asuransikan,” tegasnya.

Katanya, inovasi terbaru yang diciptakan Pemkab Bogor yakni Bogor Leaders Talk sebagai sarana untuk mengajak kaum milenial ikut serta dalam program pembangunan.

Baca Juga : Ledakan PKL Di Pasar Rangkasbitung Tanggung Jawab Pemkab

“Kita libatkan BEM se – Bogor Raya sebagai leadernya untuk bicara program pembangunan Kabupaten Bogor. Bogor Leaders Talk ini jadi wadah Musrenbang pemuda bagaimana Kabupaten Bogor di masa depan termasuk merumuskan program apa yang dibutuhkan pemuda saat ini,” tukasnya. (Red)

Baca Juga:  PDI Perjuangan Kabupaten Lebak dan Masyarakat Warunggunung Gotong Royong Bersihkan Sampah di Kawasan Pasar Sampay