More

    Resmikan Mal Pelayanan Publik, Ombudsman Banten Apresiasi Pemkab Pandeglang

    Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo beserta jajaran dan perwakilan-perwakilan OPD dan instansi vertikal se-Provinsi Banten.
    Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo beserta jajaran dan perwakilan-perwakilan OPD dan instansi vertikal se-Provinsi Banten.

    PANDEGLANG, beritajuang.com- Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten memberikan apresiasi kepada Pemkab Pandeglang atas didirikannya Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pandeglang, hal itu disampaikan oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten, Dedy Irsan usai menghadiri Peresmian Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pandeglang pada Senin, 31 Agustus 2020.

    “Dengan hadirnya Mal Pelayanan Publik di Kabupaten Pandeglang diharapkan kualitas pelayanan publik meningkat signifikan dan mudah di akses oleh seluruh masyarakat Pandeglang yang membutuhkan pelayanan“ apalagi ini satu satunya Mal Pelayanan Publik yang ada di Wilayah Provinsi Banten” jelas Dedy kepada awak media, Selasa 1 September 2020.

    Kegiatan Peresmian Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pandeglang ini turut dihadiri juga oleh Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo beserta jajaran dan perwakilan-perwakilan OPD dan instansi vertikal se-Provinsi Banten.

    Bertempat di Gedung Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pandeglang itu sendiri, kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan do’a dan sambutan oleh Bupati Pandeglang, Irna Narulita. Irna menyampaikan bahwa meskipun APBD Kabupaten Pandeglang merupakan yang terkecil se-Provinsi Banten, tetapi itu tak menghentikan niatnya untuk memberikan pelayanan publik yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Pandeglang.

    Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo beserta jajaran dan perwakilan-perwakilan OPD dan instansi vertikal se-Provinsi Banten.
    Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo beserta jajaran dan perwakilan-perwakilan OPD dan instansi vertikal se-Provinsi Banten.

    Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Menteri PAN-RB. Tjahjo Kumolo dalam sambutannya mengatakan bahwa ia berharap dengan diresmikannya Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pandeglang ini, semoga dapat merangsang kabupaten/kota lainnya untuk mengikuti jejak Kabupaten Pandeglang dengan mendirikan Mal Pelayanan Publik di daerahnya masing-masing.

    Diketahui, di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pandeglang ini menyediakan 23 counter untuk 233 jenis pelayanan, mulai dari kependudukan, imigrasi, PDAM, PLN, KPP Pratama, Kemenag, Pos, Bank BRI, Taspen, dll.

    Senada dengan Tjahjo Kumolo, Dedy Irsan selaku Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten mengatakan bahwa ia pun berharap daerah lain dapat mengikuti jejak Kabupaten Pandeglang ini, karena dengan adanya Mal Pelayanan Publik akan berpotensi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mengurangi potensi adanya maladministrasi.

    “Ya semoga daerah lain agar bisa segera mendirikan MPP-nya masing-masing, karena kami berharap besar terhadap MPP ini, bahwa dengan adanya MPP dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah tersebut secara signifikan serta memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat, baik itu untuk kemudahan pelayanan administrasi kependudukan serta berbagai macam perijinan yang tersedia,” ujar Dedy.

    “Dengan adanya Mal Pelayanan publik diharapkan pengaduan terkait pelayanan publik di Kabupaten Pandeglang akan berkurang signifikan,” tutup Dedy.(HMS)

    Sembilan Motor Hilang, Kinerja Pimpinan Puskesmas Mandala Disoal

    Kondisi Puskesmas Mandala saat ini, Selasa (01/09/2020).
    Kondisi Puskesmas Mandala saat ini, Selasa (01/09/2020).

    LEBAK, beritajuang.com– Selama periode 2016-2020, sudah sembilan motor diketahui hilang di Parkiran Puskesmas Mandala, Kabupaten Lebak, Banten. Dari jumlah itu, tak satupun kendaraan hilang yang bisa kembali. Begitupun dengan pelakunya, tak ada yang berhasil ditangkap aparat penegak hukum. Parahnya, alat bantu CCTV tak berfungsi sama sekali sehingga keberadaan maling tak mudah diketahui.

    Kehilangan kendaraan roda dua yang teranyar adalah pada Minggu (30/08) lalu, milik salah satu petugas medis disana.

    Hal ini membuat geram aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bentar. Mereka berharap manajemen Puskesmas Mandala memperbaiki kinerjanya dalam menciptakan lingkungan yang aman dari maling. Agar pasien, keluarga pasien dan petugas medis tak ditakut-takuti bayangan kehilangan kendaraan mereka. Khususnya keberadaan CCTV dan pengaman lingkungan lainnya di lokasi tersebut yang dibiarkan rusak.

    “Tidak ada prajurit yang salah, yang salah adalah pimpinan. Pimpinan Puskesmas mesti bertanggungjawab atas situasi yang merugikan ini,” ucap Ardi, aktivis LSM Bentar seraya berucap sangat menyayangkan cara Kepala Puskesmas Mandala dalam menyikapi kasus ini yang dinilainya hanya mencari pembenaran semata, bukan memberikan solusi agar kejadian ini tidak terulang kembali.

    Ardi menuturkan bahwa Puskesmas Mandala merupakan sudah berstatus Badan Lembaga Usaha Daerah (BLUD). Artinya, lembaga pelayanan kesehatan milik pemerintah ini memiliki kewenangan mengelola rumah tangganya sendiri, termasuk dalam pengelolaan keuangan.

    “Kenapa dalam biaya perawatan CCTV saja tidak mampu. Sehingga kejadian maling motor tak bisa diketahui karena CCTV tidak berfungsi dengan baik. Kedepan jangankan motor karyawan atau pasien yang hilang, bisa saja berkas-berkas penting Puskesmas dibobol maling jika fungsi CCTV tidak berjalan dengan baik,” ungkapnya tampak kesal.

    Parahnya lagi, kata Ardi, Puskesmas Mandala tidak mampu merekrut petugas keamanan, dengan alasan ketiadaan anggaran.

    “Sepertinya, Bupati Lebak mesti mengevaluasi Pimpinan Puskesmas Mandala. Persoalan keamanan lingkungan juga menjadi penting dalam mengelola lembaga pelayanan public seperti puskesmas ini,” terang Ardi lagi.

    Sementara itu, Kepala Puskesmas Mandala, dr Riris Delita menyampaikan bahwa CCTV tidak diketahui rusak, lantaran tidak ada petugas khusus yang mengecek fungsi alat tersebut. CCTV diketahui rusak setelah ada kejadian maling pada hari Minggu kemarin.

    “Untuk merekrut dan menggaji karyawan petugas Keamanan disituasi Covid-19 ini kami belum mampu,” ujarnya.

    Dalam kesempatan itu, ia meminta pihak Kepolisian untuk membantu dan menangkap pelaku yang meresahkan pasien dan petugas medis di Puskesmas Mandala.

    “Saya juga sedang pusing dengan kondisi saat ini, mana situasi Covid-19. Mana kami harus menghadapi kondisi puskesmas yang selalu menjadi sasaran pencurian,” tutupnya. (DD)

    Forum Persatuan Media dan LSM Kecamatan Cibeber Tanam 1000 Pohon

    Forum Media dan LSM Kecamatan Cibeber tanam 1000 pohon, pada Senin (31/08/2020).
    Forum Media dan LSM Kecamatan Cibeber tanam 1000 pohon, pada Senin (31/08/2020).

    LEBAK, beritajuang.com– Forum Persatuan Media atau Wartawan dan LSM kecamatan Cibeber Gelar bakti sosial dengan tema “hijaukan hutan” di Blok Resort Cirotan, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, pada Senin (31/08/2020).

    Dalam kegiatan tersebut tampak hadir Sekmat cibeber, Prades Sukamulya, TNGHS Resort Cisiih, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, sejumlah wartawan dan LSM yang tergabung di Forum Media dan LSM Cibeber.

    Kegiatan tersebut dimotori atau di gagas oleh Forum media dan LSM yang ada di kecamatan Cibeber bersama dengan kepala TNGH Resort Cisiih, sekitar 1000 bibit pohon dengan berbagai jenis tanaman kayu telah di tanam seperti raksamala dan puspa.

    Forum Media dan LSM Kecamatan Cibeber tanam 1000 pohon, pada Senin (31/08/2020).
    Forum Media dan LSM Kecamatan Cibeber tanam 1000 pohon, pada Senin (31/08/2020).

    Sekmat Cibeber Jufri memdukung dan mengapresisasi kegiatan terssebut, menurutnya sangatlah positif dan bagus.

    “Ini sangat bagus dan saya mewakili kecamatan cibeber mengapresiasi kegiatan pelestarian yang patut kita contoh demi kelangsungan hajat orang banyak masa sekarang dan masa yang alan datang,” tuturnya.

    Sementara itu, Ketua Forum FMLC Supriyanto saat di wawancarai mengatakan bahwa wartawan di cibeber akan selalu bebuat baik dan fositif bagi masyarakat, salah satunya dengan menam pohon tersebut.

    “Setidaknya ada beberapa titik di cirotan ini yang menurut kami perlu di tanami dan di hijaulan kembali salah satunya lokasi klater dan lebak jengjeng,” tutupnya. (DD)

    Dinas PUPR Kabupaten Lebak Perbaiki Jalan Lintas Sobang, Masyarakat Sobang Apresiasi Kinerja Dinas PUPR Lebak

    Dinas PUPR Kabupaten Lebak Mulai Perbaiki Jalan Lintas Sobang-Cimerak

    LEBAK, beritajuang.com – Jalan lintas Sobang mulai diperbaiki salah satunya di ruas jalan Sobang – Cimerak sepanjang 1 KM dengan betenonisasi yang di kerjakan oleh Dinas PUPR Kabupaten Lebak, Senin 31/08/2020.

    Nanang Sunaryo dari Dinas PUPR Kabupaten Lebak yang pada saat itu ada di lokasi pengerjaan jalan, menyampaikan kepada awak media beritajuang.com bahwa Dinas PUPR saat ini sedang memperbaiki jalan sepanjang 1 KM dengan cor beton di ruas jalan Sobang-Cimerak dengan 5 titik pengerjaan.

    Perbaikan jalan ini juga adalah jawaban dari aspirasi masyarakat Sobang dan mudah-mudah kedepan perbaikan jalan ini kita bisa di lajutkan sampe tuntas, mohon do’a dan dukungannya dari semua pihak terutama dari masyarakat Kecamatan Sobang.

    Jalan di Perbaiki, Aktivitas Kendaraan di Tutup Sementara
    Jalan di Perbaiki, Aktivitas Kendaraan di Tutup Sementara.

    Lanjut Nanang Kami juga memohon maaf atas terganggunya aktivitas pengendara, jalan ini kami tutup sementara karena proses pengerjaan masih berjalan, penutupan jalan sementara ini sudah atas dasar koordinasi dengan paguyuban Kepala Desa dan tokoh masyarakat,” ungkapnya.

    Koordinator Gerakan Peduli Sobang (GPS) Haris Bahtiar sangat mengapresiasi langkah Dinas PUPR Kabupaten Lebak yang sangat cepat tanggap atas aspirasi masyarakat Sobang.

    Tambah Haris, masyarakat Sobang harus mendukung sepenuhnya pada pembangunan yang sedang di kerjakan, dan kepada pihak yang terganggu atas penutupan jalan sementara agar tidak bersikap apriori dan antipati karena masih ada jalan alternatif yang bisa di lewati kendaraan roda dua yaitu jalan Ciparasi -Sukaresmi,” tegasnya.

    Ditemapt terpisah tokoh masyarakat Sobang Kiyai Nurjaya sangat mendukung langkah cepat pemerintah dalam hal ini Dinas PUPR Kabupaten Lebak atas kepeduliannya kepada masyarakat Sobang dan berharap kedepan Sobang terus diperhatikan sehingga insfratuktur jalan di wilayah Kecamatan Sobang layak untuk dilintasi.

    ” Kami ucapkan banyak terimakasih kepada Dinas PUPR Kabupaten Lebak atas langkah cepat membangun ruas jalan terutama jalan- jalan yang sudah rusak dan sulit di lintasi kendaraan dan harapannya masyarakat Sobang mendukung atas pembangunan jalan tersebut. Adapun penutupan jalana sementara masyarakat harap bersabar sampe proses pengerjaan ini selesai,” pungkasnya. (AGUN)

    MTS MA Ciparasi Boyong Piala Perlombaan Semarak HUT RI Ke 75

    MTS Mathlaul-Anwar Ciparasi Kecamatan Sobang Boyong Piala Perlombaan Pada Acara Semarak HUT RI-Ke 75 Yang di Selenggarakan Persatuan Mahasiswa Sobang (PMS)

    LEBAK, beritajuang.com– MTS Mathlaul- Anwar Ciparasi Kecamatan Sobang boyong piala dari beberapa perlombaan diantaranya lomba cerdas cermat dengan perolehan juara 1, lomba catur juara 1 dan lomba nyanyi solo juara 3. Kegiatan tersebut di ikuti oleh SMP dan MTS se – Kecamatan Sobang yang di selenggarakan oleh Persatuan Mahasiswa Sobang (PMS) dalam rangka menyemarakan HUT RI ke- 75 digedung olahraga Kecamatan Sobang, Minggu 30/08/2020.

    Ade Agus Sonhaji, S.Pd yang mendampingi siswa pada kegiatan perlombaan tersebut mengatakan rasa syukur alahmdulilah atas prestasi yang diraih pada perlombaan saat ini sehingga beberapa piala dapat kami bawa pulang.

    “Alhamdulilah berkat semangat berlatih siswa dan siswi MTS Mathlaul-Anwar Ciparasi dapat memboyong beberpa piala diantaranya juara 1 lomba cerdas cermat diboyong oleh siswi atas nama Agustia Patonah, juara 1 catur putri atas nama Suci Maharani, juara satu nyanyi solo atas nama Refi dan juara 3 nyanyi solo atas nama Hilya. Pada kegiatan ini kami tetap menjaga protokol kesehatan seperti memakai masker juga sebagai amanah Perbup no 28 tahun 2020 Tetang Adaptasi Kebiasan Baru,” ungkapnya.

    Tampak Siswi MTS Mathla
    Tampak Siswi MTS Mathla’ul -Anwar Saat Menerima Piala Atas Juara Yang Diraihnya.

    Kepala Sekolah MTS Mathlaul-Anwar Mu’min, S.Pd.I menuturkan ternyata dimasa Pandemi Covid19 ini siswa – siswi MTS Mathlaul-Anwar Ciparasi tidak menyurutkan semangat untuk terus berprestasi, terbukti pada perlombaan saat ini beberapa piala dapat kami boyong dan ini adalah sebuah kebanggaan bagi kami sebagai pihak sekolah.

    “Semoga dengan perolehan perstasi ini dapat memotivasi siswa dan siswi MTS Mathlaul-Anwar yang lain agar terus berprestasi dimasa yang akan datang,” pungkasnya. (FELIK)

    Pencurian Motor Dihalaman Puskesmas Mandala

    Polsek Cibadak saat mengecek ke lokasi TKP, Minggu Malam (30/08/2020).
    Polsek Cibadak saat mengecek ke lokasi TKP, Minggu Malam (30/08/2020).

    LEBAK, beritajuang.com– Aksi pencurian sepeda motor di halaman Puskesmas Mandala, Kecamatan Cibadak pada Minggu (30/08/2020).

    CCTV yang berada di Puskesmas Mandala tidak berfungsi dengan baik. Sepeda motor Scoopy ber nomor polisi : A 5583 OG hilang dicuri, pada pukul 21.00 WIB.

    Firda, salah satu Bidan Puskesmas Mandala menyampaikan kejadian sekitar pukul 21.00 WIB.

    “Motor diparkirkan di halaman Puskesmas Mandala. Kondisi di puskesmas ramai dan banyak pasien,” ujar Firda.

    Pihak Polsek Cibadak saat berada dilokasi TKP, pada Minggu Malam (30/08/2020).
    Pihak Polsek Cibadak saat berada dilokasi TKP, pada Minggu Malam (30/08/2020).

    Bripka Asep Kuswandi, Polsek Cibadak saat ini sedang menggali informasi ke TKP.

    “Pihak polisi sektor Cibadak saat ini sedang berada di TKP Puskesmas Mandala untuk mengecek lokasi,” ujarnya.

    Mendengar berita seperti itu, H. Enden Mahyudin Legislator DPRD Lebak Dapil I yang meliputi Kecamatan Cibadak angkat bicara, Ia menyayangkan CCTV Puskesmas Mandala tidak berfungsi dengan baik.

    “Kepala Puskesmas Mandala harus meningkatkan kinerjanya dengan baik, agar kenyamanan dan keamanan kepada Karyawan dan Pasien,” ujarnya.

    H. Enden Mahyudin juga mengatakan akan memanggil Puskesmas Mandala.

    “DPRD Lebak akan memanggil Pihak Kepala Puskesmas Mandala, karena kejadian pencurian semacam ini sering terjadi di sekitar Puskesmas Manda,” tutup Politisi Partai PDI Perjuangan. (DD)

    Si Jago Merah Hanguskan Rumah Warga Desa Margaluyu

    Rumah Romi (36) Warga Desa Margaluyu, Kecamatan Sajira hangus oleh si Jago Merah, pada Sabtu (29/08/2020).
    Rumah Romi (36) Warga Desa Margaluyu, Kecamatan Sajira hangus oleh si Jago Merah, pada Sabtu (29/08/2020).

    LEBAK, beritajuang.com– Satu rumah milik Romi (36), warga Kampung Cibeurih, RT 001/ RW 002, Desa Margaluyu, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak ludes dilahap si jago merah. Dugaan sementara peristiwa itu diakibatkan dari tungku.

    Menurut informasi, perisitiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 18.40 WIB. Pada saat kejadian, pemilik rumah sedang berada di luar.

    “Saat kejadian rumah dalam keadaan kosong pemilik rumah dan keluarganya sedang tidak ada ,” ucap Sukron saksi mata di lokasi, pada Sabtu atau Malam Minggu (29/08/2020).

    Material rumah yang terbuat dari kayu membuat api dengan cepat melahap rumah dan perabotan yang berada di dalam. Masyarakat yang berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya tidak mampu menyelamatkan barang-barang yang berada didalamnya.

    Sisa puing-puing rumah Romi (36) saat terbakar pada 29/08/2020.
    Sisa puing-puing rumah Romi (36) saat terbakar pada 29/08/2020.

    Sukron, warga Kampung Cibeurih menjelaskan api berasal dari tungku, dan Rumah tersebut sudah tidak diisi melainkan dijadikan tempat pembuatan kerajinan tangan seperti sair, dan lain-lain.

    “Kejadiannya sangat cepat, api paling juga setengah jam sudah habis. Barang-barang, seperti sair, tungku, dan barang berharga lainnya ludes terbakar. Karena, tidak ada alat pemadam kebakaran, Masyarakat sekitar sibuk ngambil air dari kolam dengan menggunakan alat seadanya, beruntung api dengan cepat bisa dipadamkan oleh warga sekitar,” terangnya.

    Akibat kejadian tersebut 1 Rumah hangus dan 2 Rumah mengalami rusak ringan, kerugian diperkirakan mencapai belasan juta rupiah.

    Romi pemilik rumah hanya bisa pasrah, karena sudah tidak ada yang tersisa dari peristiwa kebakaran itu.

    “Saya hanya bisa pasrah dengan kondisi yang terjadi saat ini, minimnya alat pemadam kebakaran meludeskan barang-barang yang ada,” tutupnya. (ROD)

    Patuhi Perbup No 28 Tahun 2020 Tentang AKB, Majlis Ta’lim Al-Harokah Gelar Muharaman 1442 H

    Majlis Ta'lim Al-Harokah Gelar Muharaman 1442 H dan Tasayakuran Pengajian Rutin Bulanan

    LEBAK, beritajuang.com – Majlis ta’lim Al-Harokah gelar Muharoman 1442 Hijriah sekaligus tasyakuran dimulainya aktifitas pengajian rutin yang akan dilaksanakan satu bulan sekali di Majlis ta,lim Al-Harokah Kampung Rangkong Desa Aweh Kecamatan Kalanganyar. Acara tersebut di hadiri oleh unsur Mupika Kalanganyar dan Mustasyar Nahdatul Ulama (NU) Banten KH.Mama Masud, Sabtu 29/08/2020.

    Kegiatan ini tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti  yang tertuang dalam Peraturan Bupati no 28 tahun 2020 Tentang Adapatasi Kebiasaan Baru (AKB) yaitu dengan memeriksa suhu tubuh, mencuci tangan dengan handsanitaizer dan memakai masker.

    Ketua Majlis Ta’lim Al-Harokah Depi Akbar  Salurkan Santunan Kepada Puluhan Anak Yatim

    Dewan penasehat Majlis ta’lim Al-Harokah, Sehabudin M.Pd menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Muharaman 1442 Hijriah sekaligus pembukaan pengajian kitab kuning.

    “Kita harus kembali ke khitah sebagi santri mengkaji kitab kuning yang dapat memperdalam ilmu pengetahuan khususnya dalam ke agamaan. Selain itu saya sangat apresiasi kepada pengurus karena rutin memberikan santunan kepada masyarakat sejak didirikannya Majlis ta,lim Al-Harokah tahun 2018, juga apresiasi dalam menyelenggarakan acara tetap menjalankan protokol kesehatan serta menjalankan amanat Peraturan Bupati no 28 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) pada kondisi Pandemi Virus Corona di Kabupaten Lebak” Ungakapnya

    Mustasyar NU Banten KH. Mama Mas,ud Pandu Pengajian Kitab Kuning Pada Acara Muharaman 1442 H di Majlis Ta’lim Al-Harokah Kampung Rangkong Desa Aweh Kecamatan Kalanganyar, Sabtu 29/08/2020

    Ditempat yang sama Ketua Majlis ta’lim Al-Harokah Depi Akbar mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak sehigga acara tersebut bisa berjalan dengan lancar.

    “Saya mengucapakan banyak terimakasih kepada semua pihak yang turut berpartisipasi baik secara moral maupun moril dalam mensukseskan acara gebyar Muharaman 1442 H yang diawali dengn dzikir dilanjut saresehan mengenai tragedi padang karbala di teruskan tasyakuran Majlis ta’lim Al- Harokah sekaligus santuanan anak yatim dan bedah kitab tauhid Qifayatul Awam.

    Ini bagian dari rangakain agenda Majlis ta’lim yang akan rutin dilaksanakan satu bulan sekali yang mana kegiatannya adalah pengkajian kitab- Kitab Kuning seperti kajian kitab tauhid, fikih dan tasuf.” Pungkasnya ( NR )

    Film Akhirat A Love Story, Kisah Fantasy Romance Dibintangi Adipati Dolken dan Della Dartyan

    Kisah Fantasy Romance Dibintangi Adipati Dolken dan Della Dartyan.
    Kisah Fantasy Romance Dibintangi Adipati Dolken dan Della Dartyan.

    JAKARTA, beritajuang.com– BASE Entertainment bekerja sama dengan Studio Antelope
    mengumumkan film terbaru yang akan segera diproduksi, “Akhirat – A Love Story”. Setelah sukses di bioskop nasional maupun internasional melalui “Perempuan Tanah Jahanam” dan rilis internasional “Guru-Guru Gokil”, film ketiga dari BASE Entertainment ini dibintangi oleh Adipati Dolken dan Della Dartyan.

    Film “Akhirat – A Love Story” merupakan debut panjang pertama dari Jason Iskandar, sutradara yang sebelumnya telah banyak berprestasi di sirkuit film pendek.

    BASE Entertainment berkomitmen untuk selalu bekerja sama dengan sineas terbaik Indonesia. Setelah sebelumnya membuat film bersama Joko Anwar, “Perempuan Tanah Jahanam” yang berhasil menjadi salah satu box office di Indonesia dan diputar di Sundance Film Festival, hingga kini ditayangkan di layanan streaming spesialis horor Amerika Serikat, Shudder lalu menggandeng Dian Sastrowardoyo sebagai produser dan aktris untuk film “Guru-Guru Gokil” yang ditayangkan di lebih dari 190 negara melalui layanan streaming Netflix.

    Kini pemilihan Jason Iskandar sebagai sutradara dan Florence Giovani sebagai produser
    dari Studio Antelope yang merupakan sineas muda potensial adalah usaha BASE Entertainment untuk memberikan jalan bagi generasi baru untuk bersinar di industri perfilman Indonesia.

    Shanty Harmayn menjelaskan, “Perfilman Indonesia membutuhkan bakat segar yang dapat memperkaya penceritaan. Jason adalah salah satu anak muda yang sejak usia remaja sudah berprestasi baik di kancah film pendek nasional maupun internasional,” ujarnya.

    Film-film pendek Jason Iskandar yang sebelumnya masuk ke festival film berskala
    nasional maupun internasional adalah, “Territorial Pissings” (2010) mendapatkan Best
    Film – Jogja – NETPAC Asian Film Festival, lalu “Seserahan” (2014) Official Selection
    – Singapore International Film Festival. Kemudian “The Day The Sky Roared (2018):
    Official Selection – Busan International Short Film Festival”. Film pendek “Elegi Melodi” (2018) juga menjadi nominasi pada Festival Film Indonesia.

    “Akhirat – A Love Story” adalah kisah fantasy romance tentang Timur, seorang akuntan
    muda yang jatuh cinta kepada Mentari, seorang seniman berjiwa bebas.

    Dengan perbedaan yang mereka punyai, mereka tetap teguh untuk bersama. Tapi lalu tragedi melanda, Timur dan Mentari mengalami kecelakaan mobil yang membuat mereka koma.

    Di dalam ketiadaan tersebut, mereka menemukan diri berada di persimpangan di antara
    alam manusia dan alam baka. Tak ingin dipisahkan, Timur dan Mentari kini menjelajahi
    ruang antar dunia akhirat dan bertemu dengan jiwa-jiwa lain yang juga memilih nasib
    yang sama. Akankah cinta mereka kekal dan mereka dapat kembali ke dunia?

    Adipati Dolken dipilih Jason berperan sebagai Timur, sedangkan Della Dartyan memerankan Mentari.

    “Sejak pertama kali menulis, yang sudah gue bayangin ya Adipati Dolken. Menurut gue
    Adipati punya semua layer yang dibutuhkan untuk karakter Timur di film ini. Dan setelah
    ngobrol pun gue ngelihat dia punya banyak memori dan energi yang sangat membantu
    membentuk karakter Timur,” ujarnya pada Sabtu (29/08/2020).

     

    Adipati Dolken dipilih Jason berperan sebagai Timur, sedangkan Della Dartyan memerankan Mentari.
    Adipati Dolken dipilih Jason berperan sebagai Timur, sedangkan Della Dartyan memerankan Mentari.

    Sedangkan mengenai Della kenapa dialah yang memerankan tokoh Mentari, alasannya menurut Jason adalah:

    “Gue ingat waktu pertama kali ketemu dia, penampilannya sama persis dengan apa yang gue bayangin tentang Mentari. Pas ngobrol, sama seperti Adipati, dia punya banyak cerita, memori, dan energi yang gak cuma membantu membentuk karakter Mentari, tapi juga membantu kita mengolah cerita bareng-bareng,” jelasnya.

    Bagi Jason sejauh ini prosesnya sangat kolaboratif, “Semua menyumbang memori, energi, dan cerita untuk kita olah bareng-bareng. Itu sih yang paling menyenangkan: gue ngerasa mereka tulus untuk menjadi karakter dan menceritakan cerita film ini,” imbuhnya.

    Sementara Shanty Harmayn selaku produser dari BASE Entertainment mengatakan, “Cerita dari ‘Akhirat – A Love Story’ adalah sesuatu yang menyegarkan bagi perfilman Indonesia. Bukan hanya kisah romansa, tapi juga mendorong batas bagi penceritaan yang umum,” ungkapnya.

    Jason Iskandar yang juga menulis skenarionya mengatakan bahwa cerita tersebut sangat
    personal baginya.

    “Idenya datang 2 minggu sebelum menikah. Waktu itu gue lagi parno-parnonya takut ada sesuatu yang terjadi sebelum hari H pernikahan. Terus gue mikir, kalau gue meninggal sebelum menikah, apa gue bisa ketemu pasangan gue di akhirat, apa kita masih akan kenal satu sama lain di akhirat nanti, dan banyak pertanyaan lainnya,” ucapnya.

    “Pas honeymoon, ide ini semakin ‘mengganggu’ dan akhirnya gue mutusin untuk mulai
    nyorat-nyoret cerita awal film Akhirat ini. Selama proses development, gue jadi ngulik
    dan ngeksplor relationship gue dan istri gue, Florence (yang juga adalah produser film
    ini). Dan ternyata ada banyak hal yang selama ini tersembunyi dan belum gue sadarin,
    jadi keluar ke permukaan karena development cerita ini. So, it’s a very personal story,” jelas Jason.

    Produksi “Akhirat – A Love Story” akan dilakukan di bulan September dengan mematuhi
    protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah. Film diharapkan dapat tayang di Bioskop
    pada semester pertama 2021. (BW)

    GP Ansor Ranting Buyut Mekar Maja Memperingati 10 Muharam 1442 H, Santuni Anak Yatim

    GP Ansor Ranting Buyut Mekar Maja.
    GP Ansor Ranting Buyut Mekar Maja.

    LEBAK, beritajuang.com– Hari Asyura atau hari ke-10 di Bulan Muharram dalam kalender Islam merupakan hari yang penuh sejarah. Menurut beberapa riwayat disebutkan, banyak peristiwa penting yang dialami para nabi terjadi di hari itu pada masa yang lalu.

    Karena itu, GP Ansor Ranting Buyut Mekar Maja menyambut hari itu dengan banyak mengambil pelajaran yang bermanfaat dari sejarah masa lalu, salah satunya puasa Asyura dan menyantuni 40 anak yatim piatu.

    Kegiatan santunan anak yatim piatu dilaksanakan pada hari Sabtu (28/08), bertempat di Mesjid Al Muawanah Kampung Kadaung, Desa Buyut Mekar, Kecamatan Maja, Lebak.

    Pelaksanaan tersebut dihadiri oleh ketua dan sekjen GP Ansor Ranting Buyut Mekar, para tokoh agama, Tokoh pemuda dan ratusan masyarakat sekitar yang ada di lokasi kegiatan.

    Ketua GP Ansor Ranting Buyut Mekar sahabat Deden Falah mengatakan bahwa acara ini merupakan bentuk nyata dari pengabdian GP Ansor untuk masyarakat khususnya anak yatim-piatu.

    “Dengan adanya program santunan anak yatim, semoga dapat menjadi contoh nyata dalam hal kegiatan sosial kemanusiaan dimana kita bisa saling berbagi untuk membantu saudara kita yang membutuhkan,” tuturnya.

    Sementara itu, Sekretaris GP Ansor Ranting Buyut Mekar, Moh. Maad, berharap agar kegiatan ini dilaksanakan secara rutin atau istiqomah dalam pemberian santunan dimasa yang akan datang.

    “Anak -anak yatim sudah menjadi tanggung jawab kita bersama, untuk mendidik dan membesarkannya. Semoga dikelak nanti akan menjadi putra-putri yang berguna bagi nusa dan bangsa,” tutupnya. (Red)

    Sambut 1 Muharam 1442 H Warga Cikancra Desa Sukamaju Gelar Tablig Akbar, Perlombaan dan Santunan Anak Yatim

    Sambut 1 Muharam 1442 H Warga Cikancra Desa Sukamaju Gelar Tablig Akbar, Perlombaan dan Santunan Anak Yatim

    LEBAK, beritajuang.com – Tahun baru Hijriah atau tahun baru Islam merupakan suatu hari yang penting bagi umat Islam karena menandai peristiwa penting yang terjadi dalam sejarah Islam yaitu memperingati penghijrahan Nabi Muhammad SAW dari Kota Makkah ke Madinah.

    Seperti halnya warga Cikancra Desa Sukamaju Kecamatan Sobang dalam menperingati 1 Muharam 1442 Hijriah menggelar acara tablig akbar, satunan anak yatim dan lomba adzan, kegiatan tersebut dalam rangka memeriahkan 1 Muharam 1442 H, Jumat 28/08/2020.

    Penyerahan Piagam Penghargaan Kepada Peserta Lomba Pada Kegiatan Peringatan 1 Muharam 1432 H

    Ustad Jaenudin selaku panitia pelaksana kegiatan mengatakan bahwa rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut 1 Muharam 1442 H terdiri dari tablig akbar, santunan anak yatim dan perlombaan perlombaan di antaranya perlombaan adzan dan tahfidz Qur’an.

    ” Dalam menyambut dan memeriahkan 1 Muharam 1442 H ini alhamdulilah warga Kampung Cikancra Desa Sukamaju sangat kompak juga sangat antusias sehingga kegiatan ini sangat gebyar dan meriah, mudah-mudahan kegiatan hari besar Isalam selanjutnya lebih gebyar dan lebih meriah lagi,” ungkapnya.

    Kepala Desa Sukamaju Ahmad Hapidz Setiawan (Jaro Wawan) Menyerahkan Piagam Penghargaan dan Santuni Anak-Anak Yatim , Jumat 28/08/2020

    Kepala Desa Sukamaju Ahmad Hapidz Setiawan (Jaro Wawan) turut hadir pada acara tersebut sekaligus memberikan santunan anak yatim, kehadiran Kepala Desa Sukamaju pada acara tersebut sebagai tanda mendukung terhadap adanya acara tersebut.

    “Sebagai Kepala Desa tentunya sangat mendukung atas terselengaranya kegiatan Muharaman dan saya berharap agar acara yang di selenggarakan masyarakat Desa sukamaju baik di Kampung Cikancra maupun Kampung Cikuning pada acara gelar 1 Muharam 1442 Hijriah ini adalah ajang semakin mempererat rasa kekeluargaan dan kebersamaan untuk membangun khususnya Desa Sukamaju baik di bidang pendidikan, keagamaan maupun bidang lainnya,” pungkasnya. (Agun)

    Bangunan Indomaret di Warung Banten Diduga Tidak Miliki IMB

    Kasat Pol PP Kecamatan Cibeber Suhendi saat sidak bangunan Indomaret.
    Kasat Pol PP Kecamatan Cibeber Suhendi saat sidak bangunan Indomaret.

    LEBAK, beritajuang.com– Pembangunan sebuah Waralaba Indomaret di Jalan Raya Cikotok-Cimaja, Desa Warungbanten, Kecamatam Cibeber, Kabupaten Lebak di sinyalir belum memiliki izin operasional, Pasalnya, dilokasi pembangunan yang telah berjalan sejak satu bulan lalu ini tidak nampak adanya papan informasi Ijin Mendirikan Bangunan (lMB).

    Selain IMB, Pembangunan waralaba Indomaret yang berdiri persis ditikungan dan juga sempit lahan parkir justru diperparah lagi dengan mengabaikan SOP keselamatan pekerja yang tidak diberi alat pelindung diri (APD).

    Kasat Pol PP Kecamatan Cibeber Suhendi saat di temui di ruang kerjanya menuturkan, Dirinya mengaku belum menerima surat pemberitahuan pembangunan gedung Indomaret yang ada di Desa Warungbanten, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak.

    “Tentunya kami selaku Trantib sangat menyayangkan sebuah perusahaan besar lndomaret apabila membangun tanpa di lengkapi dengan lMB,”Kata Suhendi kepada wartawan Jum’at, (21/8/2020).

    Kasat Pol PP Kecamatan Cibeber Suhendi saat sidak bangunan Indomaret.
    Kasat Pol PP Kecamatan Cibeber Suhendi saat sidak bangunan Indomaret.

    Ditempat terpisah, Kepala Desa Warungbanten, Ruhandi juga mengaku dirinya belum menerima laporan adanya rencana kegiatan Pembangunan waralaba Indomaret baik secara lisan atau tertulis dari pengurus indomaret.

    Tokoh masyarakat Warungbanten Ukma, juga turut menyayangkan dengan adanya pembangunan indomaret di Desa Warungbanten yang tidak melibatkan warga sekitar, Padahal, Kata Ukma, warga disini banyak yang mebutuhkan pekerjaan (menganggur).

    “Kalau memang pihak Indomaret atau pengurus Indomaret punya hati nurani. Tolong, warga pribumi dilibatkan dalam pengerjaan pembangunan termasuk tenaga karyawan nanti kami minta harus merekrut dari pribumi daerah karena SDM disini juga sangat tersedia,” tegasnya.

    Masih dikatakan Ukma, Yang tidak kalah penting soal CSR diminta agar pihak perusahaan (Indomaret) memperhatikan dampak lingkungan terutama persoalan limbah sampah.

    “Jangan membuang sampah dibelakang karena sekarang juga banyak sampah plastik, Sumber air bersih warga yang tinggal dibelakang jadi bau dan kotor, disana ada dua Kampung Nagajaya dan Cibadak,” imbuhnya.

    Sementara Pemilik lahan Ujang, mengaku terkait lMB Indomaret tidak mengetahui. karena yang mengurus perizinan dari pihak indomaret,” tutup Ujang Singkat. (RUL)

    Camat Malingping Kunjungi Peternak Lebah Komunitas Juang, Ada Apa Kira-kira?

    Camat Malingping, Cece Sahputra mengunjungi para peternak Lebah di Kampung Buana, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, pada Rabu (26/08/2020).
    Camat Malingping, Cece Sahputra mengunjungi para peternak Lebah di Kampung Buana, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, pada Rabu (26/08/2020).

    LEBAK, beritajuang.com– Pemerintah Kabupaten Lebak kini tengah gencar mengkampanyekan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Sektor ekonomi menjadi sorotan karena terus merosot pasca wabah Covid-19 menjadi pandemi.

    Rabu, 26 Agustus 2020 Camat Malingping, Cece Sahputra datang mengunjungi para peternak lebah di Kampung Buana, Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping. Ada apa gerangan?

    Cece Sahputra menjelaskan bahwa peternak lebah harus tambah kreatif dan pintar memutar otak agar roda perekonomian di bidang produk madu tetap berjalan dengan baik.

    “Saya melihat kondisi para peternak yang semangat ini adalah modal kekuatan untuk menjadikan Kampung Buana sebagai sentra peternakan Lebah di wilayah Kecamatan Malingping,” ujarnya di hadapan peternak.

    Ia mengajak para peternak lebah untuk mengembangkan tanaman bunga sebagai bahan pakan lebah.

    “Selain mengembangkan kuantitas parungpung (rumah lebah, red), penyediaan bahan makan lebah seperti tanaman bunga harus dikembangkan,” ungkapnya bersaran.

    Eman, salah satu peternak lebah mengucapkan terimakasih kepada Camat Malingping yang sudah memberikan motivasi dan mengapresiasi kegiatan yang mereka lakukan dalam mengembangkan Kampung Buana menjadi kampung penghasil madu di wilayah Kecamatan Malingping.

    “Adanya para peternak lebah yang terhimpun dalam wadah Komunitas Juang menjadi modal kami untuk meningkatkan jumlah kuantitas penyebaran lebah di Kampung Buana ini. Selain itu juga, kami sedang membibitkan tanaman bunga sebagai bahan pakan ternak lebah,” tuturnya.

    Yeni Mulyani, Ketua Pokdarwis Lebak saat mengunjungi peternakan lebah di Kampung Buana, pada Rabu (26/08/2020).
    Yeni Mulyani, Ketua Pokdarwis Lebak saat mengunjungi peternakan lebah di Kampung Buana, pada Rabu (26/08/2020).

    Yeni Mulyani, Ketua Pokdarwis Kabupaten Lebak mengapresiasi langkah Camat Malingping yang sudah peduli datang ke lokasi peternakan lebah di Kampung Buana.

    “Adanya kunjungan Camat Malingping ini, sebagai bukti konkrit kepeduliannya untuk memajukan para peternak Lebah di Kampung Buana. Kita wajib bersinergi untuk wujudkan Kampung Buana menjadi kampung pengembangan sentra madu,” tutupnya. (Red)

    Akibat Tidak Memakai Masker, Puluhan Waga Lebak Kena Sanksi

    Akibat Tidak Memakai Masker, Puluhan Waga Lebak Kena Sanksi.
    Akibat Tidak Memakai Masker, Puluhan Waga Lebak Kena Sanksi.

    LEBAK, beritaJuang.com– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), DISHUB beserta TNI dan POLRI Kabupaten Lebak melakukan aksi razia gabungan bagi masyarakat yang tidak memakai masker yang berlokasi Di Terminal Aweh, Jl. Raya Leuwidamar, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, pada Selasa (25/08/2020).

    Satuan Polisi Pamong Praja ( POLPP ) beserta Dishub TNI dan PORLI  menerapkan sanksi bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah Sanksi yang di berikan kepada masyarakat Kabuapten lebak di antaranya, mensosialisasikan kepada Pelanggar, menyanyikan lagu Indonesia Raya Membaca Teks Pancasila di tempat umum.

    Hukuman ini diberikan sebagai upaya pembinaan dan juga memberikan efek jera bagi pelanggar protokol kesehatan khususnya yang tidak memakai masker.”Untuk memberikan efek jera, kami tidak segan-segan menyuruh mereka push up, meski setelah itu kami memberikan mereka masker gratis. Ini juga merupakan edukasi dan biar ada rasa malu bagi yang melanggar,” ujar Satpol PP Kabupaten Lebak.

    Akibat Tidak Memakai Masker, Puluhan Waga Lebak Kena Sanksi
    Akibat Tidak Memakai Masker, Puluhan Waga Lebak Kena Sanksi

    Hukuman itu diterapkan, lanjutnya, karena masih cukup banyak masyarakat yang membandel dengan tidak menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Hal ini juga terkait dengan banyaknya kasus transmisi lokal, sehingga pengawasan terhadap pemakaian masker lebih diperketat.

    Selain diberikan sanksi push up, ada juga yang diberi hukuman menyapu jalan dan memakai Kalung Kertas hukuman, seperti yang diberlakukan di Terminal Aweh ini, . Dengan hukuman tersebut, Seyogyanya mengharapkan ada rasa malu pada si pelanggar sehingga tidak lagi mengulangi perbuatannya.

    Menurut SATPOL PP, alasan pelanggar tanpa menggunakan masker karena lupa atau karena pergi tidak jauh dari rumahnya. Atau ada juga yang memakai masker, tapi dipasang di dagunya.Demi mendisiplinkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, pihak Satpol PP akan terus melakukan patroli dan memberikan sanksi setiap pelanggaran. (RUL)

    Ikut Meriahkan 75 Tahun Hari Kemerdekaan RI, Komunitas Relawan Banten Bersama Haji Rocker Foundation Gelar Lomba Puisi

    Komunitas Relawan Banten bersama Haji Rocker Foundation gelar lomba puisi se Banten.
    Komunitas Relawan Banten bersama Haji Rocker Foundation gelar lomba puisi se Banten.

    SERANG, beritajuang.com– Agustus adalah bulan yang sngat bersejarah bagi negara kita Republik Indonesia sebab dibulan ini tepatnya pada tanggal 17 Agustus 1945 negara kita merdeka. Artinya sudah 75 tahun kita merdeka Tentu selalu ada kemeriahan menyambut hari ulang tahun kemerdekaan kita. Berbagai lomba diselenggarakan oleh banyak pihak diseluruh Indonesia untuk memeriahkannya.

    Komunitas Relawan Banten (KRB) yang banyak dikenal masyarakat Serang, Banten sebagai komunitas untuk aksi sosial, pun ikut meriahkan 75 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, bersama Haji Rocker Foundation (HRF) yang juga banyak bergerak mendukung kegiatan-kegiatan positif di anak-anak muda Serang, Banten dan sekitarnya, pada (22/08) yang lalu.

    Bertempat di Padepokan Kupi Kaloran, kali ini Komunitas Relawan Banten (KRB) bersama Haji Rocker Foundation (HRF) menggelar lomba puisi se-Banten dengan mengangkat tema “Arti Kemerdekaan Bagiku”.

    Fairuz Lazuardi ketua pelaksana acara menyampaikan beberapa tujuan diselenggarakannya lomba puisi ini.

    “Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI, mengembangkan potensi generasi muda di ranah sastra serta meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya memperingati hari kemerdekaan dengan kegiatan positif,” ujarnya.

    Komunitas Relawan Banten (KRB) bersama Haji Rocker Foundation (HRF) menggelar lomba puisi se-Banten.
    Komunitas Relawan Banten (KRB) bersama Haji Rocker Foundation (HRF) menggelar lomba puisi se-Banten.

    Ada dua kategori dalam lomba puisi ini yaitu kategori anak dan dewasa.

    “Untuk kategori anak 21 puisi yang lolos seleksi, sementara dewasa 10 puisi,” tambahnya.

    Haji Rocker Foundation yang diwakili oleh Aliyth Prakarsa menjelaskan bahwa HRF mendukung setiap kegiatan positif anak muda di Banten apalagi dalam rangka meramaikan kemerdekaan RI.

    “Kita sudah jarang melihat dan mendengar lomba puisi di kota Serang atau wilayah Banten, kegiatan ini sangat positif semoga menjadi upaya menanamkan nilai-nilai semangat juang sebagai arti kemerdekaan sesungguhnya dan semoga juga dapat diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari,” ujarnya.

    “Masih ada harapan untuk muda-mudi Serang, Banten jika mau bergerak bersama. Tidak saling menjatuhkan antar komunitas satu dengan yang lainnya. Yang pasti kita harus saling support karena ini adalah warisan leluhur, warisan para pahlawan, kita tidak bisa merdeka kalau kita tidak bersama,” tegasnya.

    Kegiatan ini didukung oleh banyak komunitas sebagai bentuk saling support antara lain, CLSA Untirta, WProject, Padepokan Kopi, DOIR, Seattle Vans, Polosan Geh, Laboratorium Banten Girang, Bhimasena Art, biem.co, Rambo Banten dan Beritaing.

    Turutberbicara dalam acar ini, Rena Yulia selaku Wakil Dekan 3 bagian kemahasiswaan FH Untirta sekaligus pembina CLSA menuturkan.

    “Kegiatan seperti ini merupakan langkah yang baik bagi muda-mudi indonesia sebagai generasi bangsa yang akan melanjutkan semangat patriotisme yang diwariskan oleh para leluhur bangsa. Terlebih kegiatan lomba puisi ini menjadi medium untuk mencari WS. Rendra baru dan muda yang mahir sebagai sastrawan,” ujarnya.

    Selanjutnya beliau menyampaikan harapannya bagi kegiatan ini.

    “Harapan saya semoga kegiatan seperti ini bisa berlanjut di kemudian hari dengan konsep yang lebih bagus, acara yang lebih baik dan berbagai macam variasi lomba yang lebih variatif,” tutupnya. (BW)

    Uji Coba Pelaksanaan Perbup Lebak No 28 Tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kecamatan Muncang

    LEBAK, beritajuang.com– Dalam upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid19 Bupati Lebak menerbitkan Perbup No 28 tahun 2020 tentang Adapatasi Kebiasaan Baru (AKB).

    Satuan Tugas Adapatasi Kebiasaan Baru  (Satgas AKB) Muncang yang terdiri dari Pemerintah Kecamatan Muncang, Polesk Muncang dan Koramil 0308/Muncang melakukan giat pelaksanaan penegakan Perbup no 28 tahun 2020 tentang Adapatasi Kebiasaan Baru (AKB) dengan cara melakukan razia masker bagi pengendara roda dua dan roda empat di Jalan Lewidamar – Muncang, Selasa 25/08/2020.

    Kapolsek Muncang Iptu. Cece Sutisna Saat Memberikan Arahan Kepada Masyarakat Yang Kedapatan Tidak Mengguanakan Masker, Selasa 25/08/2020

    Kaplosek Muncang  Iptu.Cece Sutisana mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan pelaksanan penegakan Perbup no 28 tahun 2020 oleh satgas AKB Muncang dimana semua masyarakat wajib mematuhi protokol kesehatan salah satunya dengan selalu menggunakan masker apabila keluar rumah atau berpergian.

    “Mari kita budayakan mengunakan masker apabila berpergian, ini adalah bagian dari upaya kita semua agar terhindar dari Covid19″

    Lanjut Kapolsek Muncang, terkait pemberlakuan sanksi pada kegiatan hari ini kami hanya memberikan sanksi sosial bagi yang melanggar seperti diberikan sanksi membaca teks pancasila, menyanyikan lagu Indonesia Raya.” Ungakapnya.

    Anggota Koramil 0308/Muncang Bantu Pasangakan Masker Kepada Pengendara Yang Melanggar

    Ditempat yang sama Danramil 0308/Muncang Kapten Inf. Subandi yang turun langsung pada kegiatan tersebut menyampaikan kepada media beritajuang.com bahwa kegiatan ini sudah dilaksanakan di minggu kedua ini, mudah- mudahan dengan terus melakukan kegiatan pelaksanaan penegekan Perbup no. 28 tahun 2020 ini masayarakat sadar akan bahayanya Covid19.

    Tambah Danramil 0308/Muncang, dengan pelaksanaan penegakan aturan ini masyarakat harus terbiasa menerapkan protokol kesehatan seperti  menggunakan masker apabila berpergian atau keluar rumah. “Pungkasnya (NR)

    Jurnalis FWM Baksel Gelar Aksi Solidaritas Dugaan Pembunuhan Demas Laira

    Aksi solidaritas sesama jurnalis di Alun-alun Malingping, pada Minggu (23/08/2020).
    Aksi solidaritas sesama jurnalis di Alun-alun Malingping, pada Minggu (23/08/2020).

    LEBAK, beritajuang.com– Aksi solidaritas sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Forum Wartawan Malingping Lebak Selatan (FWM Baksel) untuk Demas Laira (28), seorang wartawan media online di Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, yang ditemukan tewas di pinggir jalan dengan 21 luka tusuk, Kamis (20/8) dini hari lalu.

    Pantauan, aksi tersebut digelar di Alun-alun Malingping Kabupaten Lebak, dengan diisi orasi bergantian yang berisi kecaman dan permintantaan kasus itu diusut, Minggu (23/8/2020).

    Koordinator aksi Akhmad Riefai menduga, kematian mengenaskan itu sebagai motif pembunuhan sadis terhadap Demas, karena masih berkaitan erat dengan tugasnya sebagai jurnalis.

    Dalam hal ini pihaknya mendesak aparat Polri agar segera mengungkap pelaku pembunuhan terhadap korban dan diberikan hukuman yang setimpal, sehingga dapat memberikan memberikan efek jera.

    “FWM Baksel mengutuk keras pelaku kejahatan kemanusiaan yang telah menyebabkan hilangnya nyawa saudara kami, Demas. Aparat kepolisian harus segera mengusut tuntas kasus ini, tangkap pelakunya dan ungkap motif dari pembunuhan terhadap Demas ini,” katanya.

    Kejadian ini, jelas Rifai, merupakan sebuah pukulan telak bagi seluruh insan pers yang ada di negeri ini. Karenanya, pihaknya meminta kepada Dewan Pers Indonesia agar serius mengawal kasus tersebut hingga tuntas.

    “Kami yang sehari-hari aktif di lapangan merasa resah atas adanya kejadian ini, karena kami merasa tugas profesi wartawan saat ini sedang dibuat tidak aman,” ujarnya.

    Aksi solidaritas sesama jurnalis di Alun-alun Malingping, pada Minggu (23/08/2020).
    Aksi solidaritas sesama jurnalis di Alun-alun Malingping, pada Minggu (23/08/2020).

    Pembina FWM Baksel, CH Haidar Widodo berpesan kepada seluruh insan pers, khususnya yang ada di Lebak Selatan agar tetap menjalankan tugas dan fungsi sebagai mana mestinya. Selagi menjalankan tugasnya sesuai dengan kode etik jurnalistik, ungkapnya pula, wartawan jangan pernah takut untuk menginformasikan hal apapun yang sekiranya akan bermanfaat untuk masyarakat.

    “Kami juga berpesan kepada semua pihak, kalau ada yang merasa tidak puas dan kecewa terhadap kerja wartawan atau pemberitaan, baiknya lakukan pelaporan kepada dewan pers atau ke kantor media tempatnya bekerja, jangan melakukan intimidasi atau kekerasan, karena pekerjaan wartawan jelas dilindungi undang-undang,” ungkapnya.

    Kata dia, bagi siapa saja yang melakukan kekerasan atau menghalang-halangi tugas wartawan saat melaksanakan tugas liputan, maka si pelaku dapat dikenakan sanksi hukuman pidana dan denda.

    “Untuk itu kami mengingatkan kepada semua pihak agar berhati-hati dalam menyikapi persoalan dengan wartawan,” paparnya. (Red)

    Warga Ciktim Gelar Peringatan Tahun Hijriyah dengan Dzikir Istighosah

    Antusias peringatan momen bersejarah cukup tinggi, seperti halnya pada peringatan tahun baru hijriyah sekaligus HUT RI di Kampung Cikeusik Timur Desa Malingping Selatan ini meriah penuh khidmat.
    Antusias peringatan momen bersejarah cukup tinggi, seperti halnya pada peringatan tahun baru hijriyah sekaligus HUT RI di Kampung Cikeusik Timur Desa Malingping Selatan ini meriah penuh khidmat.

    LEBAK, beritajuang.com– Antusias warga dalam peringatan momen bersejarah cukup tinggi, seperti halnya pada peringatan tahun baru Muharam 1442 hijriyah sekaligus HUT RI ke 75 di Kampung Cikeusik Timur (Ciktim) Desa Malingping, salah satu sudut kota Malingping cukup meriah penuh khidmat.
    Pantauan, ratusan jamaah, tokoh masyarakat, tikih agama juga Camat Malingping hadir dengan memakai masker. Senwbtara tempat cuci tangan tersedia di setiap titik kumpul.

    Disebutkan, acara gelar tersebut diawali dengan pawai obor keliling kecamatan dilanjut dengan giat religi, yakni istighosah dan dzikir bersama seluruh warga Kampung setempat dipumpin Kiayi Rahmat Hidayat dan puncaknya adalah siraman rohani dari KH Jamil M Yunus, Rabu malam (19/08).

    Pegiat pemuda setempat, Roif Setiawan didampingi Ketua Pelaksana Firman kepada wartawan mengatakan, giat tersebut sebagai bentuk syukur atas kemerdekaan RI ke 75 dan juga peringatan Tahun Baru Muharam.

    “Kita bersyukur bahwa kita telah 75 tahun merdeka, walsuoun kegiatan ini kemeriahannya dibatasi karena new normal covid, namun semangat kami tetap besar untuk bersyukur. Dan sekarang kegiatan ini kita barengkan dengan dzikir istighosah, semoga kita bisa hijrah menjadi insan yang giat, bertawakal, membangu karya positif dan tentubya selalu bersyukur,” ujar Roif.

    Camat Malingping, Cece Saputra saat memberikan sambutan pidatonya.
    Camat Malingping, Cece Saputra saat memberikan sambutan pidatonya.

    Sementara Camat Malingping, Cece Saputra dalam sambutan di acara tersebut mengimbau bahwa di penerapan new normal covid ini di Lebak ada Perbup Nomor 28 Tahun 2020, di dalamnya mengatur semua giat interaksi masyarakat di Lebak harus tetap memperhatikan protokol kesehatan.

    “Dalam giat apapun kami minta tetap memperhatikan aturan kesehatan, selalu pakai masker dan rajin cuci tangan, ini sesuai anjuran Perbup Lebak. Selain itu tolong warga Ciktim kalau buang sampah jangan sembarangan, jangan asal buang karena ajan nenimbulkan penyakit,” imbau Cece.

    Kata dia, momen kemerdekaan dan tahun baru hijriyah ini kita harus berusaha merubah pola hidup ke arah kebiasaan yang lebih baik. “Karena wujud masyarakat maju adalah yang selalu patuh pada aturan agama dan negara, dengan tidak berbuat merugikan orang lain, tidak merusak lingkungan dan tentunya dibarengi rajin ibadah,” papar Camat. (MARNO)

    Forum Silaturahmi Mahasiswa Lebakgedong “Forsima Lg” Gelar Mubes ke-V1

    Opik Nuryadi Pendiri Forsima Lebakgedong Berikan Arahan Pada Acara Mubes V1 di Gedung MTS Al-Hidayah Desa Banjaririgasi Kecamatan Lebakgedong

    LEBAK, beritajuang.com – Forum Silaturahmi Mahasiswa Lebakgedong ( Forsima LG) gelar Musyawarah Besar (Mubes) Ke-V1. Mubes ini sebagai bentuk eksistensi organisasi juga sebagai regenerasi kepengurusan selanjutnya dan momentum bangkitnya gerakan mahasiswa di Lebakgedong yang di laksanakan di MTS Al-Hidayah Desa Banjaririgasi Kecamatan Lebakgedong, Minggu 23/08/2020.

    Opik Nuryadi pendiri Forum Silaturahmi Mahasiswa Lebakgedong ( Forsima LG) yang saat itu hadir dalam acara tersebut menyampaikan selamat dan sukses juga apresiasi kepada para mahasiswa Lebakgedong yang sedang melaksanakan Mubes Forsima Lebakgedng yang Ke V1.

    ” Saya ucapakan selamat dan sukses dan apresiasi terhadap mahasiswa yang hari ini sedang melaksanakan kegiatan Mubes Forsima Lebakgedong Ke-V1 semoga Forsima Lebakgedong bisa menunjukkan eksistensinya dan harapan saya Forsima ini mampu membawa label mahasiswa sebagai agen perubahan karena mahasiswa inilah yang disebut kaum intelektual, mashasiswa juga harus membuat terobosan dan inovasi untuk perubahan,” Tegasnya.

    Kepala Desa Ciladaeun Kecamatan  Lebakgedong Yayat Dimyati Saat Memberikan Sambutan Pada Acara Mubes V1 Forum Silaturahmi Mahasiswa Lebakgedong (Forsima LG ), Minggu 23/08/2020

    Kepala Desa Ciladaeun Kecamatan Lebakgedong Yayat Dimyati yang juga hadir dan mewakili kepala Desa yang lain di wilayah Kecamatan Lebakgedong mengatakan dalam sambutanya bahwa sebagai kepala Desa tentunya turut apresiasi atas terlaksananya Mubes Forsima Lebakgedong.

    ” Semoaga para mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Forsima Lebakgedong dapat membantu Desa. Pemerintahan Desa di wilayah Kecamatan Lebakgedong sekarang sudah memiliki Perpustakaan Desa (Perpusdes), dengan adanya Forsima ini  para mahasiswa bisa koordinasi dengan para kepala Desa  di wilayah Kecamatan Lebakgedong agar perpustakan Desa ini bisa dimanfaatkan sebagai wadah untuk belajar dan motivasi masyarakat agar minat baca masyarakat lebih baik lagi. Tentunya hal ini harus ada upaya dari kita semua termasuk mahasiswa.” Ujar Kades Ciladaeun

    Peserta Mubes V1 Forsima Lebakgedong Tampak Sedang Melaksanakan Sidang Pleno

    Amas Tajudin selaku Ketua Umum Forsima Lebakgedong yang saat ini demisioner mengcapakan terimaksih banyak kepada semua pihak atas terselengaranya Mubes V1 ini dan mohon maaf apbila banyak kekurangan selama kepengurusan dimasa kepemimpinan saya dan semoga kepengurusan yang akan datang lebih baik lagi. “Pungkasnya (Red)

    Indomaret Cikotok Diduga Langgar Perda Nomor 3 Tahun 2012

    Lokasi Indomaret Cikotok.
    Lokasi Indomaret Cikotok.

    LEBAK, beritajuang.com– Indomaret Cikotok Jalan Cikotok Bayah Desa Cibeber, Kecamatan Cibeber, diduga Setiap Hari langgar Perda Nomor 03 Tahun 2012 dengan beroperasi lebih awal.

    Stiker Peraturan Daerah Kabupaten Lebak Nomor 03 Tahun 2012, hanya dijadikan Pajangan Belaka, pada Sabtu (21/08/2020).

    Suhendi, Kasat Trantib Kecamatan Cibeber sudah berulang-ulang menghimbau atau mengingatkan kepada para pengusaha toko modern buka atau operasi agar mematuhi Peraturan Daerah Nomor  03 Tahun 2012.

    “Tetapi tidak di gubris oleh para pengusaha,” ujarnya.

    Stiker yang ditempel tentang Perda No 3 Tahun 2012.
    Stiker yang ditempel tentang Perda No 3 Tahun 2012.

    Tentang perlindungan dan pemberdayaan Pasar Tradisional serta Penataan Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern.

    Bunyi pasal 16 Ayat (3) Waktu oprasional minimarket setiap hari pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 23.00 WIB, dengan memenuhi ketentuan peraturan perundang- undangan Bidang ketenagakerjaan(lndomaret, Alfamart, Alfamidi, 212 Mart, Ceria Mart).

    Ayat (4) Waktu operasional untuk hari besar KeAgamaan dan libur Nasional dapat melampaui pukul 23.00 WIB.

    Harto, Kepala Desa Cibeber menyampaikan betul Indomaret itu ada di wilayah Desa Cibeber, tetapi selaku Pemerintahan Desa setempat tidak pernah mengeluarkan surat ijin domisili usaha.

    “Kepada para pengusaha toko modern, untuk saling menghargai antara pemerintah setempat dan pengusaha. Ketika terjadi apa-apa yang tidak di harapkan, kan tetap Pemerintahan setempat yang kena,” ucapnya.

    Edi warga Cikotok saat di temui awak media Sangat menyayangkan kepada dinas terkait yang sudah memberikan ijin.

    “Pasalnya tidak memiliki lahan parkir dan kalo bongkar muat menggangu pengguna jalan lain, dikhawatirkan terjadinya kecelakaan lalu lintas,” terangnya.

    Masih kata Edi, mini market Indomaret Cikotok setiap hari lebih awal beroperasi atau buka dari jam yang di tentukan Perda.

    “Kondisi toko Moderen sangat berdekatan dengan pasar tradisional, dengan sedikitnya mengurangi pembeli yang mau ke pasar tradisional,” tutupnya. (Red)