More

    Developer Perumahan Kembang Harum 2 Tidak Tepati Janji, Warga Tanam Pohon Pisang dan Akan Layangkan Surat

    Aksi protes warga terhadap Developer Perum Kembang Harum 2 Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten.
    Aksi protes warga terhadap Developer Perum Kembang Harum 2 Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten.

    LEBAK, beritajuang.com– Awal tahun 2021 menjadi sebuah ingatan dibenak masyarakat warga Perumahan Kembang Harum 2, Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak. Pasalnya janji manis yang telah diucapkan oleh pihak developer dalam menuntaskan pembangunan jalan Perumahan di Akhir Tahun 2020 ternyata tidak ditepati. Kekecewaan itu terlihat dari ruas jalan utama Perumahan Kembang Harum 2 ditanami pohon pisang di pinggir jalan, pada Jum’at (01/01/2021).

    Ali, salah satu warga Kembang Harum 2 merasa kecewa terhadap ruas jalan utama perumahan yang janjinya akan dituntaskan di akhir tahun 2020 namun saat ini belum ditepati.

    “Warga perumahan Kembang Harum 2 tanami pisang dengan tulisan Teu Boga Developer, Kabur!!! Itu artinya sebagai bentuk protes keras teradap janji manis yang telah diucapkan oleh pihak Developer Perumahan Kembang Harum 2,” ungkapnya.

    Ia juga menyampaikan bahwa beberapa kali warga sudah melayangkan protes baik secara tertulis maupun lisan namun hasil yang telah dilakukan selalu tidak berbuah dengan baik.

    “Kata-kata protes warga terhadap janji manis developer tidak pernah didengar, aksi tanam pohon pisang juga tak dilihat. Surat Rukun Warga Nomor 02/RW-08/Kemrum2/XI/2019 tentang fasilitas umum, dan surat balasan dari pihak pengembangan dengan nomor surat 032/DHN/LGL.SRG/XI/2019 tidak ada Kesepakatan yang mengindahkan,” geramnya.

    “Tetapi kami akan terus menyuarakan perjuangan ini agar pihak Developer menepati janji dan merealisasikan pembangunan ruas jalan utama,” lanjut Ali dengan nada Tegas.

    Purwanto, Ketua RW 08 membenarkan bahwa warganya akan melakukan gerakan tandatangan dan akan melayangkan surat Protes prihal kejelasan akses jalan utama dan Mushola.

    “Benar, permintaan warga Perumahan Kembang Harum 2 akan melakukan protes dengan akan melayangkan surat nomor surat: 09/ Kemrum-RW 08/XII/2020 prihal kejelasan akses jalan utama dan mushola yang ditujukan kepada Pimpinan Pengembang Perum Kembang Harum 2,” jelasnya.

    Surat Nomor 09/Kemrum- RW 08/ XII/ 2020 tentang prihal Kejelasan Akses Jalan Utama dan Mushola.
    Surat Nomor 09/Kemrum- RW 08/ XII/ 2020 tentang prihal Kejelasan Akses Jalan Utama dan Mushola.

    “Menindaklanjuti surat Rukun Warga Nomor 02/RW-08/Kemrum2/XI/2019 tentang fasilitas umum, dan surat balasan dari pihak pengembangan dengan nomor surat 032/DHN/LGL.SRG/XI/2019. Mengingat sudah satu tahun janji yang telah diucapkan belum direalisasikan dan di indahkan,” lanjutnya.

    Purwanto menegaskan bahwa Warga Kembang Harum 2 sudah sangat kecewa dengan janji manis yang telah dilakukan pihak developer.

    “Tolong pihak developer jangan Membohongi dan jangan Mengingkari pernyataan yang telah diucap. Kami berharap tolong segera realisasikan pembangunan ruas jalan utama,” harapnya.

    “Kami juga akan melayangkan surat teguran yang berisi kesepakatan akan Mempertimbangkan Tidak Akan Bayar Cicilan Rumah,” Tutupnya. (MIR)

    Refleksi Akhir Tahun 2020, Komunitas Juang Lebak Salurkan APD Covid-19

    Pemberian APD dari Rumah Aspirasi MHJB yang disalurkan oleh Komunitas Juang Lebak.
    Pemberian APD dari Rumah Aspirasi MHJB yang disalurkan oleh Komunitas Juang Lebak.

    LEBAK, beritajuang.com– Penyebaran Covid-19 di Lebak masih banyak dan selalu menunjukan data kenaikan. Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak mengupdate data terbaru pada Kamis (31/12) bahwa Kontak Erat 4496, Suspek 1142, dan Konfirmasi 797.

    Melihat data yang terus naik dan perkembangan Covid yang belum usai di Kabupaten Lebak ini. Komunitas Juang Lebak dan Rumah Aspirasi MHJB ikut bergerak untuk membantu masyarakat yang ada di Kabupaten Lebak.

    Eman, Komunitas Juang Malingping menyampaikan bahwa diakhir tahun 2020 kami kepengurusan Komunitas Juang ikut membagikan mesin Automatic Sprayer (mesin penyemprotan), disinfektan, masker, handsanitizer, dan vitamin C.

    “Kami bergerak untuk membantu masyarakat agar bisa meminimalisir penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Malingping,” ucapnya.

    Mendengarkan aspirasi masyarakat dalam mencari solusi untuk bergotong-royong dalam meminimalisir penyebaran Covid-19.
    Mendengarkan aspirasi masyarakat dalam mencari solusi untuk bergotong-royong dalam meminimalisir penyebaran Covid-19.

    Mohamad Iyos Rosyid, Ketua Komunitas Juang Lebak menjelaskan bahwa adanya sinergitas antara Rumah Aspirasi Moch Hasbi Jayabaya (MHJB) sebagai bentuk kolaborasi dalam membantu masyarakat meminimalisir penyebaran Covid-19.

    “Akhir Tahun 2020 ini, kami bergerak sebagai bentuk refleksi dalam berbagi dengan masyarakat untuk bersama-sama meminimalisir peningkatan Covid-19 di wilayah Kabupaten Lebak,” ungkapnya.

    “Pemberian bantuan yang disalurkan oleh Komunitas Juang Lebak tersebar di empat Kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Lebak,” ucapnya.

    Pemberian APH dari Rumah Aspirasi MHJB yang disalurkan oleh Komunitas Juang Lebak.
    Pemberian APH dari Rumah Aspirasi MHJB yang disalurkan oleh Komunitas Juang Lebak.

    Terpisah, Moch Hasbi Jayabaya mengajak agar masyarakat Kabupaten Lebak untuk mematuhi Protokol Kesehatan dengan melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

    “Untuk mengurangi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Lebak ini, kita harus patuh dan disiplin dalam melakukan penerapan protokol Kesehatan ini. Banttuan yang diberikan semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat Lebak, khususnya untuk memutus rantai penularan covid19 tutupnya. (RUS)

    Gandeng Jajaran Polres, Petugas WBP Lapas Rangkasbitung di Test Urine

    Gandeng Jajaran Polres, Petugas WBP Lapas Rangkasbitung di Test Urine.
    Gandeng Jajaran Polres, Petugas WBP Lapas Rangkasbitung di Test Urine.

    LEBAK, beritajuang.com – Menyongsong tahun 2021 agar lebih PASTI sesuai dengan Tema Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Rangkasbitung melakukan langkah kongkrit dengan menggelar tes urine kepada petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang berlangsung di Lapangan Serbaguna, pada Rabu (30/12/2020).

    Kegiatan Pemeriksaan Test Urine ini terselenggara atas kerjasama dengan Kepolisian Resort Lebak dan Polsek Kota Rangkasbitung. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Satuan narkoba Polres Lebak dan Kapolsek Kota Rangkasbitung beserta jajaran.

    Dalam rilisnya, Kalapas Kelas III Rangkasbitung, Budi Ruswanto menyampaikan menyongsong tahun 2021 kita ingin pastikan bahwa jajaranya bersih dari Narkoba, perang terhadap narkoba harus terus digelorakan, Lapas Kelas III Rangkasbitung harus bersih dari Narkoba, Zero narkoba dan Zero Problem.

    Petugas WBP Lapas Rangkasbitung di Test Urine pada Rabu (30/12/2020).
    Petugas WBP Lapas Rangkasbitung di Test Urine pada Rabu (30/12/2020).

    “Sebagai tindak lanjut perintah pimpinan, hari ini petugas dan WBP kita lakukan test urine sebagai upaya deteksi dini, alhamdulillah hasilnya seluruhnya Negatif, kita harus pertahankan, kita lakukan upaya-upaya P4GN demi satu tujuan yaitu Lapas tetap Zero Narkoba,” ucapnya.

    “Saya akan tindak tegas siapapun yang terlibat dan bermain dengan narkoba, akan saya tindak tegas dan proses hukum sesuai aturan yang berlaku” Tegas Budi Kalapas asal Cimahi ini.

    Senada dengan Kalapas, Kasat Reskoba Polres Lebak Iptu Ilman Robiana menuturkan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya pencegahan penggunaan narkoba bagi petugas Lapas dan WBP.

    “Prinsipnya kita bersinergi dengan baik dengan Kalapas dan jajaran, kita tidak ingin ada peredaran disini (lapas) karena diluar sana banyak berita miring masih ada orang didalam juga masih tersangkut jaringan narkoba, alhamdulillah di Lapas Rangkasbitung itu hal-hal negative itu tidak ada, dan harus tetap zero sampai kapanpun karena kolaborasi kita komitmen untuk perang terhadap narkoba,” terang Kasat Narkoba.

    Sementara Kapolsekta Rangkasbitung, Malik Ibrahim menyampaikan bahwa dengan sinergi antara lapas dan kepolisian insyallah lingkungan Lapas dan Kabupaten Lebak (Rangkasbitung) sendiri akan aman dari gangguan keamanan dan ketertiban.

    “Alhamdulillah tadi hasilnya negative, pelaksanaan aman dan lancar, ini sinergi yang baik antar lembaga penegak hukum, kita harus terus melakukan pencegahan dan penegakan hukum, perang terhadap narkoba, karena narkoba bisa mengganggu keamanan dan ketertiban, dan kita pastikan akan menindaksemua yang terlibat,”tutupnya. (Red)

    Putra Kecamatan Sobang, Miftahudin Raih Piala Duta Koperasi Madya Lebak 2020

    Miftahudin, Mahasiswa Sastra Inggris Asal Kecamatan Sobang Berhasil Membawa Pulang Piala Duta Koperasi Madya Kabupaten Lebak 2020, pada Selasa (29/12/2020).
    Miftahudin, Mahasiswa Sastra Inggris Asal Kecamatan Sobang Berhasil Membawa Pulang Piala Duta Koperasi Madya Kabupaten Lebak 2020, pada Selasa (29/12/2020).

    LEBAK, beritajuang.com– Setelah melalui proses audisi, 19 Finalis Duta Koperasi Kabupaten Lebak yang berasal dari berbagai Kecamatan telah mengikuti Grand Final Duta Koperasi Kabupaten Lebak yang diselenggarakan pada Sabtu, (26/12) di Aula Multatuli Kabupaten Lebak yang disiarkan dalam Channel YouTube Duta Koperasi Official.

    Miftahudin, Mahasiswa Sastra Inggris sebagai salahsatu finalis yang mewakili Kecamatan Sobang berhasil membawa pulang piala Duta Koperasi Madya 2020 dalam Penganugrahan Grand Final Pemilihan Duta Koperasi Kabupaten Lebak, pada Selasa (29/12/2020).

    Ia mengucapkan rasa syukur atas hasil yang diperolehnya ini. Keberhasilan yang ia capai tentunya dari dukungan kedua orang tua, para guru, masyarakat Kecamatan Sobang, para guru, dan para orang-orang yang selalu memberikan support kepada nya.

    “Keberhasilan ini bukanlah akhir dari perjuangan untuk memajukan UMKM dan Koperasi yang ada di Kabupaten Lebak, akan tetapi ini adalah awalan untuk terus maju dan berkarya untuk lebih giat lagi sebagai generasi muda dalam mempromosikan dan memajukan daya saing agar terus meningkat di tahun 2021,” ucapnya.

    “Saya akan bekerja lebih giat dan terus berperan aktif baik secara langsung maupun dengan menggunakan media sosial agar dunia Koperasi dan UMKM lebih maju lagi,” lanjutnya.

    Miftahudin, Mahasiswa Sastra Inggris Asal Kecamatan Sobang Berhasil Membawa Pulang Piala Duta Koperasi Madya Kabupaten Lebak 2020, pada Selasa (29/12/2020).
    Miftahudin, Mahasiswa Sastra Inggris Asal Kecamatan Sobang Berhasil Membawa Pulang Piala Duta Koperasi Madya Kabupaten Lebak 2020, pada Selasa (29/12/2020).

    Nantinya Duta Koperasi Kabupaten Lebak Tahun 2020 ini bertugas sebagai Promotor untuk meningkatkan potensi generasi muda dalam mempromosikan Koperasi dan UMKM yang berbasis lokal serta berdaya saing Nasional di Tahun 2021.

    Ketua Paguyuban Duta Koperasi Lebak, Zeki Ruswandi mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Lebak, Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Lebak dan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak atas segala dukungan dan arahan terlaksananya acara ini.

    “Acara yang berlangsung ini untuk mengajak generasi muda agar berperan aktif dalam mendongkrak kemajuan perekonomian di Kabupaten Lebak ini. Semoga kita semua bisa melewati masa Pandemi Covid-19, dan di Tahun 2021 pertumbuhan ekonomi di sektor Koperasi dan UMKM tumbuh dengan baik,” harapnya. (MIR)

    Jelang Malam Pergantian Tahun, Wakapolda Banten Tinjau Kesiapan Ops Lilin Kalimaya Polres Lebak

    Jelang Malam Pergantian Tahun, Wakapolda Banten Tinjau Kesiapan Ops Lilin Kalimaya Polres Lebak
    Jelang Malam Pergantian Tahun, Wakapolda Banten Tinjau Kesiapan Ops Lilin Kalimaya Polres Lebak

     

    LEBAK, beritajuang.com – Polres Lebak Polda Banten menerima kunjungan Waka Polda Banten dalam rangka pengecekan pelaksanaan Ops Lilin Kalimaya tahun 2020 di wilayah hukum Polres Lebak.(Selasa,29/12/220)

       Jelang Malam Pergantian Tahun, Wakapolda Banten Tinjau Kesiapan Ops Lilin Kalimaya Polres Lebak

    Jelang Malam Pergantian Tahun, Wakapolda Banten Tinjau Kesiapan Ops Lilin Kalimaya Polres Lebak

    Dalam Kunjungan tersebut Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatari,MH didampingi Irwasda Polda Banten Kombes Pol Ady Soeseno S.I.K, MH. dan Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Rudy Purnomo S.I.K, M.H. mengecek Posyan Mandala,Pospam Gereja Santa Maria Tak Bernoda, Posyan Alun-alun Rangkasbitung dan dilanjutkan ke Pemda Kabupaten Lebak.

    Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatari,MH mengatakan
    “Saya didampingi Irwasda dan Dir Lantas Polda Banten berkunjung Ke Lebak dalam rangka Pengecekan berkaitan masih berlangsungnya Pelaksanaan Ops Lilin Kalimaya 2020” ujar Brigjen Ery

    “Dalam pengecekan kesiapan rekan-rekan yang jaga di posyan dan Pospam Ops Lilin Kalimaya 2020,Saya dengan didampingi Wakil Bupati Lebak H. Ade Sumardi SE. M. Si, Dandim 0603 Lebak Letkol Inf Nurwahyudi SE. M.I. Pol. dan Kapolres Lebak AKBP Ade Mulyana,SIK. dan saya liat mereka siap”jelas Wakapolda Banten

    “Saya tadi sudah mendengar penjelasan dari rekan-rekan yang disini apa saja kerawanan – kerawanan yang ada dan langkah apa saja yang sudah dilakukan untuk mengantisipasinya”lanjutnya

    “Saya menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Lebak yang saya cintai dan saya banggakan, Agar pada malam tahun baru dirumah saja, tidak usah merayakan pesta kembang api, arak-arakan, karena masa pandemi covid-19 masih berlangsung” imbau Wakapolda Banten

    Sementara itu Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Ade Mulyana,SIK menerangkan, kunjungan dari Wakapolda Banten untuk mengecek Pelaksanaan dalam mengamankan peringatan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021.

    “Pak Wakapolda , Pak Irwasda dan Pak Dir Lantas ingin memastikan Polres jajaran Polda Banten dalam hal ini siap dalam melaksanakan Operasi Lilin Kalimaya, terutama persiapan pengamanan malam tahun baru yang dimasa pandemi ini, masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan dengan menjauhi kerumunan dengan tidak mengadakan pesta kembang api dan arak-arakan guna memutus mata rantai covid-19” ujar AKBP Ade Mulyana,SIK.(RED)

    Menteri PAN-RB Mengesahkan Program Reformasi Birokrasi BPKN RI 2020-2024

    Menteri PAN-RB Mengesahkan Program Reformasi Birokrasi BPKN RI 2020-2024.
    Menteri PAN-RB Mengesahkan Program Reformasi Birokrasi BPKN RI 2020-2024.

    JAKARTA, beritajuang.com– Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN RI) menerima kunjungan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemen PAN RB) dalam rangka acara pengesahan Program Reformasi Birokrasi BPKN RI periode 2020 – 2024 di Graha BPKN, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (29/12/2020).

    Hadir dalam acara tersebut Rizal E. Halim, Ketua BPKN RI dan Dwi Wahyu Atmaji selaku Sekretaris Kemen PAN-RB mewakili Menteri PAN-RB, dan Para Anggota Komisioner BPKN beserta rekan media yang berlangsung melalui virtual.

    Rizal E Halim menyatakan bahwa BPKN RI akan mendukung penuh program Pemerintah tidak hanya terkait Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional khususnya yang beririsan dengan perlindungan konsumen (Masyarakat) tetapi juga Program Reformasi Birokrasi yang sudah di instruksikan Presiden Joko Widodo. Upaya penguatan Reformasi Birokrasi dan Perlindungan Konsumen secara nasional merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari komitmen Pemerintah untuk menciptakan iklim ekonomi yang kondusif dan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas di tengah pandemi ini.

    Pengesahan Program Reformasi Birokrasi BPKN RI periode 2020 – 2024 merupakan bentuk komitmen BPKN RI dalam melakukan transformasi organisasi tidak hanya struktural tetapi juga kultural. Menteri PANRB, Tjahjo Kumolo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif BPKN RI yang secara pro-aktif merencanakan Program Reformasi Birokrasi. Inisiatif ini membuktikan kepada publik bahwa aparatur yang menangani perlindungan konsumen merupakan bagian dari arus perubahan birokrasi untuk menjadi lebih baik, hal ini menunjukan bahwa perubahan tersebut terjadi dari hulu ke hilir. Tujuan akhir dari Reformasi Birokrasi ini adalah untuk memberikan layanan prima bagi masyarakat.

    Sejalan dengan hal tersebut, Sekretaris KemenPANRB Dwi Wahyu Atmaji menyampaikan sambutan Menteri PANRB yang diawali pembahasan, bahwa Visi Misi Indonesia Maju dalam 5 (lima) prioritas kerja pemerintah (2019-2024), yaitu pembangunan SDM, pembangunan infrastruktur, simplifikasi regulasi, penyederhanaan birokrasi, dan transformasi ekonomi.

    “Kelima prioritas kerja (2020-2024) ini menjadi acuan bagi penyelenggara pemerintahan dalam mengoperasikan birokrasi untuk mencapai pembangunan nasional,” ujar Dwi.

    Lebih lanjut, Rizal E Halim menambahkan bahwa program Reformasi Birokrasi BPKN RI merupakan langkah awal dalam transformasi organisasi menuju organisasi modern yang lincah, efisien, berdaya guna dan yang terpenting dapat memberikan layanan secara maksimal kepada seluruh lapisan masyarakat.

    Rizal juga berharap KemenPANRB mendukung dan memberi atensi terhadap penguatan organisasi BPKN RI demi mewujudkan Nawa Cita Presiden Joko Widodo dalam memberikan jaminan perlindungan kepada seluruh masyarakat menuju Indonesia Maju. (RED)

    Aksi Heroik Anggota Satlantas Polres Lebak, Saat Hujan Bantu Dorong Mobil Warga Mogok

    Aksi Heroik Anggota Satlantas Polres Lebak, Saat Hujan Bantu Dorong Mobil Warga Mogok
    Aksi Heroik Anggota Satlantas Polres Lebak, Saat Hujan Bantu Dorong Mobil Warga Mogok

    LEBAK, beritajuang.com – Ditengah Hujan Rintik-rintik dengan Sigap dan Jiwa semangatnya Brigadir Ahmad Zamzami, Anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Negara Republik Indonesia Resort (Polres) Lebak Polda Banten membantu mendorong Angkutan Umum yang Mogok, tepatnya di Jalan Raya Hardiwinangun Pos Gatur Lampu Merah, Pada Senin (28/12/2020).

    Aksi heroik ini dilakukan anggota Satlantas Polres Lebak membantu mendorong mobil mogok tepat dilampu merah,kali ini aksi heroik anggota Satlantas Polres Lebak mengundang decak kagum, kondisi hujan dengan spontan begitu melihat masyarakat yang kesulitan,langsung berlari membantu.

    Alangkah patut kita apresiasi, karena ini
    profesional, modern, dan terpercaya, atau kita biasa menyebutnya polisi yang promoter,yang mana Brigadir AHMAD ZAMZAMI telah dengan sigap membantu warga yang tengah mengalami kesusahan ditengah jalan, terlebih angkutan umum tersebut mogok tepat dilampu merah.

    Bermula anggota Satlantas polres lebak yang satu ini enggan diwawancarai oleh awak media atas aksi heroiknya, karena menurutnya hal ini adalah tugas pokok sebagai anggota polisi.

    “Saya melakukan ini karena sudah bagian dari tugas dan kewajiban dalam pekerjaan saya. Tentunya saya harus mengayomi dan melindungi masyarakat yang ada di Kabupaten Lebak,”ujarnya Brigadir Ahmad Zamzami kepada media.

    “Iya, saya bantu dorong angkutan umum itu sekitar puluhan meter hingga melewati lampu merah dan menepi agar tidak mengganggu Pengendara yang lain nya. Karena saya tanpa pikir panjang dan secara spontan langsung lari bantu mendorong dan memastikan mesin mobil itu dapat kembali hidup, dan bisa melanjutkan perjalanan,” jelasnya.

    Terpisah, Menurut Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Lebak, Ajun Komisaris Polisi (AKP) AKP Try Wilarno, S.IK saat dihubungi media melalui pesan singkatnya membenarkan tentang aksi yang dilakukan ole anggotanya.

    “Itu adalah tekad dan pengabdian terbaik yang dilakukan oleh anggota saya, dan saya apresiasi itu. Dengan kesigapan anggota Satlantas Polres Lebak membantu mendorong mobil angkutan umum yang mogok tersebut.

    Di akhir, AKP Tri mengajak kepada seluruh anggotanya, selain fokus pada tugasnya, disaat ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, anggota Satlantas juga harus memberikan rasa mengayomi dan melindungi masyarakat yang ada di Kabupaten Lebak.

    “Apa yang dilakukan anggota Satlantas Polres Lebak di atas, adalah bagian dari pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya. (Red)

    Musyawarah Desa Nangerang Bahas Rancangan Anggaran 2021, ini Harapan Masyarakat

    Dadun Sekdes Nangerang saat memberikan pemaparan di depan masyarakat saat Musdes APBDes, pada Senin (28/12/2020).
    Dadun Sekdes Nangerang saat memberikan pemaparan di depan masyarakat saat Musdes APBDes, pada Senin (28/12/2020).

    LEBAK, beritajuang.com– Pemerintah Desa Nangerang di akhir tahun membahas Musyawarah Desa dengan pembahasan dan uji publik rancangan anggaran pendapatan dan belanja desa Tahun 2021. Acara berlangsung di Aula Kantor Desa Nangerang, Kecamatan Cirinteun, Pada Senin (28/12/2020).

    Hadir dalam acara tersebut Pihak Kecamatan Cirinteun, Tokoh Masyarakat, Lembaga Desa, RT/ RW, dan Para Kiyai Desa.

    Dadun, Sekdes Nangerang menjelaskan bahwa adanya musyawarah desa ini untuk menyerap aspirasi masyarakat Desa Nangerang dalam keterlibatan untuk membangun desa.

    “Desa Nangerang ini milik kita semua warga masyarakat desa. Keterlibatan dalam pembangunan sangat diperlukan untuk kemajuan desa. Kami mengharapkan ide-ide dan gagasan dari para tokoh, masyarakat, para Kyai, dan mahasiswa untuk berperan aktif memberikan masukan yang konstruktif untuk kemajuan Desa Nangerang,” ucap Dadun.

    Ia juga mengajak agar masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan gotong royong dalam pembangunan desa.

    “Alhamdulillah, hadirnya dana Desa baik dari Pusat, Provinsi, dan Kabupaten membawa dampak positif untuk kemajuan desa. Namun, dibalik semua itu peran gotong royong dalam membangun desa wajib selalu kita tingkatkan,” jelasnya.

    Musdes Desa Nangerang, Kecamatan Cirinteun, Kabupaten Lebak pada Senin (28/12/2020).
    Musdes Desa Nangerang, Kecamatan Cirinteun, Kabupaten Lebak pada Senin (28/12/2020).

    Sardi, masyarakat Desa Nangerang sangat bangga bahwa nilai-nilai demokrasi dan pengamalan Pancasila sangat diterapkan dengan baik.

    “Penerapan Pancasila itu tercermin dari pengamalan nilai-nilai musyawarah untuk mencapai mupakat dalam menyusun anggaran APBDes Tahun 2021. Nantinya anggaran tersebut menjadi sebuah kebijakan yang dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Desa Nangerang,” harapnya.

    “Hasil musyawarah yang telah dibahas secara bersama-sama dengan melibatkan masyarakat yang ada di desa harus dipublikasikan sebagai transparansi apa yang telah dilakukan oleh pemerintah Desa Nangerang di tahun 2020 ini,” lanjutnya.

    Ia juga berharap semoga Desa Nangerang di tahun 2021 lebih maju lagi, baik di bidang pertanian, infrastruktur, dan pembangunan.

    “Kami berharap untuk bidang pertanian semoga pupuk subsidi dimudahkan dalam penyalurannya, dan semoga Covid-19 segera berlalu di wilayah Kabupaten Lebak khususnya,” pungkasnya.

    Kegiatan ini dalam proses kegiatan nya menerapkan protokol Kesehatan. Itu terlihat dari pantauan awak media bahwa di lokasi ada tempat cuci tangan, hand sanitizer, masker, dan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan Desa Nangerang. (RUS)

    Desa Hegarmanah Gelar Penyuluhan Hukum dari Yayasan LBH Rumah Perjuangan Bersama

    Asep Mulyana, Kepala Desa Hegarmanah dan Nasrulloh selaku Lawyers dari Yayasan LBH Rumah Perjuangan Bersama, pada Minggu (27/12/2020).
    Asep Mulyana, Kepala Desa Hegarmanah dan Nasrulloh selaku Lawyers dari Yayasan LBH Rumah Perjuangan Bersama, pada Minggu (27/12/2020).

    LEBAK, beritajuang.com– Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rumah Perjuangan Bersama bekerjasama dengan Pemerintahan Desa Hegarmanah gelar Penyuluhan Hukum Gratis, bertempat di Aula Kantor Balai Desa Hegarmanah pada Minggu (27/12/2020).

    Asep Mulyana, Kepala Desa Hegarmanah menyampaikan bahwa penyuluhan hukum sangat penting dipahami oleh masyarakat. Tujuannya agar masyarakat Hegarmanah dapat memahami isi dan prinsip-prinsip hukum.

    “Dengan kita memahami Hukum Negara, artinya kita belajar bersama-sama untuk lebih memahami substansi hukum. Intinya jangan sampai kita di bodohi dan jangan sampai masyarakat kita awam tentang hukum,” ucapnya.

    Tema yang diangkat dalam penyuluhan hukum ini adalah tentang implementasi Undang-undang Bantuan Hukum Nomor 16 Tahun 2011.

    Nasrulloh, selaku lawyer dari Yayasan LBH Rumah Perjuangan Bersama menjelaskan bahwa UUD 1945 pasal 28 d yaitu setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum.

    Masyarakat dengan protokol Kesehatan yang ketat antusias memahami penyuluhan hukum gratis, pada Minggu (27/12/2020).
    Masyarakat dengan protokol Kesehatan yang ketat antusias memahami penyuluhan hukum gratis, pada Minggu (27/12/2020).

    “UU Nomor 16 Tahun 2011 Tentang Bantuan Hukum Pasal 1 (satu) ayat 1 (satu), bantuan hukum adalah jasa hukum yang diberikan oleh pemberi bantuan hukum secara cuma-cuma kepada penerima bantuan hukum,” jelasnya.

    Nasrulloh, menambahkan bahwa jenis bantuan hukum (ligitasi dan non litigasi) dalam perkara pidana atau perdata. Ligitasi adalah proses penanganan perkara hukum yang dilakukan melalui jalur pengadilan untuk menyelesaikannya. Sedangkan nonlitigasi adalah proses penanganan perkara hukum yang dilakukan di luar jalur pengadilan untuk menyelesaikannya.

    “Kepada masyarakat Hegarmanah yang ingin meminta bantuan hukum secara gratis, atau konsultasi hukum gratis caranya sangat mudah langsung hubungi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Rumah Perjuangan Bersama,” tutupnya. (MIR)

    LSM Abdi Gema Perak Baksel Minta APH Tindak Tegas Pencemaran Sungai Ciwaru

    Sungai Ciwaru, Bayah, yang terduga tercemar.
    Sungai Ciwaru, Bayah, yang terduga tercemar.

    LEBAK, beritajuang.com– Diduga akibat rendaman lumpur yang mengandung emas dengan sistim rendaman yang berada di bantaran Muara Kali Ciwaru, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah telah menimbulkan dampak ke biota dan ternak warga mati. Hal tersebut di katakan Koordinator Lebak Selatan LSM Abdi Gema Perak Didin Muztahidin Kepada wartawan, Minggu (28/12/2020).

    Didin menyebut, ada sebagian kerbau peliharaan milik warga dan ikan yang ada di sungai yang mati itu di sebabkan minum air di Ciwaru yang diduga sudah tercampur limbah pengolahan lumpur emas yang di duga kuat menggunakan bahan kimia seperti sianida, soda api, dan kapur.

    “Ikan-ikan sering pada mati di Muara Kali Ciwaru termasuk 4 ekor kerbau yang mati akibat minum air di Muara kali Ciwaru yang di duga terkontaminasi oleh zat kimia sianida, buangan limbah dari pengolahan lumpur emas yang di buang di pinggir kali Ciwaru,” ungkap Didin.

    Baca Juga: Masalah dan Solusi Petani dalam Hadapi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi di Indonesia

    Didin meminta kepada pemilik pengolahan lumpur emas dengan sistim rendam untuk tidak sembarangan membuang limbahnya, karena zat kimia tersebut sistemik, artinya dapat berbahaya, dengan sistim kontak langsung dan tidak langsung.

    Selain itu Didin juga berharap kepada Muspika Kecamatan Bayah dan Aparat Penegak Hukum (APH) wilayah Bayah agar melakukan tindakan tegas kepada pengusaha pengolahan lumpur emas yang tidak mengindahkan lingkungan .

    “Saya juga sudah berusaha mengkonfirmasi pemilik pengolahan lumpur emas, sang pemilik sedang tidak ada di tempat, karena sedang tugas di kantor Kecamatan Cilograng,” tutup Didin. (Red)

    Masalah dan Solusi Petani dalam Hadapi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi di Indonesia

    Moamad Iyos Rosyid, Mahasiswa Pascasarjana MAP, UNTIRTA.
    Moamad Iyos Rosyid, Mahasiswa Pascasarjana MAP, UNTIRTA.

    Oleh:
    Mohamad Iyos Rosyid

    (Mahasiswa Semester 3 Magister Administrasi Publik, UNTIRTA)
    Dosen: Dr. Ipah Ema Jumiati, M.Si.

    Pupuk merupakan faktor produksi yang sangat penting dalam sektor pertanian di Indonesia. Seperti yang kita ketahui, Indonesia merupakan salah satu negara dengan sektor pertanian terbesar saat ini. Pemerintah Indonesia mengeluarkan berbagai kebijakan dalam rangka meningkatkan sektor pertanian, khususnya di sektor pertanian padi, jagung, dan Kedelai. Hal yang dilakukan oleh pemerintah seperti penggunaan varietas unggulan, menerapkan teknologi dalam pertanian, pemberian subsidi, dan lain sebagainya. Namun, tetap saja masih banyak ditemukan permasalahan-permasalahan yang terjadi di lapangan.

    Permasalahan-permasalahan yang sering terjadi adalah kelangkaan pupuk bersubsidi pada awal musim penanaman. Sehingga, hal ini dapat menyebabkan rendahnya hasil pertanian di Indonesia. Lemahnya aliran informasi pada aspek pendataan, penganggaran dan distribusi, seringkali menjadi faktor penyebab langkanya pupuk di Indonesia. Tentunya, hal ini merupakan tantangan bagi pemerintah Indonesia, khususnya PT. Pupuk Indonesia (Persero) untuk segera mengatasi masalah kelangkaan pupuk bersubsidi. Permasalahan tersebut apabila tidak segera diatasi, akan membuat sektor pertanian tidak menarik lagi bagi petani, sehingga dampak yang paling besar dirasakan adalah terganggunya stabilitas ketahanan pangan nasional.

    Saat ini tahun 2020, permasalahan kelangkaan pupuk bersubsidi kembali terjadi di Indonesia. Para petani di sejumlah daerah mengeluhkan kelangkaan pupuk subsidi. Tak hanya itu, pupuk non-subsidi pun mulai sulit ditemukan di pasaran karena banyak petani berebutan membeli pupuk. Kelangkaan pupuk ini mengharuskan petani mengalami keterlambatan dalam memberikan pupuk tidak tepat pada waktunya.

    Pemerintah melalui Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), Sarwo Edhy, menyampaikan hal yang menyebabkan pupuk subsidi langka karena ada pengurangan anggaran pengadaan pupuk subsidi dibanding tahun sebelumnya. Penyebabnya adalah pada tahun 2019, sektor pertanian totalnya mendapatkan (alokasi) 8,8 juta ton. Sementara tahun 2020 ini, hanya dialokasikan 7,9 juta ton. Menurut Sarwo, Kementan sudah mengusulkan alokasi pupuk di tahun 2020 sebesar 9,1 juta ton. Namun, usulan tersebut tak dipenuhi, sehingga tahun ini anggaran pengadaan pupuk hanya cukup untuk 7,9 juta ton untuk BUMN pupuk, PT Pupuk Indonesia (Persero). (Kompas.com)

    Kepala Komunikasi Korporat PT. Pupuk Indonesia (Persero) Wijaya Laksana, Stok pupuk tercatat mencapai 1,78 juta ton untuk pupuk bersubsidi dan 873.336 ton pupuk non subsidi. Jumlah tersebut merupakan stok mulai dari lini 1 hingga Lini 4 atau di level distributor. Dia merinci, para produsen pupuk yang terdiri dari PT Pupuk Kaltim, PT. Petrokimia Gresik, PT. Pupuk Kujang, PT. Pupuk Iskandar Muda dan PT Pupuk Sriwidjaja telah menyiapkan total stok pupuk bersubsidi yang terdiri dari 955.107 ton Urea. Stok berikutnya antara lain 411.891 ton NPK, 141.372 ton SP-36, 137.721 ton ZA, dan 141.426 ton organik. Angka tersebut melebihi ketentuan stok minimum yang sebesar 273.293 ton. Selain itu, guna mengantisipasi kebutuhan petani yang kekurangan atau kehabisan alokasi, Pupuk Indonesia Group pun menyiapkan stok pupuk non subsidi di kios-kios resmi sebanyak 873.336 ton. (Kompas.com)

    Tentunya, kelangkaan pupuk bersubsidi ini merupakan permasalahan yang harus diselesaikan oleh pemerintah. Karena, mayoritas pekerjaan masyarakat Indonesia adalah petani, dalam sektor pertanian, pupuk merupakan hal yang sangat penting dalam menunjang hasil-hasil pertanian. Jadi, petani berharap pemerintah segera mengatasi permasalahan kelangkaan pupuk bersubsidi ini. Oleh karena itu, apabila kelangkaan pupuk ini berlangsung terus menerus, akan mengganggu ketahanan pangan dan pendapatan petani akan menurun.

    Terkait permasalahan diatas, pemerintah perlu memperkuat kebijakan e-RDKK (electronic-Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok tani) untuk mengantisipasi penyaluran pupuk bersubsidi ini supaya tidak diselewengkan oleh penerima pupuk. Petani yang akan menerima pupuk diharuskan untuk memiliki kartu tani yang terintegrasi dengan RDKK.

    Selain itu juga perlu adanya sinergitas yang baik antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan kejadian kelangkaan pupuk bersubsidi ini tidak terjadi lagi. Terkait dilapangan, mantri tani desa selaku pihak yang berkewenangan dalam melakukan validasi dan verifikasi terkait petani, perlu diberikan peran yang optimal. Agar proses pendataan petani sesuai dengan data yang ada dilapangan. Sehingga petani yang sesuai data berhak mendapatkan pupuk bersubsidi. Selain itu juga mantri tani desa harus lebih berperan aktif dalam proses penyaluran pupuk bersubsidi. Hal ini agar terciptanya kesejahteraan dan kedaulatan bagi petani di seluruh Indonesia. (*)

    Wakil Bupati Lebak, DPD HA IPB Banten dan MPMK Lakukan Penanaman 10.000 Pohon di Lahan Kritis

    DPD HA IPB Banten, dan MPMK melakukan penanaman 10.000 pohon di dua lokasi yang berbeda, pada Minggu (20/12/2020).
    DPD HA IPB Banten, dan MPMK melakukan penanaman 10.000 pohon di dua lokasi yang berbeda, pada Minggu (20/12/2020).

    LEBAK, Beritajuang.com– Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (DPD HA IPB) Banten beserta Majelis Permusyawaratan Masyarakat Kasepuhan (MPMK) Kabupaten Lebak lakukan penanaman 10.000 pohon di dua lokasi yaitu hutan Kasepuhan Guradog, Kecamatan Curugbitung dan hutan Kasepuhan Pasireurih, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Pada hari Minggu, (20/12/2020).

    Acara penanaman ini dilakukan secara bersama dengan Wakil Bupati Lebak, Ketua DPD HA IPB Banten, Sekretaris Jenderal dan pengurus lainnya serta segenap masyarakat kasepuhan lainnya. Acara penanaman tersebut dilaksanakan di lahan-lahan kritis pada wilayah kasepuhan Guradog dan Kasepuhan Pasireurih.

    H. Ade Sumardi selaku Wakil Bupati Lebak, menyampaikan apresiasinya kepada DPD HA IPB Banten dan MPMK, yang telah menginisiasi penanaman 10.000 pohon.

    “Hal ini merupakan karya nyata untuk masyarakat Kasepuhan, serta sejalan juga dengan upaya Pemerintah Kabupaten Lebak dalam mitigasi bencana alam terutama banjir, tanah longsor yang banyak terjadi di Kabupaten Lebak pada tahun ini,” tuturnya.

    Wakil Bupati Lebak, DPD HA IPB Banten, dan MPMK melakukan penanaman pohon di Kasepuhan Guradog, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak, pada Minggu (20/12/2020).
    Wakil Bupati Lebak, DPD HA IPB Banten, dan MPMK melakukan penanaman pohon di Kasepuhan Guradog, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak, pada Minggu (20/12/2020).

    Menurut Junaedi Ibnu Jarta, Ketua DPD HA IPB Banten, Penanaman 10.000 pohon yang dilakukan hari ini, ada beberpa bibit pohon yang ditanam secara simbolis dan sisanya akan dibagikan kepada masyarakat Kasepuhan untuk ditanam di wilayah adat komunal masing-masing.

    “Selain ditanam secara simbolis di Kasepuhan Guradog, Kecamatan Curugbitung, pada jam yang sama dan ditempat berbeda, yaitu di Kasepuhan Pasireurih, Kecamatan Sobang, dilakukan juga penanaman pohon yang digerakan oleh Sekretaris Jendral DPD HA IPB Banten yaitu saudara Anda Abdul Hasis,” ungkapnya.

    DPD HA IPB Banten, dan MPMK melakukan penanaman pohon di Kasepuhan Pasir Eurih, pada Minggu (20/12/2020).
    DPD HA IPB Banten, dan MPMK melakukan penanaman pohon di Kasepuhan Pasir Eurih, pada Minggu (20/12/2020).

    Dari lokasi penanaman yang berada di Kasepuhan Pasireurih, Kecamatan Sobang. Saudara Anda Abdul Hasis, Selaku Sekretaris Jenderal DPD HA IPB Banten, menuturkan bahwa Penanaman 10.000 pohon ini merupakan program unggulan DPD HA IPB Banten, dan akan dilakukan secara berkelanjutan.

    “Semoga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara langsung, terutama dalam mencegah terjadi nya bencana alam banjir, tanah longsor di Kabupaten Lebak yang banyak terjadi pada tahun ini,” tutupnya. (RIO)

    Lapas Kelas III Rangkasbitung Gelar Refleksi Akhir Tahun

    Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Rangkasbitung Gelar Refleksi Akhir Tahun.
    Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Rangkasbitung Gelar Refleksi Akhir Tahun.

    LEBAK, beritajuang.com– Menjelang akhir tahun 2020, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Rangkasbitung memanfaatkan sisa waktu yang kurang dari 2 pekan lagi akan berakhir, hal ini diwujudkan melalui kegiatan bertajuk Refleksi Akhir Tahun 2020, dengan tema ‘Evaluasi & Resolusi tahun 2021’ bersama Tokoh Nasional KH. Adrian Mafatihullah Kariem (Kiyai dari Gontor dan Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Latansa Cipanas, Lebak yang berlangsung di Lapangan Serba Guna Rutan Rangkasbitung, Rabu (16/12/2020).

    Kegiatan tampak terasa special dan berlangsung meriah dengan adanya penampilan salah satu grup band papan nama Latansana Band.

    Kegiatan itu sendiri berlangsung lancar dan khidmat, dengan melaksanakan protokol kesehatan disiarkan langsung melalui kanal Youtube Offical Lapas kelas III Rangkasbitung dan Aplikasi zoom dan dibagikan di beberapa tempat yang berbeda dan kepada masyarakat/ keluarga warga Binaan Pemasyarakatan.

    Kepala Lapas Kelas III Rangkasbitung, Budi Ruswanto dalam sambutannya menyampaikan kegiatan refleksi akhir tahun ini sebagai wujud bermuhasabah diri, evaluasi diri dan bertekad menggelorakan semangat bersama kita bisa meraih kinerja PASTI di tahun 2021.

    “Sesuai tema yang diambil dan tujuan refleksi ini, kita semua harus menyatukan langkah meraih Kinerja PASTI, selain itu kita harapakan petugas maupun Warga Binaan Pemasyarakatan, terutama santri (WBP) bermuhasabah atas apa yang dilakukan dan akan diperbuat dimasa yang akan datang, jadikan pelajaran dan hikmah yang bisa dipetik.

    Bahwa saat ini Lapas menjadi momentum kita untuk sama-sama mendekatkan diri dan membekalkan diri, marilah satukan langkah, bangun semangat baru, niat yang baru untuk masa depan dan hidup yang lebih baik lagi di tahun 2021” Pesan Budi kepada semua yang hadir.

    Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Rangkasbitung Gelar Refleksi Akhir Tahun.
    Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Rangkasbitung Gelar Refleksi Akhir Tahun.

    Dalam tausiyahnya, Kh. Adrian Mafatihullah Kariem, MA menyampaikan petuahnya

    “Beruntunglah kita semua bahwa masih diberi kesempatan oleh Allah swt untuk bisa terus bertatap muka, sesungguhnya ini adalah tempat istimewa, istimewa karena allah meminta kita untuk banyak belajar disini termasuk kita menyadari mendapat pembinaan intentif, life skill dan spiritual seperti hari ini hanya disini untuk apa, untuk kita sadar bahwa kita sedang diberikan kesempatan untuk menjadi lebih baik untuk kehidupan nanti” pesan Kh. Adrian kepada seluruh hadirin.

    Sementara salah satu WBP, sebut saja AB menyampaikan bahwa rasa harunya ia dan rekan-rekan bisa merefleksikan dirinya disini.

    “Tak terasa waktu berjalan, kami semakin menyadari Allah swt tidak tidur, begitu adil mencintai kita semua, kita disini dengan beragam persolan tapi kita diberi kesempatan untuk bangkit dan belajar untuk menjadi lebih baik lagi, seperti harapan kalapas dan pa kiayi tadi,” tutup AB. (AH)

    Oknum ASN Diduga Gelapkan Biaya Pengadaan APD Covid 19 dari Dana BOP Kemenag RI Tahap II

    Oknum ASN Diduga sunat Biaya APD Covid 19 dari BOP Kemenag RI Tahap II.
    Oknum ASN Diduga sunat Biaya APD Covid 19 dari BOP Kemenag RI Tahap II.

    LEBAK, beritajuang.com– Sejumlah pimpinan pondok pesantren (Ponpes) di Kecamatan Cimarga, mengaku resah setelah menyerahkan biaya untuk pembelian Alat Pelindung Diri yang diperoleh dari dana Bantuan Operasional Pondok (BOP) tahap kedua dari Kementerian Agama Republik Indonesia kepada salah seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Dinas Pendidikan kecamatan setempat. Pasalnya, anggaran sudah diserahkan. Namun, bentuk fisik APD tersebut tak kunjung datang.

    “Realisasi pembelanjaan APD dari BOP Covid-19 Tahap II ini, kami sudah anggarkan. Bahkan, pembelanjaannya dititipkan kepada RN yang berstatus sebagai ASN di salah satu SDN di Kecamatan Cimarga,” kata Pimpinan Pondok Pesantren Nurud Zulam, Desa Margatirta, Holil saat dihubungi melalui sambungan selulernya di Cimarga, Rabu (16/12/2020).

    Dijelaskannya, proses permohonan pengajuan bantuan hibah BOP tahapan kedua dari Kementrian Agama RI, memang diajukan oleh Pak RN. Sehingga dirinya percaya saat diminta sejumlah uang untuk pembelian fasilitas APD sesuai spesifikasi dan petunjuk teknis atau juknisnya.

    “Kami sudah serahkan uang tunai kepada RN untuk membelanjakan APD yang sesuai dengan spesifikasi juknis. Mengenai nominalnya sama rata,” ujarnya seraya enggan menyebutkan besaran nominal rupiah yang diserahkan kepada oknum tersebut.

    Di sisi lain salah seorang Kepala Madrasah diniyah takmiliyah (MDT) di Desa Margatirta membenarkan jika oknum RN dinilai terlalu berlebihan.

    “Kalau MDT kami hanya diminta Rp. 2 Juta untuk pembuatan laporan saja,” singkat pria yang memiliki gelar Ustadz ini seraya enggan menyebutkan identitasnya.

    Terpisah, RN yang merupakan tenaga pendidik di SDN Marga Tirta II membantah dan menegaskan jika pihaknya tidak mengetahuinya.

    “Ini dari media mana, terus bapak nanya maksudnya membelikan apa dan mengenai anggaran apa. Kemudian, informasi dari siapa itu dan tidak ada itu,” singkat RN di ujung sambungan pesan singkat WhatsAppnya. (Red).

    FKPT Banten Mengikuti Acara Rakornas FKPT Tahun 2020 di Bali dengan Tema Kegiataan Sinergis Mencegah Radikalisasi

    FKPT Banten Hadiri Acara Rakornas FKPT yang diselenggarakan oleh BNPT.
    FKPT Banten Hadiri Acara Rakornas FKPT yang diselenggarakan oleh BNPT.

    BALI, beritajuang.com– Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Banten mengikuti acara acara rakornas yang di selenggarakan Oleh Badan Nasional Penanggualangan Terorisme (BNPT) yang di selenggarakan di Bali, Selasa , 22/12/2020.

    Acara tersebut di dimulai dengan penyampaian hasil penelitian BNPT RI tentang penguatan kebinakaan dan literasi digital dalam upaya menangkal paham radikal terorisme. Hasil penelitian itu secara umum menunjukan tren menurun potensi radikal terorisme di tahun 2020 yang mencapai 14,0%, dibandingkan dengan tahun 2019 dengan angka 98,4%. Hal ini menunjukkan bahwa peran FKPT sangat signifikan dalam upaya pencegahana paham radikal terorisme.

    Dalam acara tersebut Dr.Hj.Andi Intang Dulung selaku Kasubdit pemberdayaan masyarakat menyampaikan dalam laporannya “Rakornas diikuti oleh peserta aktif 32 FKPT se Indonesia dan dua peserta peninjau dari tokoh organisasi masyarakat Provinsi Papua,” tuturnya.

    “Tujuan rakornas FKPT ke -5 yang dilaksanakan pada tgl 15 – 17 Desember 2020 ini adalah mengkoordinasikan dan mengevaluasi kegiatan pelibatan masyarakat dalam mencegah paham radikal terorisme,” sambungnya.

    Sementara itu Deputi I BNPT, Mayjen TNI Hendri Paruhuman Lubis dalam sambutanya menyampaikan dalam sambutan nya bahwa “Paham Radikal terorisme adalah musuh agama dan negara, karena mengatasnamakan agama dan semua perilaku maupun sikapnya itu bertentangan dari nilai-nilai atau prinsip rohmatan lil’alamin maupun nilai-nilai kasih sayang sebagai substansi dari sebuah agama mereka memecah belah agama, menimbulkan pobia terhadap agama,” ucapnya.

    Sementara Kepala Bidang Media Humas dan Hukum FKPT Banten, Sehabudin M.Pd mengatakan bahwa pengaruh media sosial sangat efektif dalam menyebarkan faham radikal dan mengajak agar adanya sinergitas semua dalam pencegahan radikalsime dan terorisme di Banten,

    “Pencegahan faham radikal harus kita cegah secara bersama-sama, itu bisa terwujud dengan sinergisitas semua stakeholders dalam melakukan pencegahan radikalisme dan terorisme di Banten,” tutupnya. (NR)

    Memendam Rasa Demi Sahabat, Zara Leola dan Anneth Ungkap dalam ‘Should I’

    Zara Leola dan Anneth dalam single berjudul ‘Should I’.
    Zara Leola dan Anneth dalam single berjudul ‘Should I’.

    JAKARTA, beritajuang.com– Memiliki kesamaan dengan sahabat tentu terasa menyenangkan. Kalian bisa menikmati segalanya dengan selera yang sama. Namun, bagaimana jika kalian menyukai seseorang yang sama?

    Hal ini yang ingin disampaikan oleh Zara Leola dan Anneth dalam single berjudul ‘Should I’. Menurut Zara dan Anneth,

    “Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang perlahan mulai memiliki rasa pada seseorang tapi tidak sanggup mengucapkan dan hanya bisa memendam perasaan itu. Jadi tentang perasaan suka terhadap seseorang yang sama, dan itu sahabatnya sendiri,” ujar mereka.

    Zara Leola menceritakan tentang project kolaborasi ini, “Aku dan Anneth pengen banget punya lagu yang dinyanyikan berdua. Dari awal bersahabat, we really wanted to make a song and sang it loud terus akhirnya aku bilang ke Anneth dan dia setuju. Ini merupakan single pertamaku yang keluar di tahun 2020,” ujar Zara.

    Zara Leola dan Anneth dalam single berjudul ‘Should I’.
    Zara Leola dan Anneth dalam single berjudul ‘Should I’.

    Anneth menambahkan, “Kita berdua bersahabat, sering jalan dan kolaborasi bareng. Suatu
    hari ada tawaran dari Zara untuk bikin lagu bareng dan aku seneng banget. Akhirnya kita sampaikan ke music label kita masing-masing. Seneng banget akhirnya ide ini bisa direalisasikan,” jelas Anneth.

    Mereka bercerita tentang proses pembuatan lagu ini, “Awalnya kita workshop bareng kak Barsena dan waktu itu ada 2 lagu. Dan pada akhirnya, kita sepakat memilih lagu ini. Disini kak Barsena sebagai vocal director yang membantu dalam menyempurnakan lirik dan menambahkan backing vocal. Untuk proses aransemen lagunya kita dibantu oleh kak Martin (Tintin). Kita bangga bisa bikin karya original hasil keringat sendiri,” ujar mereka.

    “Pesan yang ingin disampaikan dalam lagu ini, We need to see in two different sides of the
    story. Kadang kita harus tahu that love relationships could break friendship dan kita juga nggak harus menyembunyikan perasaan itu. Kalau kalian punya perasaan dengan seseorang, jangan pernah dipendam. Kalian harus berani mengungkapkan itu. Saling menjaga perasaan terutama dengan sahabat kita. Sesakit apapun itu perlu dikomunikasikan, karena pasti ada jalan keluarnya,” tutup mereka.

    Lagu ‘Should I’ dari Zara Leola feat. Anneth dirilis pada tanggal 11 Desember 2020 di seluruh platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, Joox, Langit Musik, Noice dan Resso.

    Untuk official video dapat disaksikan di platform Vidio dan YouTube ‘Musica Studios’ serta
    video karaoke dapat dinikmati bersama dalam waktu dekat di channel YouTube ‘Musica Karaoke. (BW)

    Kwartir Daerah Banten Melaksanakan Program Silaturahmi dan Kunjungan ke Kwarcab Lebak

    Kwarcab Lebak bersama Kwarda Banten tingkatkan koordinasi pada Program Silaturahmi.
    Kwarcab Lebak bersama Kwarda Banten tingkatkan koordinasi pada Program Silaturahmi.

    LEBAK, beritajuang.com– Program Kwartir Daerah Banten mengagendakan rutinitas program silaturahmi dan kunjungan ke Kwarcab yang ada di daerah setiap masa akhir Periode. Pada masa saat ini kunjungan dilakukan di Kwarcab Lebak, pada Rabu (16/12/2020) bertempat Di Kantor Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lebak.

    Kwartir Cabang Lebak beralamat di Jalan Surya Atmaja Balong Sentral Kelurahan Rangkasbitung Barat. Pada program silaturahim dan kunjungan dihadiri langsung oleh Kak Kwarda Banten, H. Mohamad Masduki, M.Si beserta jajaran Pengurus Kwartir Daerah.

    H. Ade Sumardi, S.E, selaku Kak Kwarcab Lebak beserta jajaran Pengurus Kwartir Cabang Lebak menerima kunjungan Kwatir Daerah Banten.

    Dalam kesempatan ini, Kwartir Daerah Banten dan Kwartir Cabang Lebak sangat setuju melaksanakan program silaturahmi dan kunjungan sebagai agenda rutinitas setiap tahun.

    “Harapan terlaksana silaturahmi ini adalah memperat tali silaturahmi antara Kwartir Daerah Banten dengan Kwarcab Lebak. Mengingat Dimasa Pandemi ini, Komunikasi dan Silaturahmi harus terjalin dengan baik,” ucapnya dalam sambutan.

    Kwarcab Lebak bersama Kwarda Banten tingkatkan koordinasi pada Program Silaturahmi.
    Kwarcab Lebak bersama Kwarda Banten tingkatkan koordinasi pada Program Silaturahmi.

    Selain itu, Kak. Kwarcab Lebak membahas terkait bencana alam di Kabupaten Lebak, peran Pramuka sangat penting untuk di masyarakat. Program kerja Kwarcab Lebak mengkhususkan kegiatan penanggulangan bencana, agar suatu hari nanti Pramuka siap dalam segi ilmu maupun praktek dilapangan.

    Dalam sambutan Kak Kwarda Banten, Beliau mengatakan program utama dalam silaturahmi dan kunjungan ini adalah program yang harus rutin dilaksanakan agar aspirasi-aspirasi dari Kwarcab-Kwarcab, khususnya Kwarcab Lebak.

    “Kami dari Kwarda Banten berterima kasih kepada Kak Kwarcab Lebak beserta jajaran Pengurus yang tetap Konsisten dalam melaksanakan kegiatan maupun kemanusiaan. Kita ketahui bahwa satu tahun ini bencana alam terus berdatangan,” tutur H. Mohamad Masduki.

    Beliau pun mengapresiasi terciptanya buku membina dengan tuntas salah satu pencapaian amat baik, mengingat Kabupaten Lebak belum bisa memberikan kontribusinya dalam menciptakan Pramuka Garuda, padahal sebenarnya skill atau kemampuan maupun lainnya anggota Gerakan Pramuka Lebak sangat Bagus.

    “Mari kita bersama-sama mepererat tali silaturami agar komunikasi Kwarda Banten dengan Kwarcab Lebak tetap tersambung,” tutupnya. (HMS)

    Pimpinan Baznas Banten Dilantik, Ini Susunannya

    Pengurus Baznas Banten dilantik pada Rabu (16/12/2020).
    Pengurus Baznas Banten dilantik pada Rabu (16/12/2020).

    SERANG, beritajuang.com– Gubernur Banten melantik Pimpinan Baznas Periode 2020-2025 yang berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Banten (Rabu,16 Desember 2020). Hadir pada pelantikan tersebut Sekda Provinsi Banten, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Banten, Asda I Bidang Pemerintahan, Karo Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kabag Kesra Sekretariat Daerah Provinsi Banten.

    Rapat pleno dipimpin secara langsung oleh Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan dihadiri oleh Karo Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta Kabag Kesra Setda Pemprov. Banten.

    Dalam rapat pleno pemilihan pimpinan BAZNAS ,terpilih secara aklamasi Prof. Dr. H. E. Syibli Syarjaya, L.M.L., M.M., sebagai Ketua Pimpinan BAZNAS Provinsi Banten 2020-2025, dengan Wakil Ketua dijabat oleh:

    Ace Sumirsa Ali, S.Fil., sebagai Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan Baznas Banten.
    Ace Sumirsa Ali, S.Fil., sebagai Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan Baznas Banten.

    Waka 1 H. Zaenal Abidin Syujai, LC (Bidang Pengumpulan), Waka 2 Drs. Moch. Suhri Utsman, M.M.Pd., (Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan), Waka 3 Ace Sumirsa Ali, S.Fil., (Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan) dan Waka 4 Mulyadi, S.Ag., (Bidang Administrasi, SDM dan Umum).

    Nama Pejabat yang hadir pada Pleno tersebut Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan, Drs. Septo Kalnadi, MM, Karo Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Gunawan Rusminto, AP., M.Si, Kakanwil Kemenag Provinsi Banten dan Kabag Kesra, Drs. H. Toton Suriawinata, M.Si. (SS)

    Generasi 90-an: Melankolia, Upaya Menghadapi Kehilangan Orang–Orang Terdekat

    Visinema Pictures resmi merilis Generasi 90an: Melankolia di bioskop mulai 24 Desember 2020.
    Visinema Pictures resmi merilis Generasi 90an: Melankolia di bioskop mulai 24 Desember 2020.

    JAKARTA, beritajuang.com– Visinema Pictures resmi merilis Generasi 90an: Melankolia di bioskop mulai 24 Desember 2020. Bertempat di Epicentrum XXI, Visinema menggelar pemutaran filmnya di bioskop yang dihadiri oleh rekan media, keluarga dan teman – teman sesama pekerja seni, pada Selasa (15/12/2020).

    Selain dihadiri oleh Angga Dwimas Sasongko selaku produser, Irfan Ramli yang menjadi sutradara, dan Marchella FP sebagai penulis dari Generasi 90an, Ari Irham,Taskya Namya, Aghniny Haque, Jennifer Coppern, dan Wafda Saifan yang menjadi pemain tampak hadir dalam pemutaran tersebut.

    Banyak film yang seharusnya rilis dimasa pandemi ditunda dan akhirnya memilih jalur streaming, tapi Visinema Picture memutuskan Generasi 90-an : Melankolia rilis di bioskop.

    “Sebenarnya kalau mau rilis streaming mudah karena kita punya platfom streaming Bioskop Online, tapi kenapa kita tetap memutuskan tetap rilis di bioskop layar lebar, pertama film industri itu bukan tentang tempat duduk yang sedang temen-temen duduki saat ini atau dinginnya suasana sedang rasakan hari ini. Kita boleh punya infrastruktur yang bagus tapi kalau kita ga punya konten saya rasa penonton ga akan datang ke bioskop,” ujar Angga Produser film ini.

    “Saya harus membuat keputusan sebagai orang yang navigate satu grup maksudnya dalam film ini ada directornya, aktor, partner yang punya IP, investor, editor, ada banyak sekali, kita percaya kalau konten yang dikerjakan untuk sinema harus ada di theatre dan harus ada di cinema, kalau konten yang ditayangkan streaming kita bikin ‘Story of Kale’ itu emang dikerjakan untuk streaming,” jelasnya.

    Visinema Pictures resmi merilis Generasi 90an: Melankolia di bioskop mulai 24 Desember 2020.
    Visinema Pictures resmi merilis Generasi 90an: Melankolia di bioskop mulai 24 Desember 2020.

    “Dorongannya untuk tayang distreaming besar, maksudnya ya cash flowlah, ya investmentlah ya segala macem tapi gua bilang ke temen-temen industrinya bukan cuma tentang kita. Visinema ada pada posisi hari ini karena kita partner yang namanya cinema change mereka yang support kita, mereka percaya sama film kita dulu, lalu sekarang ketika pandemi datang mereka butuh konten dan kita mau ada buat mereka,” tambah Angga.

    Film ini menggambarkan rasa kehilangan yang hadir secara tiba-tiba dan merenggut nyawa orang-orang terdekat relate dengan apa yang sedang terjadi saat ini, dimana banyak orang yang sedang berjuang untuk bertahan menghadapi kehilangan di masa pandemi seperti sekarang ini.

    “Kita cuma pengen bilang kalo temen–temen di luar sana yang sedang merasa kehilangan, kalian gak sendirian. Film ini akan menjadi pengingat bahwa kita pernah ada di situasi sulit, hilang arah, and that’s ok. Selama bisa bertahan, kita pasti bisa melewati kesulitan hidup ini”, ungkap Taskya Namya yang berperan sebagai Sephia.

    Visinema Pictures resmi merilis Generasi 90an: Melankolia di bioskop mulai 24 Desember 2020.
    Visinema Pictures resmi merilis Generasi 90an: Melankolia di bioskop mulai 24 Desember 2020.

    Dalam rangka promosi film Generasi 90an: Melankolia sudah mengadakan Roadshow Gala Premier di beberapa kota, dimulai di Jakarta, Jogja, Semarang, Cirebon, dan Bandung. Antusiasme penonton di daerah tinggi sekali, terlihat dari penjualan tiket yang ludes habis terjual di setiap kotanya.

    Visinema dan pihak bioskop menjalankan protokol kesehatan dengan ketat selama melaksanakan roadshow dan pemutaran film berlangsung.

    “Tau bahwa film ini akhirnya tayang di akhir tahun membuat saya merasa mendapatkan kesempatan istimewa untuk menjadi teman penutup tahun-waktu yang biasanya dipakai untuk merefleksikan banyak hal yang terjadi dalam satu tahun terakhir,” ujar Irfan sang sutradara.

    “Saya berharap film ini bisa menjadi hiburan yang memberi kesan mendalam, menjadi cermin yang memantulkan diri kita sebagai yang telah berjuang melampaui segala kesulitan dan kehilangan yang tiba-tiba terjadi tahun ini. Film ini adalah surat cinta untuk masa remaja saya, untuk keluarga dan pada akhirnya untuk kehidupan ini. Mari menikmati film ini dengan mengikuti semua protokol kesehatan yang berlaku supaya bioskop menjadi tempat yang aman untuk kita semua,” tutupnya. (BW)

    Panggilan Kemanusiaan; Gapensi Kabupaten Lebak Membagikan 1500 Paket Sembako Kepada Masyarakat Korban Bencana Alam Banjir

    BPC Gapensi Kabupaten Lebak Bagikan Ratusan Paket Sembako Kepada Korban Bencana Banjir di Wilayah Kecamatan Rangkasbitung dan Kalanganyar

    LEBAK, beritaJuang.com – Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gapensi Kabupaten Lebak Membagikan 1500 paket sembako kepada masyarakat korban bencana alam banjir yang terjadi beberapa waktu lalu, di Kabupaten Lebak.

    Ketua BPC Gapensi Lebak H. Moch. Nabil Jayabaya bersama anggotanya, langsung turun ke lokasi untuk membagikan bantuan paket sembako kepada para korban yang terdampak bencana banjir diwilayah Kecamatan Rangkasbitung, Selasa (15/12/20).

    Ada 12 titik lokasi yang menjadi target utama pembagian paket sembako, di kegiatan Gapensi Lebak Peduli Bencana Banjir yakni di Kampung Muhara, Kelurahan Muara Ciujung Barat, Kampung Salahaur 2 titik, Kampung Lebak Sambel, Kelurahan Cijoro Lebak, Kampung Kebon Kelapa, Kampung Kebon Kopi, Kampung Leuwiranji, Kampung Cijoro Kecamatan 2 titik, Kelurahan Muara Ciujung Timur, dan Kampung Pabuaran 2 titik, Desa Pabuaran Kecamatan Rangkasbitung, serta Kampung Keong 2 titik, Kampung Aweh Desa Aweh Kecamatan Kalanganyar 2 titik.

    Ratusan Paket Sembako Dibagikan Kepada Korban Bencana Banjir Oleh BPC Gapensi Kabupaten Lebak

    Pantauan di lapangan, Ketua Gapensi Lebak tak hanya membagikan bantuan paket sembako. Selain itu juga meninjau rumah tidak layak huni milik saudara Imat, yang ada di Kampung Muhara Kebon Kelapa, Kelurahan Muara Ciujung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

    “Insya Allah akan segera kita rehab karena rumah milik saudara Imat sudah tidak ada atapnya. Jadi harus sesegera mungkin di bangun sebagai tempat tinggal,”kata Nabil Jayabaya saat meninjau kelokasi.

    Nabil juga mengatakan program Gapensi Lebak Peduli selain membantu para korban bencana alam banjir, rumah tidak layak huni pun menjadi prioritas utama.

    “Program kami ini untuk membantu masyarakat yang lagi terkena musibah. Khususnya juga membantu masyarakat yang rumahnya tidak layak huni, dan semoga bantuan ini dapat meringankan dan bermanfaat,”ujarnya.

    Sementara itu, Satibi warga Kampung Salahaur mengucapkan terimakasih kasih atas kunjungan dan bantuan dari Ketua Gapensi Lebak Moch. Nabil Jayabaya.

    “Saya ucapkan terima kasih kepada Gapensi Lebak, atas kepedulian dan bantuan sembakonya,”pungkasnya.( RUL)