More

    Reno Yanuar, Ketua DPC PDI Perjuangan Sekaligus Bacalon Walikota Cilegon Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Lebak


    LEBAK, Berita Juang.Com
    – Bacalon walikota cilegon sekaligus sebagai ketua DPC PDI Perjuangan kota cilegon Reno Yanuar salurkan bantuan pada korban banjir bandang lebak di posko kecamatan sajira beserta rombongan. didampingi ketua DPC PDI Perjuangan kabupaten lebak Junaedi ibnu jarta beserta Fraksi PDI Perjuangan, Sabtu (25/01).

    Disambut oleh sekretaris camat kecamatan sajira, Sujai menyampaikan “ucapan terima atas bantuan yang diberikan, apalagi bantuan yang di bawa rata-rata adalah kebutuhan pokok para korban seperti, popok bayi, minyak telon, susu formula, dan perlengkapan bayi lainnya. Juga saya liat ini ada pembalut, obat-obatan, minyak sayur, beras, susu kental manis, gula, kopi, teh, biskut, dan makanan anak-anak.” Tuturnya.

    Sujai pun menjelaskan tentang kondisi terkini korban dan infratruktur pasca banjir bandang, dan kegiatan-kegiatan pemulihan lainnya. “Dan bantuan – bantuan yg di berikan ini akan kami distribusikan ke beberapa wilayah desa sesuai dengan spesifikasi kebutuhan korban.” Sambungnya

    Reno Yanuar menyampaikan rasa kepedulian dan keprihatinan yang sangat mendalam kepada korban banjir bandang kabupaten lebak, ia menuturkan bahwa lebak adalah sahabat kami, lebak adalah saudara kami. semoga para korban diberikan ketabahan dan kekuatan untuk melewati ujian ini, hingga kita semua mampu mengambil hikmah atas kejadian bencana alam ini”.

    Ditambahkan reno, bahwa ia mengharapkan agar pemerintah daerah setempat beserta pemprov banten dan pemerintah pusat, untuk segera mengambil langkah-langkah strategis guna menanggulangi pasca bencana ini, seperti kebutuhan relokasi pemukiman warga yang terdampak, inftastruktur vital seperti jembatan, sarana dan prasarana umum lainnya. Bersama – sama dengan seluruh stakeholder lainnya kita yakin mampu untuk segera pulih dari kondisi ini”. Tegasnya

    Junaedi ibnu jarta, yang juga selaku ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lebak, “mengapresiasi uluran tangan dari Bung reno yanuar selaku ketua DPC PDI Perjuangan kota cilegon, apalagi beliau ialah bacalon walikota cilegon. Rasa kepedulian dan simpati kepada warga kabupaten lebak merupakan cerminan, bahwa beliau ialah sosok pemimpin yang matang, bersahaja, sederhana, dan merakyat.” Tuturnya

    Kopi Solusi Jeritan Pemuda Desa

    Dede Rafiudin Albadar Mahasiswa UIN SMH Banten
    Dede Rafiudin Albadar Mahasiswa UIN SMH Banten

    LEBAK, beritajuang.com – Berjalannya usia aku pun tumbuh sebagai pemuda, banyak tokoh terkemuka dalam buku-bukunya yang mengatakan bahwa pemuda adalah asset yang dimiliki oleh bangsa dan agama. Banyak tokoh muda yang sudah membuktikan keberhasilanya dalam menentukan peradaban kehidupan manusia sebelumnya. Sebagai pemuda desa banyak harapan yang ingin dicapai untuk bisa mengajak kawan-kawan di desa terus berkarya tanpa ada tapal batas. Oleh karena itu, Desa adalah sumber dasar kekuatan yang dimiliki oleh sebuah bangsa baik dari sumber daya manusia maupun dengan alamnya. Tentunya hal seperti ini sudah tidak diraguakan kembali.

    Kita ketahui bersama bahwa dalam babak kehidupan sekarang dihadapkan pada salah satu keuntungan besar yaitu bonus demografi, di dalam babak ini adalah banyaknya populasi usia produktif yaitu pemuda dan pemudi, tentunya jika kita fokuskan pembangunan untuk me-upgrade, generasi untuk penopang peraadaban dengan baik tentunya akan melahirkan satu kesatuan tatanan sosial yang lebih berprestasi. Namun dilihat dari kebijakan pihak pemerintah di daerah-daerah pelosok atau desa, dikira kurang perhatian khusus atau pun mempunyai konsepan khusus untuk pemberdayaannya, entah ini terjadi hanya di lingkungan ku saja atau tidak, yang jelas ini adalah jeritan pemuda desa.

    Bermula pada kekecewaan dengan kondisi sikut-sikutan sehingga tak bisa bersama dalam lingkaran yang mengikat kata persatuan, memang kemajemukan berpikir menjadi sebuah logo sentrisme perkembangan yang akan membawa perubahan yang lebih rekonstruktif dalam bangunan mental dan benda materil.

    Entah apa yang diinginkan, hal itu selalu menjadi tanda TANYA BESAR? Andai saja masing-masing individu dari kita dapat menyampaikan apa yang dimaksudnya, seperti syahwat untuk berkuasa (Nietzsche). Karena baginya ketika saat berkuasa maka kebenaran akan mudah disampaikan dan diperoleh, mau bagaimanapun kebenaran akan ditentukan oleh yang berkuasa.

    Penyampaian visi dalam berjuang kiranya diperlukan untuk mendestruksi egosentris yang lebih condong kepada nilai individualistik, dengan secangkir kopi dan lingkaran penuh dengan asap sigaret di bumbui dengan penuh semangat membara dan senyum keikhlasan dalam komitmen berjuang, tentunya hal ini sangat diperlukan, kemudian kita bisa mengukuhkan semangat perjuangan tanpa ada kata mundur, karena mundur adalah sebuah penghianatan. Tentunya hal ini perlu ada harmonisasi dari semua unsur elemen masyarakat demi terciptanya masyarakat adlim makmur.

    Persoalan pendidikan dan pengangguran bukan lagi menjadi problems yang kompleks, jika kita semua mempunyai tekat yang kuat untuk terus berkarya, mengembangkan potensi dasar sebagai manusia, tidak lagi memandang belajar terikat oleh ruang dan waktu. Belajar yang mengutamakan potensi diri seperti yang di ujarkan oleh kemendikbud bahwa di era sekarang nilai tidak berpengaruh dibandingkan dengan soft skill, pengangguran akan bisa ditopang dengan ekonomi kreatif oleh para pemuda, jika pemuda bisa mendapatkan haknya terfasilitasi dalam berkarya. Pihak pemerintah daerah harus mempunyai konsepan dan gagasan untuk bisa memberikan ruang dan pengembangan bagi putra putri daerahnya.

    Penulis: Dede Rafiudin Albadar
    Mahasiswa UIN SMH Banten

    Bupati Serang Pastikan Beasiswa PTN Bertambah

    SERANG, beritajuang.com – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menyatakan kebanggaan atas prestasi para mahasiswa penerima beasiswa dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, yang kuliah di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dan Universitas Indonesia (UI). Tatu pun memastikan, tahun ini akan menambah beasiswa Perguruan Tinggai Negeri (PTN) bagi mahasiswa baru, (24/01/2020).

    Menurut Tatu, para mahasiswa penerima beasiswa memiliki rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,6 poin atau sudah memasuki kategori cumlaude. “Terima kasih kepada para mahasiswa penerima beasiswa dari Pemkab Serang, telah membuat saya bangga. Para mahasiswa telah menunjukkan prestasi membanggakan selama kuliah,” kata Tatu saat menerima silaturahmi penerima beasiswa dan para orangtuanya di Pendopo Bupati Serang, Kamis (23/1/2020).

    Sekadar diketahui, Pemkab Serang memberikan beasiswa untuk 64 mahasiswa berprestasi dan tidak mampu secara ekonomi. Terdiri atas, 44 mahasiswa diploma satu (D-1) di Untirta, 13 Mahasiswa Diploma Tiga (D-3) di Universitas Indonesia, dan 7 mahasiswa sarjana kedokteran (S-1) di Fakultas Kedokteran Untirta. Khusus untuk penerima beasiswa di UI, diberikan biaya hidup oleh Pemkab Serang dan Baznas Kabupaten Serang. Ditambah juga beasiswa untuk 2 mahasiswa sarjana Untirta dari CSR BPR Serang.

    Tatu Chasanah bersama para mahasiswa yang mendapatkan beasiswa.
    Tatu Chasanah bersama para mahasiswa yang mendapatkan beasiswa.

    Tatu memastikan, para penerima beasiswa akan bertambah tahun ini. Yakni sebanyak 25 mahasiswa D-1 di Untirta dan 6 mahasiswa D-3 UI. “Saya sudah sepakat dengan pimpinan DPRD, beasiswa ini terus berlanjut. Kita lihat kemampuan anggaran, tapi insya Allah beasiswa jalan terus. Kita harus terus meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia atau IPM Kabupaten Serang,” tegasnya.

    Pada kesempatan tersebut, Tatu menjamu para mahasiswa dan orangtuanya. Satu per satu perwakilan orangtua mahasiswa menyampaikan terima kasih atas program beasiswa yang diterima anak-anak mereka. Bahkan saat sesi foto bersama, beberapa orangtua tidak bisa menahan tangis saat mengucapkan terima kasih kepada Bupati Serang.

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, Asep Nugrahajaya mengatakan, silaturahmi tersebut merupakan bagian dari evaluasi program serta untuk mengetahui linieritas antara rencana, kegiatan, anggaran, dan keberhasilan belajar para mahasiswa. “Kegiatan evaluasi ini diikuti juga oleh orangtua. Dapat dipastikan bahwa orangtua memiliki andil besar dalam keseriusan belajar anak,” ujarnya.

    Berdasarkan hasil perolehan nilai para mahasiswa, kata dia, program beasiawa perguruan tinggi negeri ini dapat dinyatakan sebagai program yang valid, dibuktikan dari proses rekrutmen, keseriusan belajar mahasiswa dan hasil belajar dalam kategori yang bagus. “Malah luar biasa, anak-anak Kabupaten Serang bisa bersaing, baik di UI maupun di Fakultas Kedokteran Untirta,” ujar Kepala Dindikbud. (WAK)

    Benyamin Davnie Prioritaskan CSR untuk Rehab Rumah Warga

    Benyamin Davnie saat memberikan arahan pada Musrembang
    Benyamin Davnie saat memberikan arahan pada Musrembang

    TANGERANG SELATAN, beritajuang.com– Benyamin Davnie menyampaikan target pemanfaatan Corporate Social Responsibility (CSR) pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan di Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong, Kamis (23/1).

    Benyamin menyampaikan, pihaknya akan mengklasifikasikan program rehabilitasi rumah warga dalam tiga jenis sebagai pemanfaatan CSR. “Nah kedepannya saya akan mengklasifikasikan rehab ini menjadi tiga, yaitu rehab ringan, rehab sedang, dan rehab berat,” ungkapnya.

    Benyamin juga menegaskan, akan memilih program yang paling penting untuk dibangun. “Kita sudah sepakat untuk penggunaan dana pembangunan ini, kita akan memilih program mana yang paling penting, itulah nanti yang akan kita pilih untuk dibangun,” tuturnya.

    Bang Ben berharap Lurah adakan pasca Musrenbang. Untuk mengolah program yang akan diajukan di Musrembang Kecamatan.
    “Saya berharap setelah musrenbang ini, sebelum musrenbang kecamatan adakan pasca musrenbang untuk menambah kualitas usulan-usulan yang akan disampaikan pada musrenbang kecamatan nanti,” tambahnya. (MI)

    Komisi I Pertanyakan Pemanggilan DPMPTSP Lebak Terkait Perizinan Minimarket Belum Ditandatangani Ketua DPRD Lebak

    H. Enden Mahyudin Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lebak, sekaligus Ketua Komisi I DPRD Lebak.
    H. Enden Mahyudin Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lebak, sekaligus Ketua Komisi I DPRD Lebak.

    LEBAK, beritajuang.com – Komisi I DPRD Kabupaten Lebak mempertanyakan alasan belum juga disetujuinya usulan pemanggilan Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait perizinan pendirian minimarket, (24/01/2020).

    “Sampai saat ini surat (usulan) belum dijawab (Ketua DPRD Lebak). Kami akan mengirim surat lagi, kalau juga tidak direspon akan kami tanya sebelum mengambil langkah lain”, Jelas Ketua Komisi I DPRD Lebak, H. Enden Mahyudin yang merupakan Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-Perjuangan).

    Usulan Komisi I menggelar RDP untuk meminta penjelasan DPMPTSP terkait dokumen-dokumen perizinan minimarket waralaba (Alfamart dan Indomaret) guna diteliti dan dievaluasi kembali. Namun, DPMPTSP menolak memberikan dengan alasan komisi I bukan merupakan mitra kerja.

    “Komisi I membidangi pemerintahan dan hukum. Nah, perizinan merupakan bagian produk hukum dan pemerintahan”, jelas Politisi PDI-Perjuangan ini.

    Sekretaris Komisi I DPRD Lebak, Abdul Rohman menambahkan upaya untk memanggil DPMPTSP bukan hanya sekali dilakukan pihaknya.

    “Sudah lebih dari tiga kali kami berupaya memanggil DPMPTSP, tetapi dari surat yang kami usulkan kepada Ketua DPRD, belum ada satu pun surat yang ditandatangani”, ungkap Abdul Rohman.

    Soal kepastian hukum, dalam tatib DPRD Lebak Pasal 74 poin 4 menyatakan bahwa bidang hukum berada di Komisi I. Ini lah kata Abdul Rohman yang menjadi dasar pihaknya memanggil DPMPTSP terkait dengan perizinan.

    “Sehingga menurut kami perizinan merupakan bidang hukum. Tentu kami mempertanyakan kenapa surat belum ditandatangani oleh Ketua DPRD Lebak?”, tanya Abdul Rohman. (MIR)

    Dinilai Selingkuh, Perindo Tegaskan Setia Pada Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Lebak

    Aad Firdaus
    Aad Firdaus

    LEBAK, beritajuang.com – Terkait dengan pemberitaan di media yang ramai tentang Anggota DPRD Kabupaten Lebak dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo) yang akan pindah Fraksi. Kini Anggota DPRD Lebak dari Perindo mengklarifikasi bahwa partai nya belum lakukan pembahasan soal itu dan masih bersama Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), (23/01/2020).

    Aad Firdaus yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Kabupaten Lebak menjelaskan bahwa dirinya selalu harmonis dengan partai-partai besar khususnya Partai Gerindra dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-Perjuangan).

    “Karena misi utama Perindo selaras dengan platform nama partainya persatuan dan bisa di buktikan saya paling sering menyambangi dan berdiskusi di ruang fraksi-fraksi yang ada di DPRD Lebak”, tutur Aad Firdaus.

    Aad Firdaus juga menambahkan bahwa kedatangannya ke Fraksi PDI-Perjuangan sebagai anggota komisi 1 yg memenuhi panggilan ketua komisi yang kebetulan dari Fraksi PDI-Perjuangan.

    “Saya hadir untuk ikut menerima aduan sengketa tanah dari masyarakat. Dimana di dalamnya tidak ada pembahasan serius soal ketergabungan fraksi. Maksud dari foto kemesraan dengan wakil Ketua Fraksi PDI-Perjuangan Bpk. H. Hasan Gaos ini adalah bentuk ucapan selamat kepada saya yang ditunjuk sebagai ketua DPD Partai Perindo menggantikan ketua sebelumnya. Soal harmonisasi saya nyatakan Perindo harmonis dengan Partai Gerindra, PDI-Perjuangan dan dengan fraksi-fraksi lainnya”, jelas Aad Firdaus. (MIR)

    Akibat Gangguan Jiwa, Adik Ipar Bakar Rumah Kakaknya Di Cigemblong

    LEBAK, beritajuang.com – Warga Cigemblong digemperkan dengan kejadian kebakaran rumah tepatnya di Kampung Sinar Barang RT 06/RW 02, Desa Cikaratuan, Kecamatan Cigemblong, Kabupaten Lebak. Basri (29) harus rela kehilangan tempat tinggalnya, karena dibakar oleh pelaku bernama Lili Permana (19) yang tak lain masih adik iparnya, (23/01/2020).

    Diduga, pelaku Lili Permana mengalami gangguan jiwa. Adapun peristiwa pembakaran rumah itu terjadi sekitar pukul 10. 00 Wib. Api dapat dipadamkan selama satu jam, Kamis (23/01/2020).

    Informasi yang diperoleh dari Sukanta (30) warga sekitar dan sekaligus saksi mata menyebutkan, pelaku pembakaran merupakan adik ipar korban. Sedangkan terduga pelaku diketahui mengalami gangguan kejiwaan.

    “Itu yang membakar adik iparnya. Istrinya suka sakit-sakitan dan mengidap TBC (Tuberculosis). Semua barang yang ada di rumah tidak tersisa. Alat dokumen dan barang lainnya di lalap si jago merah. Barang yang terselamatkan hanya pakaian yang ada di badan”, ujar Sukanta.

    Rumah Basri rata dengan tanah.
    Rumah Basri rata dengan tanah.

    Sukanta menambahkan bahwa api bisa dipadamkan selama satu jam. Karena disini tidak ada alat pemadam kebakaran. Maka warga hanya menggunakan alat sealakadarnya seperti ember dan air yang mampu memadamkan api.

    “Warga hanya terdiam pasrah karena tidak ada alat yang memadai untuk memadamkan api. Api tidak sampai satu jam namun rumah sudah ludes membakar rumah itu”, ungkap Sukanta.

    Oji Kepala Desa Cikaratuan membenarkan kejadian tersebut, “Ia kejadian tersebut benar adanya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun Basri mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Sementara pelaku tidak dilakukan penahanan, karena masih keluarga. Namun saat ini pelaku masih diamankan oleh keluarganya”, ujar Oji. (MIR)

    Viral Lagu “Irna Kamana Bae”, Bupati: Irna “Gerah” Tentang Kritikan Masyarakat Pandeglang

    Bupati Irna VS Anton Daeng Harahap
    Bupati Irna VS Anton Daeng Harahap

    PANDEGLANG, beritajuang.com – Kritikan dan curahan masyarakat Pandeglang melalui lagu “Irna Kamana Bae” yang diciptakan oleh Anton Daeng Harahap menjadi viral di dunia maya dan netizen. Banyak sekali para netizen yang tersentuh dan mendukung lagu kritikan tersebut. Sehingga membuat gerah Bupati Pandeglang, (23/01/2020).

    “Kami sangat apresiasi, ini akan menjadi masukan bagi kami untuk menjadi skala prioritas”, terang Irna Narulita selaku Bupati Pandeglang usai acara Bintek Penguatan Kapasitas Aparatur di Rizki Hotel, Rabu (22/01).

    Tak mau kerjaannya diremehkan, Irna lantas membeberkan kinerjanya. Menurut Irna, selama dirinya memimpin Pandeglang bersama Tanto Warsono Arban sudah banyak pembangunan yang dilakukan khususnya infrastruktur jalan.

    “Kami sudah bangun kurang lebih 1.324 KM, namun yang sudah di bangun jarang terpublikasi. Tetapi tidak masalah yang terpenting pembangunan akan terus berproses, Terang Irna Narulita Istri Dimyati Natakusumah.

    Irna meyakini jika realisasi dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dimasa kepemimpinannya pembangunan jalan sudah hampir 51 persen.

    “Pandeglang wilayahnya sangat luas dengan viskal terbatas, tidak mungkin selama 5 tahun terbangun semua, jadi mohon bersabar, yang membuat lagu “Irna Kamana Bae”, Irna ada kok, karena itu mohon kesabarannya, kita terus berupaya”, ujar Irna.

    Sekali lagi Irna menekankan, meminta masyarakat bersabar bagi wilayah yang infrastrukturnya belum terbangun dan dijaga bagi yang sudah terealisasi pembangunannya.

    “Sekarang musim penghujan, tolong dirawat jalannya agar bisa bertahan lama sehingga pembangunan selanjutnya dialokasikan untuk wilayah yang menjadi skala prioritas”, demikian Irna dilansir dari instagram resmi Pemkab Pandeglang.

    Diketahui, Anton Daeng Harahap membuat kritik kreatif terhadap Bupati Pandeglang Irna Narulita lewat lagunya “Irna Kamana Bae” atau Irna kemana saja, sehingga membuat viral dikalangan masyarakat Pandeglang. Anton dalam lagunya mengkritik pembangunan infrastruktur dibawah kepemimpinan Irna.

    “Irna sendiri sudah menjabat Bupati Pandeglang hampir genap lima tahun. Pembangunan terlalu lambat. Akses jalan ke kampung-kampung rusak. Banyak yang dirugikan gara-gara jalan rusak ini”, ujar Anton yang menyatakan sebagai Seniman Kampung.

    Ibo salah satu netizen menyampaikan bahwa pemimpin yang berkarakter adalah pemimpin yang cepat dalam pembangunan. “Dan periode berikutnya istri Dimyati Natakusumah ini kembali mencalonkan diri untuk periode ke dua. Jika tidak bisa membangun jangan mencalonkan”, ungkap Ibo selaku netizen. (RSWN)

    Pengurus DPC PDI-Perjuangan dan Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kabupaten Lebak Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Warunggunung

    Pengurus DPC PDI Perjuangan menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran.
    Pengurus DPC PDI Perjuangan menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran.

    LEBAK, beritajuang.com– Sebelumnya telah diberitakan kebakaran meludeskan tiga rumah warga di Kampung Cilengsir, RT 05/ RW 13, Desa Banjarsari, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak sekitar pukul 03.30 WIB dini hari pada hari Rabu 22/01/2020. Para pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-Perjuangan) dan Fraksi PDI-Perjuangan sigap datang dan membantu ke lokasi korban kebakaran. Di dampingi oleh para Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI-Perjuangan dan Kepala Desa Banjarsari, (22/01/2020).

    Pantauan wartawan beritajuang.com diketahui bahwa penyebab kebakaran salah satunya dari korsleting listrik sehingga menyebabkan tiga rumah ludes dengan tanah. Tiga rumah yang terbakar milik Muhamad Sarowi (32), Jumli (65) dan Salamet (40).

    Junaedi Ibnu Jarta selaku Ketua DPC PDI-Perjuangan turut perhatin dan mengambil hikmah dari musibah ini.

    “Mudah-mudahan yang kena musibah diberikan kesabaran dan mengambil hikmahnya, sehingga dapat bangkit dari kejadian ini. Derita korban adalah derita kami juga. Sehingga kami dapat merasakan apa yang korban rasakan”, ujar Ketua DPC PDI-Perjuangan.

    H. Enden Mahyudin selaku Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kabupaten Lebak berpesan agar para korban jangan terpuruk dengan keadaan ini.

    “Kami selaku wakil rakyat bersama korban kebakaran, sebisa kami dan semampu kami untuk membantu korban”, ujar H. Enden Wakil Rakyat dari Dapil I Kabupaten Lebak.

    Pengurus DPC PDI-Perjuangan dan Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kabupaten Lebak berada di puing-puing sisa kebakaran rumah Muhamad Sarowi (tengah baju putih).
    Pengurus DPC PDI-Perjuangan dan Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kabupaten Lebak berada di puing-puing sisa kebakaran rumah Muhamad Sarowi (tengah baju putih).

    Muhamad Sarowi selaku korban kebakaran mengucapkan terimakasih banyak kepada para pengurus DPC PDI-Perjuangan dan Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kabupaten Lebak dan Jajaran lainnya.

    “Saya tak bisa berkata apa-apa. Hanya ucapan terimakasih yang dapat saya sampaikan. Kehadiran dan bantuan dari bapak-bapak sangat berarti bagi kami selaku korban”, ungkap Muhamad Sarowi dengan mata berkaca-kaca.

    Iwa Sugriwa selaku Kepala Desa Banjarsari mengahaturkan terimakasih banyak yang sebesar-besarnya kepada para pengurus DPC PDI-Perjuangan dan Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kabupaten Lebak.

    “Terimakasih atas kesigapan dan reaksi cepat tanggap dari para pengurus DPC PDI-Perjuangan dan Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kabupaten Lebak. Kami bisa merasakan hadirnya para wakil rakyat kami disaat masyarakat sedang mengalami kesusahan”, ungkap Kepala Desa. (MIR)

    Komisi I DPRD Kabupaten Lebak Beserta Fraksi PDI-Perjuangan Pasang Badan Bela Hak Tanah Warga Diklaim Sepihak Oleh PTPN VIII.

    LEBAK, beritajuang.com – Ketua komisi I H. Enden Mahyudin yang juga selaku pimpinan Fraksi PDI-Perjuangan menerima pengaduan masyarakat untuk kedua kalinya, setelah sebelumnya melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada 24/12/2019 yang menghasilkan rekomendasi untuk segera mengganti rugi hak atas tanah yang sudah dilepaskan untuk kepentingan pembangunan jalan tol, (22/01/2020).

    Usai kegiatan RDP dilaksanakan, hasil rekomendasi dan kesepakatan tersebut telah ditandatangani ketua Komisi I, kepala Desa Cipadang, Camat Cileles, perwakilan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan koordinator warga masyarakat setempat.

    Komisi I DPRD Lebak beserta Fraksi PDI-Perjuangan menyatakan “PASANG BADAN” bela hak atas tanah Warga yang diklaim sepihak oleh PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII di Kp. Pasir Binglu, Desa Cipadang, Kecamatan Cileses, Kabupaten Lebak.

    Abdul Manaf, selaku pemilik tanah garapan yang diduga telah di serobot oleh PTPN VIII mengatakakan bahwa sampai dengan saat ini belum ada tindak lanjut pasca RDP (Rapat Dengar Pendapat) bersama Komisi I DPRD Lebak, warga masyarakat, kepala Desa Cipadang, Camat Cileles dan BPN.

    “Kami menuntut agar HAK ganti rugi atas tanah masyarakat yang telah disepakati segera di realisasikan”, ungkap Abdul Manaf.

    Saat ditemui beritajuang.com Ia juga menambahkan bahwa “Tanah pemilik pertama bpk Ohon sekitar tahun 1950, di wariskan pada anaknya yaitu bpk H. Sahani. Selama 20 tahun bpk H. Sahani mengurus tanah tersebut, kemudian di jual ke bapak Arjui Bin Hamim tahun 1979, dari tahun 1979 tanah dikuasai oleh bpk Arjui Bin Hamim sampai dengan sekarang. Terbitnya informasi besar terkait pembebasan lahan jalan tol Serang-Panimbang tentu saja mengejutkan masyarakat, pemberitahuan kepada masyarakat yang tanahnya masuk dalam peta pembebasan lahan diedarkan pemerintah desa bersama panitia pembebasan lahan. Tahap verifikasi awal tidak ada masalah, hingga muncul angka nilai nominal ganti rugi yg dikeluarkan pihak pengadaan jalan tol kepada masyarakat. Namun saat memasuki tahap pembayaran, munculah informasi data yang diklaim oleh pihak PTPN VIII dari semula luas 4.240 m2 menjadi 3600 m2. pihak BPN menyatakan bahwa itu hasil dari verifikasi ke 2, namun warga masyarakat tetap legowo menerima hasil tersebut. Namun tidak hanya sampai disitu, lagi-lagi pihak BPN bersama panitia pengadaan lahan menyatakan bahwa tanah yg tadinya sisa 3600m2 menjadi “nol” karena masuk dalam klaim PTPN VIII seluruhnya. Jelas ini kejadian yang sangat tidak masuk akal, dan patut diduga ada permainan oknum tertentu yang menginginkan keuntungan dari proses pembebasan lahan masyarakat tersebut. Saya memiliki bukti secara administrasi dari mulai hak penggarapan sampai dengan pembayaran pajak. Jadi ini jelas sangat tidak mungkin, apalagi klaim tersebut berdasar pada peta bidang tanah HGU PTPN VIII tahun 2005, sedangkan kita sejak tahun 1979″. Tegas Abdul Manaf selaku pihak yang dirugikan.

    H. Enden Mahyudin, selaku ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lebak yang juga pimpinan Fraksi PDI-Perjuangan menegaskan bahwa kita selaku wakil pemegang mandataris rakyat, tentu tidak akan mentolelir sedikitpun kegiatan-kegiatan yang merugikan rakyat apalagi ini soal kerugian materi yang nantinya di tanggung rakyat. Pihaknya akan segera mengkonfirmasi kepada pihak BPN untuk mempertanyakan sejauhmana hasil dari rekomendasi RDP tersebut. Apabila diperlukan kita akan panggil pihak PTPN VIII untuk konfrontasi data dengan BPN dan warga masyarakat. “Jangan sampai rakyat dipermainkan dan dibuat menunggu ketidakpastian” tegas H. Enden Mahyudin.

    Ditambahkan H. Enden Mahyudin, “bahwasannya kita harus menagkap signal positif pemerintah pusat, yang sering digaungkan oleh presiden Jokowi bahwa jangan sampai tanah-tanah negara hanya di kuasai oleh segelintir orang. Haknya harus kita berikan sebesar-besarnya kepada rakyat dan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Seharusnya pihak BPN dan PTPN VIII harus mampu menterjemahkan tujuan tersebut. Saya juga berharap untuk persoalan ini agar dapat diselesaikan dengan musyawarah mufakat hingga tidak ada pihak yang dirugikan terutama Rakyat, jadi tidak harus sampai ke meja peradilan. Tapi jikalau tetap saja rakyat yang akan jadi korban, ini wujud ketegasan bahwa Komisi I DPRD Lebak bersama Fraksi PDI Perjuangan PASANG BADAN demi kepentingan rakyat”. Tegas H. Enden Mahyudin

    Setelah mendengarkan pendapat Komisi I DPRD Lebak, Abdul manaf yang datang bersama tim kuasa hukum rakyat, mengucapkan “terimakasih banyak kepada Ketua Komisi I dan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lebak atas support dan dukungan total selama ini kepada warga masyarakat Kp Binglu, Desa Cipadang, Kecamatan Cileles, yang sedang menghadapi ketidakadilan”, tuturnya. (AF)

    Anggota DPRD Kabupaten Lebak Dari Partai Perindo Akan Bergabung dengan Fraksi PDI-Perjuangan Kabupaten Lebak

    LEBAK, beritajuang.com– Aad Firdaus selaku anggota DPRD Kabupaten Lebak dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo) menemui H. Hasan Gaos selaku wakil ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-Perjuangan) Kabupaten Lebak. Dalam pertemuan tersebut terlihat pembahasan yang sangat serius demi kepentingan masyarakat Kabupaten Lebak, (22/01/2020).

    Aad Firdaus menyampaikan bahwa dirinya selaku anggota DPRD Kabupaten Lebak sangat mempunyai tujuan yang sama untuk berjuang dalam mensejahterakan dan memajukan masyarakat Kabupaten Lebak. Maka dari itu, ini langkah saya dalam rangka penjajakan untuk bergabung dengan Fraksi PDI-Perjuangan.

    “Bagi saya Fraksi PDI-Perjuangan Kabupaten Lebak adalah Fraksi yang satu ideologi dengan kepentingan masyarakat Kabupaten Lebak. Saya berharap Partai Perindo bisa diterima dengan baik untuk bergabung ke Fraksi PDI-Perjuangan”, Ungkap Aad Firdaus selaku Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Perindo Kabupaten Lebak.

    H. Hasan Gaos selaku Wakil Ketua Fraksi PDI-Perjuangan Kabupaten Lebak sangat menyambut dengan baik. Dengan gabungnya Partai Perindo masuk ke dalam Fraksi PDI-Perjuangan.

    “Kami sangat terbuka dan welcome dengan hadirnya Partai Perindo yang ingin gabung bersama kami. Apalagi niat yang mulia untuk memajukan dan mensejahterakan rakyat menjadi visi yang sama antara PDI-Perjuangan dengan Partai Perindo, Ungkap H. Hasan Gaos.

    Beliau juga menambahkan bahwa “Ini sinyal kekuatan kepada kami dan kami akan segera merapatkannya dengan pimpinan Fraksi PDI-Perjuangan”, imbuh H. Hasan Gaos selaku Wakil Ketua Fraksi PDI-Perjuangan dan anggota DPRD Kabupaten Lebak Dapil III. (MIR)

    Junaedi Ibnu Jarta Akan Memberikan Materi LK 1 Kepada Persatuan Mahasiswa Kecamatan Bojongmanik (PMKB)

    Hadiri LK 1 PMKB
    Hadiri LK 1 PMKB

    LEBAK, beritajuang.com – Persatuan Mahasiswa Kecamatan Bojongmanik (PMKB) akan melaksanakan Latihan Kepemimpinan (LK) 1 di aula kantor Kecamatan Bojongmanik pada tanggal 25-26 Januari 2020. Hadir para Mahasiswa yang akan mengikuti LK 1 PMKB ini sebanyak 100 orang. Di sela-sela pekerjaannya di kantor wakil akyat, DPRD Lebak. para pengurus PMKB menemui Junaedi Ibnu Jarta di ruangan Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-Perjuangan), (22/01/2020).

    Rizky Alghafanny yang merupakan Ketua PMKB menjelaskan bahwa LK 1 ini sebagai wujud pengkaderan bagi para mahasiswa untuk mengenal kedaerahan khususnya Lebak dan umumnya untuk menjadikan para mahasiswa sebagai pemimpin di masa depan.

    “Kami selaku mahasiswa perlu materi tentang kedaerahan dan kebangsaan, supaya mahasiswa paham tentang problematika yang saat ini dihadapi. Kami juga berharap hasil dari LK 1 ini sebagai investasi kami untukmelahirkan pemimpin-pemimpin yang berintegritas di masa depan. Kami merasa, sosok yang bisa mengisi materi kepada para mahasiswa tentang LK1 ini adalah Junaedi Ibnu Jarta”, ungkap Rizky Ketua PMKB saat mengunjungi kantor DPRD Lebak.

    Junaedi Ibnu Jarta menjelaskan bahwa kehadiran mahasiswa dari Kecamatan Bojongmanik adalah sebuah kehormatan bagi saya. Tentunya undangan ini akan saya apresiasi dan saya akan hadir.
    “Iya saya akan hadir dan mengisi materi LK 1 kepada para mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Kecamatan Bojongmanik. Materi yang nantinya akan saya sampaikan tentang pemahaman Kebangsaan”, Ungkap Junaedi Ibnu Jarta yang merupakan Ketua DPC PDI-Perjuangan Lebak dan Ketua Himpunan Alumni IPB Banten saat dikonfirmasi beritajuang.com (MIR)

    Kebakaran Meludeskan Tiga Rumah Warga di Warunggunung.

    Foto rumah Kebakaran
    Foto rumah Kebakaran

    Lebak, beritajuang.com – Kebakaran hebat terjadi di Kampung Cilengsir, RT 05/ RW 13, Desa Banjarsari, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak sekitar pukul 03.30 WIB dini hari pada hari Rabu (22/01/2020).

    Tiga rumah yang terbakar milik Muhamad Sarowi (32), Jumli (65) dan Salamet (40). Selain itu, dilaporkan satu orang warga atas nama Ita (10) mengalami luka bakar pada bagian kaki dan tangan hingga 50 persen.

    Badru Munir, salah satu warga kampung tersebut menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi dini hari, dan ada salah satu anak yang mengalami luka bakar. Api yang berkobar dapat dipadamkan oleh satu unit kendaraan pemadam kebakaran milik Pemkab Lebak yang diterjunkan ke lokasi dibantu warga sekitar dengan alat seadanya.

    “tidak ada korban jiwa, kerugian akibat kebakaran rumah dan isinya diperkirakan mencapai Rp 400 juta. Satu orang bernama Ita, anak dari penghulu Jumli mengalami luka bakar di bagian lengan dan kakinya”, ujar Badru Munir saksi mata warga setempat.

    Anna Wachyudin Staf Pelaksana Unit Pemadam Kebakaran pada kantor Dinas Satpol PP Pemkab Lebak, membenarkan kejadian kebakaran tersebut.

    “Iya benar, masih di lokasi baru beres penanggulangan pukul 05.00 WIB”, Ujar Anna. (MIR)

    KOMISI III DPRD Lebak, Wakili Pemkab Terima Bantuan Logistik Banjir Bandang dari PHRI Cabang Anyer Serang

    Komisi III DPRD Lebak
    Komisi III DPRD Lebak

    Lebak, beritajuang.com– PHRI (Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia) cabang Anyer Serang kunjungi posko BPBD Lebak dalam rangka peduli banjir bandang di Kabupaten Lebak. Pada kesempatan tersebut, para pimpinan dan anggota KOMISI III DPRD Lebak hadir mewakili pihak pemerintah daerah untuk menerima bantuan secara simbolik, (21/01/2020).

    Suherman, salah satu wakil dari PHRI menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan pemerintah daerah, ia pun mengatakan bahwa “bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Lebak (01/01/2020), menjadi perhatian dan kepedulian kita bersama, serta tanggungjawab seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta dan hadir dalam penderitaan saudara saudara kita yang terdampak bencana, jadi tidak hanya pemerintah saja”. tegasnya

    H. Agus Ismatullah Komisi III DPRD Lebak dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
    H. Agus Ismatullah Komisi III DPRD Lebak dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

    H. Agus Ismatullah (anggota KOMISI III DPRD Lebak dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan), menyambut baik kedatangan PHRI cabang Anyer Serang yang membawa misi kemanusiaan dan kepedulian terhadap bencana banjir bandang di Kabupaten Lebak. “Mewakili pemerintah daerah (Komisi III DPRD Lebak) dan atas nama warga Kabupaten Lebak khususnya saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, kami menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar besarnya, bantuan ini tentu akan sangat membantu dan meringankan saudara-saudara kita disana”. sambungnya.

    Dalam kesempatan tersebut, PHRI bersama Komisi III DPRD Lebak, berkomitmen untuk meningkatkan kerjasama antar lembaga dalam kesempatan dan komunikasi lanjutan, khususnya dalam bidang pengembangan kesejahteraan sosial masyarakat.
    (DSR)

    NU Peduli Kemanusiaan Membagikan 4444 Sak Semen Kepada Korban Bencana di Kabupaten Lebak

    Pengurus NU Saat Memberikan Bantuan Bencana
    Pengurus NU Saat Memberikan Bantuan Bencana

    Lebak, beritajuang.com– Melalui Nahdlatul ‘Ulama (NU) Peduli Kemanusian membagikan semen sebanyak 4444 sak kepada korban yang rumahnya atau pesantrennya hanyut terdampak musibah banjir bandang yang terjadi pada tanggal 01/01/2020 lalu. Hingga saat ini NU Peduli Kemanusiaan tetap bertahan di posko-posko untuk membantu para korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Lebak, (21/01/2020).

    Kyai Syaepudin Asy Syadzily selaku Ketua PCNU (Pengurus Cabang Nahdlatul ‘Ulama) Lebak menyampaikan pesan turut prihatin dan berpesan agar semua masyarakat terdampak agar sabar dan kita yang tidak terdampak musibah agar sama sama bahu-membahu mengulurkan tangan untuk meringankan beban saudara saudara kita yang terkena musibah.

    “Selain semen dari hari pertama sampai dengan hari ini berikut bantuan yang di salurkan melalui NU Peduli Kemanusiaan, diantaranya paket sembako sebanyak 20.500 paket di bagikan ke enam kecamatan terdampak bencana di Kabupaten Lebak dan dua Kecamatan di Bogor. Sebanyak 4444 sak semen dibagikan ke pondok pesantren yang menjadi korban bencana banjir dan longsor” Ungkap ketua PCNU Lebak, yang juga pimpinan pondok pesantren Al Marjan Mulabaru.

    K.H Amasi Tajudin selaku Sekretaris PWNU (Pengurus Wilayah Nahdlatul ‘Ulama) Banten berpesan agar kita semua mendapat pelajaran dari musibah yang terjadi agar senantiasa meningkatkan iman kita dan menjaga alam.

    Ditambahkan oleh Sekretaris PWNU Banten K.H Amasi Tajudin bahwa target pesantren yang terkena dampak bencana dan longsor diantaranya pesantren Al Hija Kp Nunggul; pesantren Darul Ibtida, Kp. Kelapa Nunggal; pesantren Nurul laduni, Kp. Gajrug; pesantren Nurul barokah, Kp. Gajrug; pesantren Kyai Al Hikmah, Kp. Sajira Barat; pesantren Darut Thulab, Kp. Sajira Barat; pesantren Kyai Oji, Kp. Sajira Timur; pesantren Kyai Emus, Kp. Sajira Timur; pesantren Hidayatul Muhajirin, Kp. Banjaririgasi Kecamatan Lebak Gedong). Majelis Kyai Kutbi, Kp. Somang. Pesantren Kyai Cece, Kp. Pahingen. pesantren Kyai Ateng Kp. Mayak Curugbitung, dan sebagainya.

    “Selain semen kami juga memberikan 600 paket sekolah. Torn dan Dua Rol (200m) selang kobra 3/4 untuk Masjid Nurul Amal, Bungawari, dan sebanyak 3 Rol(300) Selang kobra 1/2 in untuk Mushola di Kp. Gempor”, tambahnya

    H. Oleh Najmuddin Selaku Camat Cipanas mengucapkan terimakasih kepada keluarga besar Nahdlatul ‘Ulama Kabupaten Lebak.

    “Terima kasih kepada para donatur yang sudah menitipkan amanahnya ke NU Peduli Kemanusiaan. Do’akan terus agar NU (Nahdlatul Ulama) terus berkiprah utk umat dengan cara Islam Rahmatan Lil ‘Alamin”, tegasnya. (MIR)

    Kementerian Sosial Republik Indonesia Menyalurkan Bantuan Sosial Korban Bencana Alam dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Lebak

    Ibu Grace Claudia Batubara berbincang dengan Pendamping PKH Lebak
    Ibu Grace Claudia Batubara berbincang dengan Pendamping PKH Lebak

    Lebak, beritajuang.com- Penyaluran bantuan sosial korban bencana alam dan Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah lokasi banjir bandang di Kabupaten Lebak. Bantuan ini di berikan di wilayah Posko Dodiklatpur Ciuyah Sajira dan Posko Pondok Pesantren Latansa Cipanas, (21/01/2020).

    Hadir dalam pemberian bantuan tersebut istri Menteri Sosial Grace Claudia Batubara, Dirjen Linjamsos Kementrian Sosial (Kemensos) RI, Tagana, PKH, dan rumpun sosial lainnya beserta jajaran Polri dan TNI. Biaya bantuan yang diberikan oleh Kemensos RI total 740 juta. Selain itu juga sembako, alat tulis dan keperluan sekolah turut dibagikan kepada anak-anak korban bencana banjir dan longsor.

    Grace Claudia Batubara istri dari Menteri Sosial dalam rangkaian kunjungan ke Ponpes Latansa Mashiro di Cipanas, Ponpes Darul Mustofa dan Posko Dodiklatpur Ciuyah Sajira berpesan kepada para korban untuk segera bangkit dan pulih dari bencana ini. “Saya bisa merasakan apa yang dirasakan oleh para korban, khususnya anak-anak. Dukungan layanan psikososial sangat diperlukan untuk para korban banjir dan longsor”, ungkapnya.

    Selain itu juga Grace Claudia Batubara menambahkan agar rumpun sosial menjadi garda terdepan untuk membantu para korban banjir dan longsor.

    Iswadi selaku Koordinator PKH Kabupaten Lebak berterima kasih kepada seluruh tim kememsos RI, sangat perhatian kepada seluruh warga Lebak yg terkena banjir bandang, semoga bantuan yang telah di berikan kepada warga masyarakat banjir bandang, bisa bermanfaat.

    “Kehadiran tim Kementerian Sosial Republik Indonesia adalah energi positif kepada para korban banjir bandang di Kabupaten Lebak. Setelah bencana ini semoga para korban bangkit dan pulih perekonomiannya. Selain itu juga, semoga bisa mengambil hikmah dari kejadian ini”, ungkap Korkab PKH Lebak.

    Darus selaku pendamping PKH Kecamatan Cipanas menjelaskan bahwa Ibu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH yang terkena bencana di Kecamatan Sajira, Kecamatan Lebak Gedong dan Kecamatan Cipanas berjumlah 195 KPM yang mana buku tabungan dan ATM BRI ikut hanyut kebawa banjir.

    “Data tersebut berdasarkan hasil inventarisir kami selaku para pendamping. Ada 467 KK yang menjadi korban banjir bandang di Kecamatan Cipanas yang mana rinciannya adalah di Kecamatan Cipanas sebanyak 124 rumah rata dengan tanah. Sebanyak 80 rumah rusak sedang, dan sebanyak 263 rumah rusak ringan. Total keseluruhan ada 467 rumah yang rusak dan di dalam jumah total tersebut ada anggota KPM PKH yang ikut menjadi korban bencana banjir dan longsor yakni berjumlah 19 KPM PKH di Kecamatan Cipanas”, ungkap Darus selaku Korcam PKH Cipanas.

    Menurut ibu Suriyah warga kampung Bolang, Desa Bungurmekar, Kecamatan Sajira, salah satu penerima PKH mengutarakan banyak berterimakasih atas kunjungan Kementrian Sosial beserta jajarannya serta bantuan sembako dan alat tulis sekolah bagi anak-anak kami yg telah kami terima.

    “Alhamdulillah, saya bahagia dapat dikunjungi dan bertemu Ibu Grace selaku istri dari Menteri Sosial. Kehadiran negara melalui pemerintah pusat sangat memberikan arti yang dalam kepada kami selaku korban dari bencana ini. Sehat selalu ibu, dan terus menebar kebaikan kepada kami selaku korban bencana”, tutur Ibu Suriyah selaku KPM PKH dengan lirih dan mata berkaca-kaca. (MIR)

    Benyamin Dukung Pembangunan Ponpes


    TANGSEL,PELITA BANTEN.COM
    – Peradaban modern saat ini menjadikan agama menjadi nomor kesekian. Pendidikan agama yang diberikan dirumah dan sekolah formal tidak menjamin anak mendapatkan pengetahuan agama yang cukup.

    Pemerintah Kota Tangerang Selatan mendukung keberadaan pondok pesantren dan sekolah agama. Hal itu, dikatakan Benyamin Davnie saat peletakan batu pertama Masjid dan Gedung Pendidikan Bait Qur’any di Legoso, Ciputat Timur pada Minggu (19/01/20).

    “Salah satu konteks pembangunan yang dibutuhkan oleh masyarakat yaitu pembangunan iman dan Islamnya. Tidak akan menjadi negara yang kuat kalau masyarakat tidak menjadikan agama sebagai identitas dan pola hidup,” ujar Benyamin.

    “Peradaban kita saat ini sedang dalam pergeseran. Pondok Pesantren sebagai wadah pendidikan agama menjadi pondasi dasar peradaban,” tambahnya.

    Benyamin berharap, pondok pesantren menjadi tempat terbaik untuk mendidik akhlak anak. “Dengan adanya program-program ponpes seperti tahfizhul qur’an, semoga Allah senantiasa memelihara Tangsel melalui para penghafal Qur’an. Sehingga Tangsel semakin berkah dan dapat memberikan dampak yang baik bagi masyarakatnya,” tukasnya.

    Sementara itu, Camat Ciputat Timur Sutang Supriyanto mengatakan, dengan berdiri dan munculnya pondok pesantren di Tangerang Selatan khususnya Ciputat Timur, dapat menjawab kemajuan zaman yang semakin masuk kepada hal negatif.

    “Pendidikan saat ini sangat perlu membawa anak-anak ke peradaban yg Islami, paling tidak memberikan dampak positif bagi generasi. Semoga apa yg diniatkan oleh pendiri terkabul dan terlaksana dengan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

    STISIP Setia Budhi Rangkasbitung Berkolaborasi dengan DPRD Lebak

    STISIP bersama pimpinan DPRD Lebak
    STISIP Setia Budhi Rangkasbitung berkolaborasi dengan DPRD Lebak

    Lebak- beritajuang.com– Ketua STISIP Setia Budhi Rangkasbitung diterima kunjungannya oleh Ketua DPRD Lebak di dampingi oleh Wakil Ketua DPRD Lebak. Dalam kunjungannya tersebut menindaklanjuti point kerjasama penelitian, dan pengabdian masyarakat. STISIP Setia Budhi dan DPRD Kabupaten Lebak bersepakat dan berkolaborasi untuk kerjasama di bidang pemerintahan khususnya tentang pendidikan politik, (20/01/2020).

    Harits Hijrah Wicaksana menjelaskan bahwa STISIP Setia Budhi Rangkasbitung selaku kampus yang bergerak di bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan tentunya harus berkolaborasi dengan DPRD Lebak dalam mengimplementasikan teori perkuliahan, sehingga ilmu yang diperoleh sama dengan praktek dilapangan.

    “Ada kurikulum studi legalisasi yang akan menjadi materi di perkuliahan. Sehingga ini menjadi dasar agar teori dan aplikasi dilapangan bisa diketahui oleh para mahasiswa STISIP Setia Budhi. Hal lain yang disepakati tersebut di bidang penelitian dan pengabdian”, ungkap Ketua STISIP Setia Budhi Rangkasbitung.

    Junaedi Ibnu Jarta selaku Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Lebak sangat terbuka dengan hadirnya kampus yang berdiri di Kabupaten Lebak ini untuk bersinergi dengan DPRD Kabupaten Lebak. “Kampus lokal harus diberikan ruang dan kesempatan untuk dapat berkolaborasi dan bersinergi dengan para legislator. Hadirnya STISIP Setia Budhi Rangkasbitung untuk bisa berkolaborasi sehingga tercipta kurikulum pendidikan yang dapat diharapkan dengan baik dan bukan teori semata”, Ujar lelaki yang saat ini menjadi Ketua Himpunan Alumni IPB Banten dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Lebak.

    Dindin Nurohmat selaku Ketua DPRD Kabupaten Lebak sangat terbuka dan mendukung kolaborasi yang di inisiasi oleh STISIP Setia Budhi Rangkasbitung untuk menjadikan Lebak ini semakin maju tentunya di bidang sumberdaya manusia yang paham tentang pengelolaan pemerintahan.

    “Saya beserta pimpinan DPRD Kabupaten Lebak mendukung penuh dengan adanya kolaborasi dan sinergisitas yang diadakan oleh STISIP Setia Budhi Rangkasbitung. Pendidikan politik harus menjadi kurikulum yang bisa dirasakan oleh para mahasiswa yang membidangi ilmu pemerintahan dan ilmu administrasi negara”, Tegasnya. (MIR)

    KORIB Kenalkan Literasi dan Gelar Seminar Kepenulisan

    LEBAK, BERITAJUANG.COM – Komunitas Remaja Islam Binuangeun (KORIB) menggelar seminar kepenulisan bagi Pelajar dan Pemuda yang berlangsung di Madrasah Aliyah Matlahul Anwar Binuangeun. Minggu, (19/01/20).

    Dengan tema “Saatnya Generasi Muda Jadikan Tinta Pena Sebagai Senjata.” dihadiri oleh puluhan Pelajar dan Pemuda dari berbagai kampung Desa Binuangeun.

    Hadir sebagai pemateri Ocit, Ukan dan Nanda yang juga sebagai warga masyarakat Desa Binuangeun. Selain itu Aip selaku Pustakwan dan penggiat literasi yang sudah lama terjun di dunia kepenulisan baik cerpen, artikel, opini dan puisi, turut hadir memberikan materi.

    Terlihat pada sesi tanya jawab peserta banyak yg berantusias untuk bertanya. Salahsatunya terkait menjadi penulis yang baik dan sebagainya.

    Asep Awaludin selaku ketua pelaksana mengatakan inti digelarnya dari acara ini adalah agar generasi muda pada saat ini sadar dengan potensi yang dimilikinya dan menjadi penopang kemajuan zaman, maka selain dapat menulis dengan baik dan bisa menghasilkan karya tulis tentunya yang baik dan benar.

    “Acara seminar kepenulisan ini di ikuti oleh 12 sekolah dari 3 Kecamatan, 3 Universitas dan organisasi kepumudaan masyarakat Binuangeun, ucapan terimakasih kepada karang taruna desa muara yang suport dalam kegiatan ini,” ujarnya.

    Ditempat yang sama, Ketua Umum KORIB Gilang Aji Darma, ia meminta kepada pihak pemerintahan baik Desa ataupun Kecamatan agar bisa memperhatikan potensi dan generasi-generasi muda yang ingin berkarya

    “Selaku generasi muda kami berharap untuk dapat memberikan perhatiannya kepada generasi pemuda sebagai regenerasi bangsa, semoga pihak stackholder memberikan ke fokusan terhadap pemberdayaan pemuda dan masyarakat tentunya,” ujarnya.

    (MIR)

    Fraksi PDI Perjuangan Terobos Wilayah Utara Lebak Bantu Korban Banjir Bandang


    LEBAK, BERITA JUANG.COM
    – Desa Bintangsari, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak adalah wilayah yang kena dampak banjir dan longsor sungai Ciberang. Kondisi korban bencana banjir bandang ini masih mengungsi di posko, (19/01/2020).

    Kp. Sampaleun 1, Desa Bintangsari, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak menjadi posko bagi para pengungsi korban banjir bandang.

    Bersama seluruh anggota fraksi yg turun ke lokasi bencana, Ijah Hodijah selaku wakil rakyat Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kabupaten Lebak yang juga berasal dari dapil 2, menyatakan agar segera pemerintah desa untuk mendata para korban banjir.

    “Data yang ada di pemerintahan desa akan menjadi aspirasi saya beserta seluruh anggota fraksi PDI Perjuangan, yang nantinya akan saya bawa ke eksekutif. Nantinya para korban harus segera mendapatkan hak-haknya agar mereka hidup layak dan segera pulih perekonomiannya seperti sedia kala”, ujar wanita yang duduk di anggota komisi III DPRD Lebak.

    Sulaeman selaku kepala Desa Bintangsari sangat bahagia dan berterima kasih bahwa sosok legislator hadir ditengah-tengah masyarakat korban bencana.

    “Kami perlu legislator yang turun ke pelosok. Bisa ikut merasakan kesedihan kami. Perlu di ketahui ada 9 rumah yang rata dengan tanah. Sebanyak 16 rumah kategori rusak berat dan ringan. Kami juga membutuhkan alat berat untuk mengangkat puing-puing bangunan yang runtuh”, tuturnya.

    Sulaeman juga menambahkan berterimakasih banyak atas kehadiran PDI-Perjuangan, Badan Penanggulangan Bencana (Baguna), Fraksi PDI-Perjuangan Kabupaten Lebak, dan Jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI-Perjuangan yang sangat peduli dan memberikan perhatian penuh kepada desa kami untuk lebih bangkit dari bencana ini.

    “Kami berterima kasih banyak kepada jajaran pengurus PDI-Perjuangan yang telah membuktikan bahwa PDI-Perjuangan hadir ditengah-tengah masyarakat, dan sebagai partai pelopor”, Tegasnya.

    (MIR)