More

    Junaedi Ibnu Jarta Akan Memberikan Materi LK 1 Kepada Persatuan Mahasiswa Kecamatan Bojongmanik (PMKB)

    Hadiri LK 1 PMKB
    Hadiri LK 1 PMKB

    LEBAK, beritajuang.com – Persatuan Mahasiswa Kecamatan Bojongmanik (PMKB) akan melaksanakan Latihan Kepemimpinan (LK) 1 di aula kantor Kecamatan Bojongmanik pada tanggal 25-26 Januari 2020. Hadir para Mahasiswa yang akan mengikuti LK 1 PMKB ini sebanyak 100 orang. Di sela-sela pekerjaannya di kantor wakil akyat, DPRD Lebak. para pengurus PMKB menemui Junaedi Ibnu Jarta di ruangan Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-Perjuangan), (22/01/2020).

    Rizky Alghafanny yang merupakan Ketua PMKB menjelaskan bahwa LK 1 ini sebagai wujud pengkaderan bagi para mahasiswa untuk mengenal kedaerahan khususnya Lebak dan umumnya untuk menjadikan para mahasiswa sebagai pemimpin di masa depan.

    “Kami selaku mahasiswa perlu materi tentang kedaerahan dan kebangsaan, supaya mahasiswa paham tentang problematika yang saat ini dihadapi. Kami juga berharap hasil dari LK 1 ini sebagai investasi kami untukmelahirkan pemimpin-pemimpin yang berintegritas di masa depan. Kami merasa, sosok yang bisa mengisi materi kepada para mahasiswa tentang LK1 ini adalah Junaedi Ibnu Jarta”, ungkap Rizky Ketua PMKB saat mengunjungi kantor DPRD Lebak.

    Junaedi Ibnu Jarta menjelaskan bahwa kehadiran mahasiswa dari Kecamatan Bojongmanik adalah sebuah kehormatan bagi saya. Tentunya undangan ini akan saya apresiasi dan saya akan hadir.
    “Iya saya akan hadir dan mengisi materi LK 1 kepada para mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Kecamatan Bojongmanik. Materi yang nantinya akan saya sampaikan tentang pemahaman Kebangsaan”, Ungkap Junaedi Ibnu Jarta yang merupakan Ketua DPC PDI-Perjuangan Lebak dan Ketua Himpunan Alumni IPB Banten saat dikonfirmasi beritajuang.com (MIR)

    Kebakaran Meludeskan Tiga Rumah Warga di Warunggunung.

    Foto rumah Kebakaran
    Foto rumah Kebakaran

    Lebak, beritajuang.com – Kebakaran hebat terjadi di Kampung Cilengsir, RT 05/ RW 13, Desa Banjarsari, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak sekitar pukul 03.30 WIB dini hari pada hari Rabu (22/01/2020).

    Tiga rumah yang terbakar milik Muhamad Sarowi (32), Jumli (65) dan Salamet (40). Selain itu, dilaporkan satu orang warga atas nama Ita (10) mengalami luka bakar pada bagian kaki dan tangan hingga 50 persen.

    Badru Munir, salah satu warga kampung tersebut menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi dini hari, dan ada salah satu anak yang mengalami luka bakar. Api yang berkobar dapat dipadamkan oleh satu unit kendaraan pemadam kebakaran milik Pemkab Lebak yang diterjunkan ke lokasi dibantu warga sekitar dengan alat seadanya.

    “tidak ada korban jiwa, kerugian akibat kebakaran rumah dan isinya diperkirakan mencapai Rp 400 juta. Satu orang bernama Ita, anak dari penghulu Jumli mengalami luka bakar di bagian lengan dan kakinya”, ujar Badru Munir saksi mata warga setempat.

    Anna Wachyudin Staf Pelaksana Unit Pemadam Kebakaran pada kantor Dinas Satpol PP Pemkab Lebak, membenarkan kejadian kebakaran tersebut.

    “Iya benar, masih di lokasi baru beres penanggulangan pukul 05.00 WIB”, Ujar Anna. (MIR)

    KOMISI III DPRD Lebak, Wakili Pemkab Terima Bantuan Logistik Banjir Bandang dari PHRI Cabang Anyer Serang

    Komisi III DPRD Lebak
    Komisi III DPRD Lebak

    Lebak, beritajuang.com– PHRI (Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia) cabang Anyer Serang kunjungi posko BPBD Lebak dalam rangka peduli banjir bandang di Kabupaten Lebak. Pada kesempatan tersebut, para pimpinan dan anggota KOMISI III DPRD Lebak hadir mewakili pihak pemerintah daerah untuk menerima bantuan secara simbolik, (21/01/2020).

    Suherman, salah satu wakil dari PHRI menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan pemerintah daerah, ia pun mengatakan bahwa “bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Lebak (01/01/2020), menjadi perhatian dan kepedulian kita bersama, serta tanggungjawab seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta dan hadir dalam penderitaan saudara saudara kita yang terdampak bencana, jadi tidak hanya pemerintah saja”. tegasnya

    H. Agus Ismatullah Komisi III DPRD Lebak dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
    H. Agus Ismatullah Komisi III DPRD Lebak dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

    H. Agus Ismatullah (anggota KOMISI III DPRD Lebak dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan), menyambut baik kedatangan PHRI cabang Anyer Serang yang membawa misi kemanusiaan dan kepedulian terhadap bencana banjir bandang di Kabupaten Lebak. “Mewakili pemerintah daerah (Komisi III DPRD Lebak) dan atas nama warga Kabupaten Lebak khususnya saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, kami menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar besarnya, bantuan ini tentu akan sangat membantu dan meringankan saudara-saudara kita disana”. sambungnya.

    Dalam kesempatan tersebut, PHRI bersama Komisi III DPRD Lebak, berkomitmen untuk meningkatkan kerjasama antar lembaga dalam kesempatan dan komunikasi lanjutan, khususnya dalam bidang pengembangan kesejahteraan sosial masyarakat.
    (DSR)

    NU Peduli Kemanusiaan Membagikan 4444 Sak Semen Kepada Korban Bencana di Kabupaten Lebak

    Pengurus NU Saat Memberikan Bantuan Bencana
    Pengurus NU Saat Memberikan Bantuan Bencana

    Lebak, beritajuang.com– Melalui Nahdlatul ‘Ulama (NU) Peduli Kemanusian membagikan semen sebanyak 4444 sak kepada korban yang rumahnya atau pesantrennya hanyut terdampak musibah banjir bandang yang terjadi pada tanggal 01/01/2020 lalu. Hingga saat ini NU Peduli Kemanusiaan tetap bertahan di posko-posko untuk membantu para korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Lebak, (21/01/2020).

    Kyai Syaepudin Asy Syadzily selaku Ketua PCNU (Pengurus Cabang Nahdlatul ‘Ulama) Lebak menyampaikan pesan turut prihatin dan berpesan agar semua masyarakat terdampak agar sabar dan kita yang tidak terdampak musibah agar sama sama bahu-membahu mengulurkan tangan untuk meringankan beban saudara saudara kita yang terkena musibah.

    “Selain semen dari hari pertama sampai dengan hari ini berikut bantuan yang di salurkan melalui NU Peduli Kemanusiaan, diantaranya paket sembako sebanyak 20.500 paket di bagikan ke enam kecamatan terdampak bencana di Kabupaten Lebak dan dua Kecamatan di Bogor. Sebanyak 4444 sak semen dibagikan ke pondok pesantren yang menjadi korban bencana banjir dan longsor” Ungkap ketua PCNU Lebak, yang juga pimpinan pondok pesantren Al Marjan Mulabaru.

    K.H Amasi Tajudin selaku Sekretaris PWNU (Pengurus Wilayah Nahdlatul ‘Ulama) Banten berpesan agar kita semua mendapat pelajaran dari musibah yang terjadi agar senantiasa meningkatkan iman kita dan menjaga alam.

    Ditambahkan oleh Sekretaris PWNU Banten K.H Amasi Tajudin bahwa target pesantren yang terkena dampak bencana dan longsor diantaranya pesantren Al Hija Kp Nunggul; pesantren Darul Ibtida, Kp. Kelapa Nunggal; pesantren Nurul laduni, Kp. Gajrug; pesantren Nurul barokah, Kp. Gajrug; pesantren Kyai Al Hikmah, Kp. Sajira Barat; pesantren Darut Thulab, Kp. Sajira Barat; pesantren Kyai Oji, Kp. Sajira Timur; pesantren Kyai Emus, Kp. Sajira Timur; pesantren Hidayatul Muhajirin, Kp. Banjaririgasi Kecamatan Lebak Gedong). Majelis Kyai Kutbi, Kp. Somang. Pesantren Kyai Cece, Kp. Pahingen. pesantren Kyai Ateng Kp. Mayak Curugbitung, dan sebagainya.

    “Selain semen kami juga memberikan 600 paket sekolah. Torn dan Dua Rol (200m) selang kobra 3/4 untuk Masjid Nurul Amal, Bungawari, dan sebanyak 3 Rol(300) Selang kobra 1/2 in untuk Mushola di Kp. Gempor”, tambahnya

    H. Oleh Najmuddin Selaku Camat Cipanas mengucapkan terimakasih kepada keluarga besar Nahdlatul ‘Ulama Kabupaten Lebak.

    “Terima kasih kepada para donatur yang sudah menitipkan amanahnya ke NU Peduli Kemanusiaan. Do’akan terus agar NU (Nahdlatul Ulama) terus berkiprah utk umat dengan cara Islam Rahmatan Lil ‘Alamin”, tegasnya. (MIR)

    Kementerian Sosial Republik Indonesia Menyalurkan Bantuan Sosial Korban Bencana Alam dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Lebak

    Ibu Grace Claudia Batubara berbincang dengan Pendamping PKH Lebak
    Ibu Grace Claudia Batubara berbincang dengan Pendamping PKH Lebak

    Lebak, beritajuang.com- Penyaluran bantuan sosial korban bencana alam dan Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah lokasi banjir bandang di Kabupaten Lebak. Bantuan ini di berikan di wilayah Posko Dodiklatpur Ciuyah Sajira dan Posko Pondok Pesantren Latansa Cipanas, (21/01/2020).

    Hadir dalam pemberian bantuan tersebut istri Menteri Sosial Grace Claudia Batubara, Dirjen Linjamsos Kementrian Sosial (Kemensos) RI, Tagana, PKH, dan rumpun sosial lainnya beserta jajaran Polri dan TNI. Biaya bantuan yang diberikan oleh Kemensos RI total 740 juta. Selain itu juga sembako, alat tulis dan keperluan sekolah turut dibagikan kepada anak-anak korban bencana banjir dan longsor.

    Grace Claudia Batubara istri dari Menteri Sosial dalam rangkaian kunjungan ke Ponpes Latansa Mashiro di Cipanas, Ponpes Darul Mustofa dan Posko Dodiklatpur Ciuyah Sajira berpesan kepada para korban untuk segera bangkit dan pulih dari bencana ini. “Saya bisa merasakan apa yang dirasakan oleh para korban, khususnya anak-anak. Dukungan layanan psikososial sangat diperlukan untuk para korban banjir dan longsor”, ungkapnya.

    Selain itu juga Grace Claudia Batubara menambahkan agar rumpun sosial menjadi garda terdepan untuk membantu para korban banjir dan longsor.

    Iswadi selaku Koordinator PKH Kabupaten Lebak berterima kasih kepada seluruh tim kememsos RI, sangat perhatian kepada seluruh warga Lebak yg terkena banjir bandang, semoga bantuan yang telah di berikan kepada warga masyarakat banjir bandang, bisa bermanfaat.

    “Kehadiran tim Kementerian Sosial Republik Indonesia adalah energi positif kepada para korban banjir bandang di Kabupaten Lebak. Setelah bencana ini semoga para korban bangkit dan pulih perekonomiannya. Selain itu juga, semoga bisa mengambil hikmah dari kejadian ini”, ungkap Korkab PKH Lebak.

    Darus selaku pendamping PKH Kecamatan Cipanas menjelaskan bahwa Ibu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH yang terkena bencana di Kecamatan Sajira, Kecamatan Lebak Gedong dan Kecamatan Cipanas berjumlah 195 KPM yang mana buku tabungan dan ATM BRI ikut hanyut kebawa banjir.

    “Data tersebut berdasarkan hasil inventarisir kami selaku para pendamping. Ada 467 KK yang menjadi korban banjir bandang di Kecamatan Cipanas yang mana rinciannya adalah di Kecamatan Cipanas sebanyak 124 rumah rata dengan tanah. Sebanyak 80 rumah rusak sedang, dan sebanyak 263 rumah rusak ringan. Total keseluruhan ada 467 rumah yang rusak dan di dalam jumah total tersebut ada anggota KPM PKH yang ikut menjadi korban bencana banjir dan longsor yakni berjumlah 19 KPM PKH di Kecamatan Cipanas”, ungkap Darus selaku Korcam PKH Cipanas.

    Menurut ibu Suriyah warga kampung Bolang, Desa Bungurmekar, Kecamatan Sajira, salah satu penerima PKH mengutarakan banyak berterimakasih atas kunjungan Kementrian Sosial beserta jajarannya serta bantuan sembako dan alat tulis sekolah bagi anak-anak kami yg telah kami terima.

    “Alhamdulillah, saya bahagia dapat dikunjungi dan bertemu Ibu Grace selaku istri dari Menteri Sosial. Kehadiran negara melalui pemerintah pusat sangat memberikan arti yang dalam kepada kami selaku korban dari bencana ini. Sehat selalu ibu, dan terus menebar kebaikan kepada kami selaku korban bencana”, tutur Ibu Suriyah selaku KPM PKH dengan lirih dan mata berkaca-kaca. (MIR)

    Benyamin Dukung Pembangunan Ponpes


    TANGSEL,PELITA BANTEN.COM
    – Peradaban modern saat ini menjadikan agama menjadi nomor kesekian. Pendidikan agama yang diberikan dirumah dan sekolah formal tidak menjamin anak mendapatkan pengetahuan agama yang cukup.

    Pemerintah Kota Tangerang Selatan mendukung keberadaan pondok pesantren dan sekolah agama. Hal itu, dikatakan Benyamin Davnie saat peletakan batu pertama Masjid dan Gedung Pendidikan Bait Qur’any di Legoso, Ciputat Timur pada Minggu (19/01/20).

    “Salah satu konteks pembangunan yang dibutuhkan oleh masyarakat yaitu pembangunan iman dan Islamnya. Tidak akan menjadi negara yang kuat kalau masyarakat tidak menjadikan agama sebagai identitas dan pola hidup,” ujar Benyamin.

    “Peradaban kita saat ini sedang dalam pergeseran. Pondok Pesantren sebagai wadah pendidikan agama menjadi pondasi dasar peradaban,” tambahnya.

    Benyamin berharap, pondok pesantren menjadi tempat terbaik untuk mendidik akhlak anak. “Dengan adanya program-program ponpes seperti tahfizhul qur’an, semoga Allah senantiasa memelihara Tangsel melalui para penghafal Qur’an. Sehingga Tangsel semakin berkah dan dapat memberikan dampak yang baik bagi masyarakatnya,” tukasnya.

    Sementara itu, Camat Ciputat Timur Sutang Supriyanto mengatakan, dengan berdiri dan munculnya pondok pesantren di Tangerang Selatan khususnya Ciputat Timur, dapat menjawab kemajuan zaman yang semakin masuk kepada hal negatif.

    “Pendidikan saat ini sangat perlu membawa anak-anak ke peradaban yg Islami, paling tidak memberikan dampak positif bagi generasi. Semoga apa yg diniatkan oleh pendiri terkabul dan terlaksana dengan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

    STISIP Setia Budhi Rangkasbitung Berkolaborasi dengan DPRD Lebak

    STISIP bersama pimpinan DPRD Lebak
    STISIP Setia Budhi Rangkasbitung berkolaborasi dengan DPRD Lebak

    Lebak- beritajuang.com– Ketua STISIP Setia Budhi Rangkasbitung diterima kunjungannya oleh Ketua DPRD Lebak di dampingi oleh Wakil Ketua DPRD Lebak. Dalam kunjungannya tersebut menindaklanjuti point kerjasama penelitian, dan pengabdian masyarakat. STISIP Setia Budhi dan DPRD Kabupaten Lebak bersepakat dan berkolaborasi untuk kerjasama di bidang pemerintahan khususnya tentang pendidikan politik, (20/01/2020).

    Harits Hijrah Wicaksana menjelaskan bahwa STISIP Setia Budhi Rangkasbitung selaku kampus yang bergerak di bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan tentunya harus berkolaborasi dengan DPRD Lebak dalam mengimplementasikan teori perkuliahan, sehingga ilmu yang diperoleh sama dengan praktek dilapangan.

    “Ada kurikulum studi legalisasi yang akan menjadi materi di perkuliahan. Sehingga ini menjadi dasar agar teori dan aplikasi dilapangan bisa diketahui oleh para mahasiswa STISIP Setia Budhi. Hal lain yang disepakati tersebut di bidang penelitian dan pengabdian”, ungkap Ketua STISIP Setia Budhi Rangkasbitung.

    Junaedi Ibnu Jarta selaku Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Lebak sangat terbuka dengan hadirnya kampus yang berdiri di Kabupaten Lebak ini untuk bersinergi dengan DPRD Kabupaten Lebak. “Kampus lokal harus diberikan ruang dan kesempatan untuk dapat berkolaborasi dan bersinergi dengan para legislator. Hadirnya STISIP Setia Budhi Rangkasbitung untuk bisa berkolaborasi sehingga tercipta kurikulum pendidikan yang dapat diharapkan dengan baik dan bukan teori semata”, Ujar lelaki yang saat ini menjadi Ketua Himpunan Alumni IPB Banten dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Lebak.

    Dindin Nurohmat selaku Ketua DPRD Kabupaten Lebak sangat terbuka dan mendukung kolaborasi yang di inisiasi oleh STISIP Setia Budhi Rangkasbitung untuk menjadikan Lebak ini semakin maju tentunya di bidang sumberdaya manusia yang paham tentang pengelolaan pemerintahan.

    “Saya beserta pimpinan DPRD Kabupaten Lebak mendukung penuh dengan adanya kolaborasi dan sinergisitas yang diadakan oleh STISIP Setia Budhi Rangkasbitung. Pendidikan politik harus menjadi kurikulum yang bisa dirasakan oleh para mahasiswa yang membidangi ilmu pemerintahan dan ilmu administrasi negara”, Tegasnya. (MIR)

    KORIB Kenalkan Literasi dan Gelar Seminar Kepenulisan

    LEBAK, BERITAJUANG.COM – Komunitas Remaja Islam Binuangeun (KORIB) menggelar seminar kepenulisan bagi Pelajar dan Pemuda yang berlangsung di Madrasah Aliyah Matlahul Anwar Binuangeun. Minggu, (19/01/20).

    Dengan tema “Saatnya Generasi Muda Jadikan Tinta Pena Sebagai Senjata.” dihadiri oleh puluhan Pelajar dan Pemuda dari berbagai kampung Desa Binuangeun.

    Hadir sebagai pemateri Ocit, Ukan dan Nanda yang juga sebagai warga masyarakat Desa Binuangeun. Selain itu Aip selaku Pustakwan dan penggiat literasi yang sudah lama terjun di dunia kepenulisan baik cerpen, artikel, opini dan puisi, turut hadir memberikan materi.

    Terlihat pada sesi tanya jawab peserta banyak yg berantusias untuk bertanya. Salahsatunya terkait menjadi penulis yang baik dan sebagainya.

    Asep Awaludin selaku ketua pelaksana mengatakan inti digelarnya dari acara ini adalah agar generasi muda pada saat ini sadar dengan potensi yang dimilikinya dan menjadi penopang kemajuan zaman, maka selain dapat menulis dengan baik dan bisa menghasilkan karya tulis tentunya yang baik dan benar.

    “Acara seminar kepenulisan ini di ikuti oleh 12 sekolah dari 3 Kecamatan, 3 Universitas dan organisasi kepumudaan masyarakat Binuangeun, ucapan terimakasih kepada karang taruna desa muara yang suport dalam kegiatan ini,” ujarnya.

    Ditempat yang sama, Ketua Umum KORIB Gilang Aji Darma, ia meminta kepada pihak pemerintahan baik Desa ataupun Kecamatan agar bisa memperhatikan potensi dan generasi-generasi muda yang ingin berkarya

    “Selaku generasi muda kami berharap untuk dapat memberikan perhatiannya kepada generasi pemuda sebagai regenerasi bangsa, semoga pihak stackholder memberikan ke fokusan terhadap pemberdayaan pemuda dan masyarakat tentunya,” ujarnya.

    (MIR)

    Fraksi PDI Perjuangan Terobos Wilayah Utara Lebak Bantu Korban Banjir Bandang


    LEBAK, BERITA JUANG.COM
    – Desa Bintangsari, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak adalah wilayah yang kena dampak banjir dan longsor sungai Ciberang. Kondisi korban bencana banjir bandang ini masih mengungsi di posko, (19/01/2020).

    Kp. Sampaleun 1, Desa Bintangsari, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak menjadi posko bagi para pengungsi korban banjir bandang.

    Bersama seluruh anggota fraksi yg turun ke lokasi bencana, Ijah Hodijah selaku wakil rakyat Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kabupaten Lebak yang juga berasal dari dapil 2, menyatakan agar segera pemerintah desa untuk mendata para korban banjir.

    “Data yang ada di pemerintahan desa akan menjadi aspirasi saya beserta seluruh anggota fraksi PDI Perjuangan, yang nantinya akan saya bawa ke eksekutif. Nantinya para korban harus segera mendapatkan hak-haknya agar mereka hidup layak dan segera pulih perekonomiannya seperti sedia kala”, ujar wanita yang duduk di anggota komisi III DPRD Lebak.

    Sulaeman selaku kepala Desa Bintangsari sangat bahagia dan berterima kasih bahwa sosok legislator hadir ditengah-tengah masyarakat korban bencana.

    “Kami perlu legislator yang turun ke pelosok. Bisa ikut merasakan kesedihan kami. Perlu di ketahui ada 9 rumah yang rata dengan tanah. Sebanyak 16 rumah kategori rusak berat dan ringan. Kami juga membutuhkan alat berat untuk mengangkat puing-puing bangunan yang runtuh”, tuturnya.

    Sulaeman juga menambahkan berterimakasih banyak atas kehadiran PDI-Perjuangan, Badan Penanggulangan Bencana (Baguna), Fraksi PDI-Perjuangan Kabupaten Lebak, dan Jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI-Perjuangan yang sangat peduli dan memberikan perhatian penuh kepada desa kami untuk lebih bangkit dari bencana ini.

    “Kami berterima kasih banyak kepada jajaran pengurus PDI-Perjuangan yang telah membuktikan bahwa PDI-Perjuangan hadir ditengah-tengah masyarakat, dan sebagai partai pelopor”, Tegasnya.

    (MIR)

    DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Lebak Membantu Korban Bencana Banjir dan Longsor


    LEBAK, BERITA JUANG.COM
    – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI- Perjuangan) dan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI-Perjuangan Kabupaten Lebak ikut membantu korban bencana banjir bandang di Kp. Seah, Desa Cipanas dan Kp. Sampaleun 1, Desa Bintangsari, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, (19/01/2020).

    Nasarudin Kohar selaku ketua PAC (Pengurus Anak Cabang) PDI-Perjuangan, Kecamatan Cipanas ikut senang di Hari Ulang Tahun PDI-Perjuangan yang ke 47 bisa berbagi dan ikut membantu masyarakat korban bencana banjir bandang di Kp. Seah, Desa Cipanas.

    “Kehadiran PDI-Perjuangan selaku partai pelopor dan partai rakyat ke tempat korban bencana ini sebagai obat untuk rakyat. Kita bisa merasakan apa yang dirasakan oleh rakyat. Kita bisa berbagi bersama rakyat”, tegasnya.

    Diketahui bahwa tiga mobil pengangkut logistik disumbangkan untuk Kp. Seah, Desa Cipanas, dan tiga mobil pengangkut logistik disumbangkan untuk Kp. Sampaleun 1, Desa Bintangsari, Kecamatan Cipanas Kabupaten Lebak.

    Enok sebagai masyarakat Kp. Seah, merasa senang dengan bantuan pengobatan gratis dan bantuan logistik.

    “Alhamdulillah kami selaku masyarakat ikut bahagia dengan adanya pengobatan gratis yang di pelopori oleh PDI-Perjuangan. Masyarakat terbantu karena akses jembatan yang sempat putus dan sekarang tidak bisa dilalui roda dua sehingga menyulitkan kami ke sarana dan prasarana kesehatan. Hadirnya pengobatan gratis ini sangat dibutuhkan oleh kami”, ungkap ibu empat anak ini.

    Endang selaku Kepala Desa Cipanas merasa terbantu dengan kehadiran PDI-Perjuangan.

    “Kita ketahui bahwa akses jalan menuju Kampung Seah ini sangat sulit dan terjal. PDI-Perjuangan bisa hadir di pelosok dan ikut membantu masyarakat korban bencana banjir bandang. Kehadiran PDI-Perjuangan obat untuk kami untuk lebih bangkit dan maju lagi”, tuturnya.

    Ditambahkan Junaedi Ibnu Jarta selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lebak menyatakan bahwa “momentum HUT ke 47 PDI-Perjuangan merupakan cipta syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, seraya turut mempertegas posisi PDI-Perjuangan sebagai partai pelopor yang hadir dalam setiap amanat penderitaan rakyat”. Tegasnya.

    Peringati HUT Ke 47, DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Lebak Berikan Santunan Yatim Piatu & Pengobatan Gratis

    LEBAK, BERITA JUANG.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Lebak mengadakan acara tasyakuran, santunan anak yatim, pengobatan gratis dan distribusi bantuan logistik korban bencana banjir bandang di Kabupaten Lebak. Acara digelar di kantor DPC PDI- Perjuangan Kabupaten Lebak (19/01/2020).

    Ketua DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Lebak Junaedi Ibnu Jarta mengucapkan terimakasih banyak kepada para pendiri partai DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Lebak yang telah membesarkan partai di Kabupaten Lebak. Selain itu Ia menyampaikan bahwa Partai PDI-Perjuangan adalah partai rakyat, partainya wong cilik.

    “Saya mengucapkan terimakasih banyak kepada semua kader yang selalu membesarkan partai, kita selalu berjuang untuk kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat Lebak”, tegasnya.

    Dia menuturkan PDI-Perjuangan adalah partai pelopor yang mana inovasi, riset, dan pengkaderan harus tetap berjalan dengan baik untuk kemajuan partai. Kegiatan PDI-Perjuangan Goes to Campus akan menjadi program PDI-Perjuangan untuk melaksanakan seminar nasional kebangsaan.

    Ketua DPD PDI-Perjuangan Provinsi Banten Ade Sumardi yang hadir dalam acara HUT ke 47 DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Lebak. Dia menyampaikan apresiasi tentang rangkaian acara HUT DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Lebak diantaranya tasyakuran, santunan anak yatim, pengobatan gratis dan distribusi bantuan logistik, dan senimar nasional kebangsaan.

    “Rangkaian HUT DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Lebak harus bisa dirasakan oleh masyarakat Lebak. PDI-Perjuangan harus hadir bersama rakyat dan dirasakan oleh rakyat”, ujarnya.

    Susi selaku orang tua anak yatim sangat senang dengan bantuan yang diberikan oleh DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Lebak yang telah memberikan santunan kepada anaknya.

    “Adanya bantuan dari DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Lebak untuk anak saya membantu biaya untuk melanjutkan sekolah. Alhamdulillah kegiatan ini sangat bermanfaat. Sukses selalu untuk DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Lebak”, tuturnya. (MIR YOSA)

    Pasca Bencana Banjir, Akses Wisata Negeri Diatas Awan Masih Terputus

    LEBAK, BERITA JUANG.COM – Pasca banjir bandang di Lebak Gedong pada tanggal 1 Januari 2020 yang menghanyutkan jembatan dan merusak akses jalan Provinsi Banten menjadi imbas turunnya pengunjung wisata. Hal itu terlihat wisata baru negeri diatas awan yang terletak di Wewengkon Kasepuhan Adat Citorek yakni Gunung Kendeng dan Gunung Luhur yang biasanya setiap weekend ramai pengunjung dari berbagai daerah kini pengunjung mengalami penurunan, (19/01/2020).

    Mengingat bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak, dengan visinya menjadikan daerah tersebut destinasi wisata unggulan nasional berbasis potensi lokal terus mengeksplorasi potensi-potensi alam, sosial dan budaya yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata. Dengan terputusnya akses jembatan di Muara Lebak Gedong berimbas pada pengunjung wisata.

    Imanudin selaku warga Citorek mengatakan putusnya jembatan Provinsi Banten berimbas kepada pegunjung wisata negeri diatas awan. Biasanya setiap hari minggu ramai pengunjung, kini pengunjung terlihat sedikit dari biasanya.

    “Kebanyakan setelah akses jembatan Muara terputus banyak pengunjung daerah luar tidak tahu jalan alternatif menuju wisata negeri diatas awan. Sehingga ini menjadi penyebab terjadinya penurunan pengunjung wisata. Dampak dari sepinya pengunjung, yang biasanya kami berjualan kopi setiap minggu selalu memperoleh omset 500 ribu, kini dengan sepinya pengunjung pendapatan kami pun menurun”, imbuhnya dengan rintihan hati yang sedih.

    Kodir Bayu Erlangga yang merupakan Mahasiswa Administrasi Negara yang asli putra Citorek menjelaskan bahwa akses jalan atau infrastruktur menjadi alat yang penting untuk menunjang kemajuan wisata di Kabupaten Lebak. Pemerintah harus segera cepat untuk membangun akses jalan yang sempat rusak oleh banjir bandang sehingga Lebak bisa mengimplementasikan visinya sebagai destinasi wisata unggulan nasional berbasis potensi lokal.

    “Banyak pengunjung yang ingin ke negeri di atas awan tidak bisa tercapai keinginannya karena mereka tidak tahu alternatif jalan yang harus di lalui. Jika ingin kesana Rute dari arah Utara yang diambil yaitu Dari Serang-Rangkasbitung-Gajrug Cipanas-Muncang-Hariang Sobang-Cikuning Desa Sukamaju, Kec Sobang-Wewengkon Citorek-Negeri diatas awan’, Jelasnya.

    Kodir Bayu Erlangga juga menambahkan jika ingin ke wisata negeri diatas awan bisa alternatif jalur Selatan yakni Jalan Cimangpang Panggarangan-Cisero-Cirotan-Gunung Luhur-Negeri diatas awan- Gunung Kendeng-Negeri diatas awan. Atau bisa juga melalui jalur Warung Banten Cibeber-Cirotan-Citorek Kidul-Gunung Luhur-Citorek Timur-Gunung Kendeng.

    Berbeda halnya dengan Ruswana salah satu aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menyatakan bahwa Pemerintah harus lebih cepat untuk memulihkan pasca musibah banjir bandang yang menimpa wilayah Muara sehingga akses jembatan provinsi terputus.

    “Kami berharap Pak Gubernur segera membangun akses jembatan Muara sehingga perekonomian segera tumbuh kembali, akses menuju destinasi wisata unggulan nasional berbasis potensi lokal negeri di atas awan bisa dinikmati dan dikunjungi oleh para pengunjung di luar daerah seperti Bogor, Jakarta, dan Serang”, harapannya. (MIR)

    Gelar Pelatihan Jurnalistik, Ini Kata Direktur SAF

    SERANG, BERITA JUANG.COM – Direktur Eksekutif Suwaib Amiruddin Foundation (SAF) Moch. Fahmi Abduh mengatakan bahwa pengetahuan literasi jurnalistik sangat penting di era informasi saat ini untuk menangkal berita bohong yang bertebaran.

    Hal itu seiring dengan pesatnya perekmbangan informasi yang mudah didapatkan, namun tidak semua informasi utuh kebenarnanya sehingga menyebabkan maraknya berita bohong atau hoax di masyarakat. Demikian pernyataan tersebut disampikan di sela-sela kegiatan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan oleh SAF di Rumah Buku SAF Persada Banten, Sabtu (18/20).

    “Kita ingin masyarakat kita melek dengan dunia jurnalistik, dan pandai menilai untuk membedakan mana berita benar dan berita bohong atau hoax. Selain itu, kita berharap tidak hanya pandai membaca tapi pandai juga menulis berita, karena d era infromasi saat ini kemampuan menulis dan membaca berita sangat penting dimiliki”, ujarnya alumni Administrasi Publik Fisip Untirta ini.

    Di tempat yang sama penanggung jawab kegiatan pelatihan jurnalistik yang juga Direktur Rumah Buku SAF, Khaerul Anam mengatakan pihaknya akan rutin membuka pelatihan jurnalistik tersebut dengan membuka kelas khusus pelatihan jurnalistik setiap pekan. “kita ingin terutama anggota SAF dan tentu masyarakat pandai memahami dunia jurnalistik, serta pandai menulis berita. Kelas pelatihan ini terbuka untuk umum. Para narasumbernya kita juga menghadirkan praktisi jurnalistik dan akademisi dalam mengisi kegiatan ini” ucap mahasiswa pada Magister Ekonomi Islam UIN SMH Banten ini.

    Lebih lanjut Anam mengatakan bahwa kegiatan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan SAF tersebut, mengangkat tema “To Be Jurnalist”. “Pertemuan pertama kali ini kita menghadirkan pembicara mantan Jurnalis Radar Banten Agus Aan Hermawan yang menyampaikan materi dasar-dasar jurnalistik.

    Selanjtnya kelas jurnalistik ini akan dilanjutkan pekan depan yang akan menghadirkan narasuber dari Paktisi Jurnalistik Media Cetak, Media elektornik Televisi dan Media Online”, pungkasnya. (*)

    Masih Ada Jalan Rusak, Warga Minta Pemkab Serang Responsif

    SERANG,BERITA JUANG.COM – Jalan satu-satunya akses menuju Desa Cikedung Kecamatan Mancak tidak ada perubahan sejak tahun 1999, tetap rusak seperti tidak mendapatkan perhatian dari Pemerintah, hal ini diungkapkan Herman warga Kampung Kalomberan pada Jum’at, 17/01/2020.

    ” Warga Desa kami ini seperti dibiarkan kumuh karena jalan saja tidak pernah dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Serang, pemerintah seperti tidak bekerja, Ini akses satu-satunya warga kami untuk melakukan aktivitas seperti antar anak sekolah, menuju pasar, angkut hasil pertanian dari sawah serta hasil panen dari kebun dan lain-lain ” ujarnya

    Ia juga menyesalkan kepada Pemerintah Kabupaten Serang, bahwa anak-anak yang akan sekolah harus berjuang setiap hari melawan jalur yang membahayakan bahkan mempertaruhkan nyawa, karena sarana pendidikan setingkat SMP/SMA berada jauh di luar Desa Cikedung.

    ” Seperti tidak ada itikad baik dari pemerintah untuk membangun jalan, jangan menunggu anak-anak sekolah menjadi korban dahulu baru kemudian mendapat perhatian, karena sekolahnya berada jauh di luar Desa kami makanya mereka setiap hari berjuang mempertaruhkan nyawanya untuk belajar di sekolah ” ungkapnya

    Kepala Desa Cikedung juga mebenarkan keluhan dari warganya, bahwa hanya jalan rusak sepanjang 10 km itulah jalan satu-satunya yang digunakan warganya untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

    ” Masyarakat mengeluhkan dengan kondisi jalan yang rusak sepanjang 10 km menuju dan keluar Desa Cikedung ini, hampir 900 Kepala keluarga yang mayoritas berprofesi sebagai petani terisolir dari desa lain ” keluhnya

    Lebih lanjut Jaro Arkani panggilan akrabnya dengan nada yang lantang dan penuh semangat dirinya menantang Pemerintah Kabupaten Serang untuk buka mata dan turun langsung ke bawah melihat kondisi sesungguhnya.

    ” Jika punya hati nurani dan prihatin melihat kondisi masyarakat desa kami tentunya sudah dilakukan pembangunan, Pemkab jangan tutup mata, sekali-kali turun ke masyarakat jangan diam saja !! ” Tegasnya

    Senada dengan warga, Habibi Kordinator Penyuluh pertanian kecamatan mancak merasakan hal yang sama ketika menjalankan tugasnya ke Desa Cikedung, menyusuri jalan berbatu kubangan air dan tanjakan tanah yang licin menjadi “santapan” sehari-hari.

    ” Setiap melakukan tugas untuk bertemu dengan para petani binaan di Desa Cikedung tentunya tantangan tersendiri, karena tidak ada pilihan lain selain menggunakan jalan ini, dan saya tidak bisa berbuat apa-apa selain menikmati jalan yang berbaya itu ” ujarnya

    Resmikan RLH, Benyamin: Pastikan Warga Hidup Layak

    TANGSEL,BERITAJUANG.COM – Benyamin Davnie resmikan program bedah Rumah Layak Huni (RLH) di Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan (16/01/2020). Program bedah rumah tersebut, hasil kerjasama antara Pemkot Tangsel dengan Bank Jabar Banten (BJB).

    Benyamin menjelaskan, Pemkot Tangsel bersama Bank BJB membantu tujuh rumah di Kelurahan Rawa Mekar Jaya dan Bakti Jaya melalui dana Corporate Social Responbility (CSR) Bank BJB. “Selama proses pembangunan, keluarga penerima manfaat disewakan kontrakan oleh Pemkot Tangsel sampai rumah mereka bisa dihuni kembali,” ungkapnya.

    Ia melanjutkan, program bedah rumah merupakan cara Pemkot Tangsel penuhi kebutuhan masyarakat agar warga mendapatkan rumah layak huni. “Tugas kami kedepannya,pastikan semua warga Tangerang Selatan memperoleh apa yang semestinya mereka peroleh, baik di bidang pendidikan, kesehatan dan lainnya” ungkapnya.

    Ia juga berharap, warga yang mendapatkan kehidupan lebih layak dan mandiri.“ Semoga berpengaruh juga pada ekonomi yang meningkat,” imbuhnya.

    Sementara itu, penerima bantuan bedah rumah, Emu mengapresiasi program bedah rumah yang dilakukan Pemkot Tangsel. “ Dengan adanya program bedah rumah ini ibu saya mendapatkan rumah yang jauh lebih baik dari rumah sebelumnya,” tuturnya.

    Airin Hadiri Peresmian Kantor Kejari Tangsel

    Beritajuang.com – Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany menghadiri peresmian Kantor Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan di Jalan Promoter BSD Kelurahan Lengkong, Serpong, Tangsel pada Jum’at, 17 Januari 2020.

    Walikota Airin berharap kantor ini dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. Kantor Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Selatan yang berkonsep ramah ini, akan mendorong warga untuk aktif hadir dalam melakukan konsultasi hukum sehingga terwujud pelayanan publik yang semakin baik.

    “Mari kita bersama – sama mewujudkan pelayanan publik yang mudah dan terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.

    Kemudian, Wali Kota Airin juga menuturkan bila keberadaan Kantor Kejaksaan ini adalah upaya untuk memangkas birokrasi yang panjang. Sebab sebelum adanya Kejari Tangerang Selatan, berbagai urusan masih bergabung dengan Kejaksan Negeri Tiga Raksa.

    “Ini juga jadi komitmen Pemkot untuk mewujudkan birokrasi yang terjangkau dan kehadirannya di Serpong dapat berdampak baik bagi pembangunan kedepan,” ujarnya.

    Jaksa Agung, Burhanudin mengatakan, hadirnya Kejari Tangerang Selatan dapat memberikan keadilan kepada masyarakat. “Akhirnya tonggak itu berdiri, kami harap semua tetap independen dan selalu bersama rakyat,” ujarnya.

    Dirinya pun memberikan apresiasi kepada Pemkot Tangerang Selatan yang membantu dalam proses penyelesaian pembangunan gedung Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan. “Gedung sangat bagus, tetapi ingat bahwa pelayanan kepada masyarakat yang utama,” ujarnya.

    Kemudian, kepada seluruh pihak di Kejari Tangerang Selatan untuk selalu memberikan pengayoman kepada masyarakat dan membangun sinergisitas dengan semua pihak hingga menciptakan rasa aman.

    “Gedung ini dibuat untuk memperlancar tugas negara dalam melayani masyarakat,” ujarnya.